
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN DENGAN CARA LIKE KOMEN VOTE
💗❤️💗
dara masih berusaha merayu suaminya yang masih saja diam padahal dara sudah duduk di pangkuannya dan mencium pipinya akhirnya
dara berinisiatif mencium bibir bima, awalnya bima diam aja tapi lama lama bima membalas ciuma dara bima memegang tengkuk dara dan memperdalam ciumannya dan tangan bima sudah tidak bisa di kondisikan lagi tangan bima sudah bergerilya kemana mana.
tangan bima mengelus elus paha dara yang mulus itu dari bawah ke atas dan bermain di pangkal pahanya, ciuman bima sudah mulai turun ke leher dara yang putih besih dan tangan bima yang satu berpindah ke gunung kembar dara yang besar itu bima meremasnya hingga sang empunya men**sah.
" ahhhh....mas bima" de**sah dara.
bima memang suka memanjakan dara apalagi dalam hal ranjang bima paling semangat, bima paling suka mendengar de**han dari mulut manis dara.
karena udah gak tahan bima langasung menggendong dara ala bridal style dan membaringkannya di atas ranjang lalu bima merangkak di atas tubuh dara dan mulai mencium bibir dara yang membuatnya candu.
tangan bima mulai membuka dress yang dara kenakan dan melemparnya ke sembarang arah, lalu bima menarik bra yang dara kenakan dengan sekali tarikan bra itu sudah terlepas dan terpampanglah dua gunung kembar dara yang sangat menggoda itu bima langsung meremasnya dengan kedua tangannya gundukan itu begitu penuh di telapak tangan bima, bahkan telapak tangan bima tak bisa menampung kedua gundukan itu.
ciuman bima mulai turun ke leher dara yang putih bersih dan wangi bima menghirup aroma tubuh dara yang wangi itu bima meng**sap leher mulus itu hingga meninggalkan bekas kemerahan tak hanya satu tapi bima banyak meninggalkan bekas kemerahan di sana.
ciuman bima semakin turun ke gunung kembar dara yang sudah berdiri menantang, bima langsung meremas kedua gunung itu dengan kedua tangannya di ciumnya gunung itu di ji**lat dan hisap bagian ujungnya dan sang empunya men**sah keenakan.
" ahhhh .....emmmm ....mas bima" de**sah dara.
saking gemesnya bima sampai menggigitnya.
" awww.....mas bima jangan di gigit sakit" keluh dara tapi bima tak menanggapinya bima masih asyik bermain main di sana setelah merasa cukup ciuman bima semakin turun ke bawah dan ke bawah lagi.
bima menarik kain segi tiga tipis itu dengan sekali tarikan kain itu sudah terlepas lalu bima melemparnya ke sembarang arah.
" mas bima jangan main tarik aja dong kan pada rusak semua cd sama braku" kata dara tapi bima tetap tak menanggapinya.
bima membuka kaki dara lebar lebar dan terlihatlah lembah yang sudah sangat basah lalu bima mencium inti dara dengan rakus bima juga menji**lat dan me***sapnya bima juga memainkan biji kecil yang ada di sana dengam kedua tangan bima yang meremas kedua gundukan besar kesukaannya itu, dara jadi menggelinjang tak karuan dengan apa yang di lakukan bima.
"ahhh.....ahhhh....owhhh" de**sah dara dengan semakin membenamkan kepala bima ke intinya.
bima memasukkan lidahnya ke lubang kenikmatan dara bima mngobrak abrik apa yang ada di sana menggunakan lidahnya .
" ahhh...emmmmm....ah...ahhhhhh" de**sah dara kala mencapai puncaknya dan bima langsung menelan cairan milik dara.
bima melepas semua pakaian yang menempel di tubuhnya tanpa sisa dan bima membuangnya asal.
bima mulai memasukkan ju**ornya yang sudah tegang sedari tadi dan jleb.
" ahhhh....mas bima" de**sah dara dengan manja.
__ADS_1
mendengar suara de**sahan dara yang manja bima semakin merasa bergairah bima mulai memaju mundurkan ju**ornya yang awalnya pelan semakin lama semakin cepat dengan kedua tangan bima yang bermain main di ujung gunung kembar dara.
" ahhh.....owwhhhh.....emmmmm mas bima.....sayang" de**sah dara yang sudah mencapai puncaknya dua kali, bima terus memompa milik dara sampai dara sudah or***gasme ber kali kali tapi bima belum sama sekali, terkadang bima juga bermain dengan jarinya sampai daerah in**im dara makin lama semakin terasa perih akibat permainan bima yang sedikit kasar.
" mas bima udah, ......ampun sayang aku minta maaf mas" kata dara saat daerah intimnya terasa perih karena bima sudah melakukannya selama berjam jam tapi bima belum ada tanda tanda akan menyudahi permainannya sampai bima sudah memintanya dengan berbagai gaya.
" mas bima sakit udah mas" mohon dara dengan menangis.
melihat dara yang menangis bima semakin cepat memponya dan akhirnya bima sampai puncaknya bima mengeluakan cairan kental itu di dalam rahim dara dan setelah itu bima baru mencabut ju**ornya dari inti dara lalu bima segera mengusap air mata dara dengan ibu jarinya setelah itu bima memeluknya dengan sayang , bima gak sadar karena emosi bima telah menyakiti dara.
" mas bima maafin aku ya, mas bima jangan marah lagi tadi aku udah jelasin yang sejujurnya mas."
" suuuutt udahlah sayang aku juga minta maaf ya karena emosi aku gak sengaja menyakiti kamu, apa sakit?" tanya bima lembut karena merasa bersalah sama istrinya.
" enggak pa pa kok mas cuma agak perih aja" jawab dara.
" kamu nakal banget ya sekarang, memang siapa yang mengajari kamu begitu?" tanya bima.
" aku kan belajar begitu dari mas bima tau begitu juga karena mas bima"
" dari aku?" tanya bima lagi.
" iya mas bima yang biasanya minta di cium, ya udah aku cium aja biar gak marah lagi.
" udah pinter menggoda ya sekarang"
" menggoda suami sendiri gak pa pa kan."
" gak pa pa malah aku seneng, tapi ingat jangan pernah lakukan hal itu sama lelaki mana pun." peringat bima.
" ya gak mungkin beranilah aku mas, tadi aja aku malu banget.
" kenapa mesti malu?" tanya bima.
" iya ....malu aja masak kesannya perempuan yang minta duluan."
" ya gak pa pa dong sayang kalo kamu pengen kamu minta saja sama aku tidak perlu malu dari pada kamu pendam dan nanti malah berakhir dengan laki laki lain yang sedang menggoda kamu."
" aku gak semurahan itu kali mas, aku begitu kan karena mas bima memang suami aku."
"iya makannya kalo kamu lagi pengen kamu minta saja sama aku karena kamu hanya boleh melakukan hal itu dengan ku saja dan aku gak akan rela bila kamu melakukannya dengan yang lain."
..." iya mas bimaku sayang aku gak akan melakukan hal itu sama laki laki lain, tapi misalnya aku lagi pengen tapi mas bima lagi sibuk terus gimana dong!" kata dara bercanda....
" aku kan sudah pernah bilang kalo aku akan selalu mengutamakan kamu sayang."
" gombal banget"
__ADS_1
" beneran aku serius siapa yang gombal."
" iya deh iya aku percaya."
tiba tiba di tengah kemesraan mereka berdua perut dara berbunyi.....krucuk.....krucuk.....muka dara sudah memerah karena perutnya itu gak bisa di ajak kompromi.
" kamu laper sayang?" tanya bima.
" iya mas bima tadi langsung nyerang aku gitu aja sampai berjam jam"
" maaf ya sayang abis kamu duluan tadi yang mulai, makannya kamu jangan bikin aku marah dong, ya udah kita makan di kamar aja ya biar aku suruh pelayan buat mengantar makanan kesini."
" iya mas, aku mandi dulu ya aku kan belum mandi"
" mau aku mandiin gak ?" tawar bima.
" gak usah deh mas dara mandi sendiri aja." tolak dara karena kalo mandi berdua pasti suaminya itu akan melakukannya lagi sedangkan daerah in**imnya aja masih terasa perih.
dara mulai beranjak dari tempat tidur tapi daerah in**imnya itu terasa perih.
" awwwh...." keluh dara.
" kamu kenapa sayang? apa sakit? aku gendong aja ya" kata bima yang langsung mengambil celana pendek yang tadi di buangnya lalu bima segera memakainya.
bima menggendong dara yang masih tel***jang bulat itu ke kamar mandi lalu bima menurunkannya di bathub.
" nanti kamu panggil aku saja ya sayang kalo sudah selesai"
" iya mas" jawab dara.
setelah itu bima keluar dari kamar mandi, dan tak lama pintu kamar bima ada yang mengetuk dari luar....tok...tok...tok..... lalu bima segera membukanya karena bima sudah tau pasti itu pelayan yang mengantar makanan dan benar saja setelah pintu di buka rosi datang mengantar makanan sesuai permintaan bima.
" ini makanannya tuan" kata rosi dengan menunduk karena tuannya itu hanya mengenakan celana pendek dan bertelanjang dada.
" okey terima kasih" kata bima datar dan langsung menutup pintunya setelah menerima makanan dari rosi.
BEESAMBUNG
JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
BIAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA
__ADS_1