Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
episode 66


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN


💗❤️💗


di keluarga pratama mamah dona menghentikan seorang pelayan yang mau mengantarkan makanan buat bella, inginnya dia sendiri yang mengantarkan makanan untuk bella sekalian ingin tau keadaan bela yang sesungguhnya.


" bik sini biar saya saja yang mengantarnya sekalian saya juga ingin tau keadaan bella, saya khawatir kalo dia sakit." kata dona


" iya nya ini makanannya" kata pelayan itu dan segera menyerahkan nampan berisi makanan itu ke majikannya dan dona pun segera menerimanya, dona pun segera naik ke atas dan mengetuk kamar bella terlebih dahulu sebelum masuk ke dalam


" tok.....tok...tok....bel bela mamah masuk ya"


" iya mah masuk saja " jawab bella dari dalam kamar, dan mamah dona segera masuk ke kamar bella setelah bella menyuruhnya masuk.


" kamu kenapa sakit? kok gak turun buat makan? tanya mamahnya.


" gak tau mah tiba tiba aja kepalaku pusing" jawab bella.


" ya sudah sekarang kamu makan dulu ya ini mamah bawain makanan untukmu nanti setelah makan langsung minum obat" kata mamah dona lalu menyerahkan nampan berisi makanan itu kepada bella tapi bukannya menerima tapi bella malah merasa mual dengan bau makanan yang di bawa mamahnya.


bella langsung berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya tapi tidak ada yang keluar karena bella memang belum makan apapun hanya cairan kuning yang bella muntahkan, mamah donna yang mendengar bella muntah muntah seperti itu langsung menyusulnya ke kamar mandi dan membantu memijat tengkuk bela.


" uek.......uek.....uek....."


" kamu gak pa pa bel? atau jangan jangan kamu masuk angin lagi bel" kata mamahnya dengan memijat tengkuk bella.


" mungkin mah uek.....uek uek...." jawab bella.


setelah tidak merasa mual lagi bella kembali tempat tidur tapi waktu mencium bau makanan yang mamahnya bawa tadi bella merasa mual lagi dengan segera bella menutup hidung nya dengan telapak tangan dan menyuruh mamahnya untuk segera menyingkirkan makanan itu.


" mah tolong mamah bawa makanan itu keluar dari kamar bella mah, bella ingin muntah mencium bau makanan itu" suruh bella pada mamahnya dan dona malah bingung dengan anaknya.


" mah ayo buruan singkirin makanan itu aku pengen muntah mah mencium baunya" kata bella lagi karena mamahnya hanya diam.


" iya sayang mamah akan singkirin, aneh banget sih sayang kamu ini udah kaya orang hamil saja." jawab mamahnya dan seketika bella terperanggah dengan ucapan mamahnya.


" nanti biar bella turun saja mah kalo pengen makan" kata bella sama mamahnya biar mamahnya itu tak berfikir macam macam.


" ya udah kalo gitu mamah keluar dulu ya"


" iya mah" jawab bella.


setelah kepergian mamahnya bella jadi kefikiran sama ucapan mamahnya tadi.


" hamil? gak mungkin aku gak mungkin hamil tapi aku memang sudah telat satu minggu, aduh gawat kalo sampe aku beneran hamil bisa hancur karir aku, oh iya aku baru ingat aku lupa minum pil penunda kehamilan lagi waktu itu karena memang sudah habis dan belum beli lagi, gak gak mungkin.....tapi kalo aku beneran hamil berarti ini anak dari pak handoko dong ih gak sudi aku mengandung anak dari si tua bangka itu.


aku harus beli alat tes kehamilan untuk memastikannya, mudah mudahan aku hanya masuk angin" kata bella berbicara sendiri di dalam kamar.


💗❤️💗


mela dan riska sekarang berada di kantin kampus mereka berdua mempertanyakan satu sama lain kenapa dara gak masuk kampus hari ini apa dara sakit, dari pada mereka penasaran akhirnya mela menghubungi dara lewat sabungan telfon.


" mel kok dara gak berangkat ke kampus ya, apa dia sakit?" tanya riska pada mela.


"iya ris aku juga gak tau tapi kemarin sepertinya dara kelihat baik baik aja deh, atau jangan jangan suaminya tau lagi kalo dara ternyata gak hanya jalan sama kita terus dara di larang ke kampus lagi ris" tebak mela.


" masak sih mel kasian dong dara coba deh kamu telfon mel " usul riska.

__ADS_1


" oke coba gue telfon ya" jawab mela.


sedangkan dara di rumah mempertanyakan suaminya pergi ke kantor pa tidak, karena sudah siang tapi suaminya itu masih bersantai, padahal dara tadi sudah menyiapkan pakaian kerja buat suaminya tapi gak di pakai malah suaminya itu memakai pakaian santai dengan celana pendek dan kaos oblong berwarna putih.


" mas bima pergi ke kantor gak sih ni udah siang lho?" tanya data yang duduk di sampingnya.


" aku kan bosnya sayang jadi ya terserah akulah mau berangkat jam berapa aku ntar siang ada mitting jadi aku berangkatnya nanti siangan aja."


tiba tiba hp dara berbunyi pertanda ada telfon yang masuk lalu dara melihatnya dan ternyata yang menelfon itu sahabatnya mela.


" siapa sayang?" tanya bima.


" dari temen aku mela mas paling dia ingin tau kenapa aku gak masuk ke kamapus hari ini" jawab dara.


" ya udah angkat saja"suruh bima dan dara segera mengangkat telfon dari mela.


" hallo mel......"


" hallo ra .....lo kenapa kok gak masuk ke kampus hari ini, kamu sakit ya?" tanya mela.


" huft.....ini semua gara gara kamu tau gak mel aku jadi gak masuk ke kampus hari ini" jawab dara dengan kesal.


"lho kok jadi gara gara gue sih ra, emangnya gue ngapain coba" kata mela yang belum paham dengan perkataan dara.


"iya itu gara gara kamu kemarin yang main iya in aja cowok cowok itu pada ikut jalan sama kita."


" jadi maksudnya lo itu ketahuan gitu sama suami lo kalo sebenernya kita jalan sama teman cowok juga." tebak mela.


" nah itu lho tau mel"


" ya maaf deh ra gue kan gak tau kalo akhirnya lo dalam masalah, trus lo di apain sama suami lo itu ra?" tanya mela.


lalu dara segera kirim pesan ke mela kalo di sebelahnya lagi ada suaminya jadi dara gak bisa bicara panjang kali lebar sudah pasti bima nanti akan mendengarnya.


" eh buset tu si dara main matiin aja orang aku belum selesai bicara juga" gerutu mela di sebrang sana.


" gimana dara ketauan sama suaminya mel?" tanya riska kepo.


" iya ris ketauan dia makanya dia gak bisa masuk ke kampus hari ini" jawan mela dan tiba tiba hpnya berbunyi ternyata ada pesan yang masuk lalu mela segera melihatnya ternyata pesan dari dara yang isinya mengatakan kalo dara gak bisa jelasin di telfon karena sedang ada suaminya di sebelahnya.


" ye pantesan di matiin ris orang dia lagi sama suaminya" terang mela ke riska.


" ya udah mel mending gak usah di gangguin mungkin mereka lagi iya iya" jawab riska asal.


" hahaha....ntar juga lo sama aja tuh kaya si dara, kan suami lo hari ini jadi pulang kan paling juga lo ntar langsung di iya iya in haa...haaa.haha" ledek mela.


" apa sih lo mel gak jelas" kata riska yang wajahnya sudah memerah.


💗❤️💗


sedangakan dara lagi kesel sama bima karena dilarang pergi ke kampus sedangkan bima sendiri juga ogah ogahan pergi ke kantor.


" kalo gitu mas bima gak usah ke kantor aja" kata dara dengan manja dan bersandar di dada bidang bima.


" kenapa?" tanya bima.


" karena aku lagi ingin" jawab dara asal karena dara sebenernya hanya ingin mengetes suaminya itu bener gak sih kalo dia yang selalu di utamakan.


" ingin apa sayang?" tanya bima mengerutkan dahinya dan seketika dara jadi glagapan dengan pertanyaan bima.

__ADS_1


" i....ingin itu" jawab dara ambigu.


"ingin itu, itu apa sayang? ingin makan ingin tidur atau ingin mandi"


" iy....iya ingin itu yang kaya kemarin" jawab dara dengan gugup dan bima tau apa yang di maksud dara itu tapi bima tetep pura pura gak ngerti.


" yang kaya kemarin? memangnya kita kemarin ngapain?" tanya bima dengan pampang pura puranya.


" yang kemarin itu.....ihh mas bima jangan pura pura gak ngerti dong." jawab dara dengan kesal karena suaminya itu pura pura gak ngerti.


" iya makannya kalo ngomong itu yang jelas dong sayang biar aku ngerti" kata bima sambil menahan tawa.


"ingin hububungan in**m " bisik dara di telinga bima dengan wajah yang sudah merona.


" okey ayo sayang aku akan menghubungi edo kalo aku gak bisa ikut mitting biar dia saja yang menggantikan aku" jawab bima semangat dan dara hanya bisa mlongo di kiranya bima akan menolak karena dia nanti harus mitting di kantor tapi ini apa bahkan bima dengan entengnya bilang kalo edo yang menggantikannya.


" tapi mas gak bisa gitu dong seharusnya mas bima sebagai pemimpin gak boleh seenaknya gitu" kata dara yang tadinya hanya ingin melihat suaminya mengutamakan dirinya atau mitting di kantor tapi bima malah menuruti ke inginannya.


" ya terserah akulah sayang aku kan bosnya lagian aku udah pernah bilang kalau aku akan selalu mengutamakan kamu, dan aku akan akan segera mengabulkan keinginan kamu itu dengan senang hati" kata bima dengan senyum miringnya, tanpa aba aba bima langsung mengedong dara dan membawanya ke kamar lalu bima membaringkan dara di atas ranjang dan bima mengukung tubuh dara di bawahnya.


" mas bima bukan gini maksud aku tapi aku ingin....ingin jalan jalan ya dara berubah fikiran ingin jalan jalan saja."


" jalan jalan bukannya tadi ini yang kamu minta sayang " kata bima sambil mengelus elus pipi dara dengan sayang.


" i...iya tapi itu tadi sekarang dara berubah fikiran, sekarang dara ingin jalan jalan saja."


" okey sekarang kamu siap siap gih, kalo gitu kita jalan aja sesuai dengan permintaan tuan putri." kata bima yang merubah posisi menjadi duduk di ranjang.


" beneran mas?" tanya dara gak percaya kalo ternyata bima semudah itu menuruti keinginannya.


" iya sayang" jawab bima.


mendengar jawaban bima dara segera bersiap siap, sedangkan bima menghubungi asistennya edo untuk mengabari kalo bima gak masuk kantor hari ini, setelah sambungan telfon tersambung edo di sebrang sana langsung mengangkat telfon dari bosnya.


" halo tuan...." jawab edo di sebrang sana.


" halo do ....tolong kamu handle semua perkerjaan kantor hari ini ya soalnya aku gak masuk kantor hari ini nanti misalnya ada berkas pernting yang harus saya tanda tangani kamu antar aja ke rumah.


" tapi tuan nanti kan ada mitting." kata edo mengingatkan bosnya.


" iya saya sudah tau, kamu saja yang menggantikan aku, kamu pasti tau dengan kemauanku."


" baik tuan saya akan menghandle semuanya."


" oke terimakasih do" kata bima yang langsung mengakhiri sambungan telfonnya.


bima dan dara ahkirnya pergi berdua tapi dara tidak tau kemana suaminya itu akan membawanya.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA


LIKE


KOMEN


VOTE


SUPAYA AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA

__ADS_1


__ADS_2