
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN YA ..........KASIH AUTHOR VOTE BIAR LANCAR UPNYA
💗❤️💗
riska mengejar dara yang pergi menghindar dari bela karena dara gak mau bikin keributan di pesta orang dara juga gak mau kalo nanti jadi mempermalukan bima.
" ra.....dara tunggu ra" panggil riska tapi dara tidak menanggapi panggilan dari riska dara cukup terkejut kalo ternyata riska adalah adiknya bela, dara jadi mikir mikir lagi buat berteman dengan riska takutnya nanti riska hanya memanfaatkannya saja dan dara juga gak mau kalo hubungannya dengan bima jadi hancur walaupun awalnya pernikahannya tak di dasari cinta tapi sekarang dara sudah mencintai bima dan dara berharap tidak ada kata pisah dara ingin bersama sama selamanya dengan bima walaupun dara tidak tau bagaimana perasan bima sebenernya.
dengan bima yang selalu menghargainya dan selalu bersikap manis dara harap seiring berjalannya waktu bima bisa mencintainya.
" dara...." panggil riska lagi tapi dara tetep tak menghiraukannya dara terus berjalan entah kemana, sampai akhirnya riska berhasil menarik tangan dara.
" ra tunggu dong jangan main pergi aja" kata riska setelah dara menghentikan langkahnya
" apa sih ris ngapain juga kamu ngikutin aku" kata dara dengan datar tidak seperti biasanya.
" ra kamu kenapa sih apa karena aku adiknya kak bela terus kamu jadi gini sama aku, kamu gak tau yang sebenernya ra jadi aku mohon kamu jangan berubah ya, walaupun aku ini adiknya kak bela tapi aku tidak seperti yang kamu fikirkan" jelas riska yang takut kalo dara akan menjauhinya.
" maksud kamu itu apa sih aku gak tau yang sebenernya gimana maksudnya?" tanya dara yang bingung dengan ucapan riska.
" sebenernya kak bela itu hanya kakak angkat aku ra dan kamu tau selama ini aku itu sebenernya tertekan dengan sikapnya dia itu selalu iri sama aku ra padahal orang tua ku tidak pernah membeda bedakan kami, orang tuaku cukup adil tapi kak bela selalu tidak suka kalo mamah dan papah ngasih perhatian lebih ke aku atau membanggakan prestasiku, sampai sampai aku rela mengambil behasiswa aku untuk kuliah di luar negeri itu semua aku lakukan untuk menghindari kak bela yang kadang kadang menunjukkan sikap gak suka sama aku." jelas riska dengan mata yang sudah berkaca kaca.
" jadi bela itu bukan kakak kandung kamu ris?" tanya dara memastikan, tapi riska hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban dari pertanyaan dara.
" iya tapi kamu jangan nangis dong ris" kata dara lagi.
" aku selama ini hanya memendamnya sendiri ra aku gak ada teman yang bisa ku percaya untuk berbagi isi hati aku yang sesungguhnya aku hanya bisa menutupi kesedihanku dengan senyum karena aku gak mau bertengkar sama kak bela aku sayang sama dia ra, karena aku gak punya saudara makanya aku sudah menganggap kak bela seperti kakak kandung aku, tapi sikap kak bela seolah olah aku itu merebut semua orang yang menyayanginya." jelas riska lagi.
" maaf ya ris aku gak tau, ya udah kamu jangan nagis lagi, mulai saat ini kamu bisa berbagi cerita sama aku" kata dara yang merasa kasihan dengan riska.
" jadi kamu tetep dara yang aku kenal kan kamu gak akan berubahkan sekalipun kamu tau kalo aku ini adinya kak bela mantan suami kamu, dan aku minta maaf ya atas kalakuan kak bela sama kamu ra" kata riska.
__ADS_1
" kamu gak perlu minta maaf ris" jawab dara.
bima dan kenzo melihat dara dan riska yang sedang berbicara serius dan tanpa menunggu lama bima dan kenzo mendekatinya.
" sayang kamu gak pa pa kan?" tanya bima pada istriny.
" aku gak pa pa kok mas" jawab dara.
" iya ris kok mata kamu merah kamu habis nangis?" tanya kenzo pada riska.
" aku juga gak pa pa kok kak" jawab riska.
" oh ya bim aku mau bicara sama kamu tapi gak di sini gimana kalo kita cari tempat yang nyaman di restoran mungkin" kenzo mengajak bima bicara sesuatu hal yang penting.
" boleh ya udah kita pergi saja dari sini, ayo sayang" kata bima, lalu bima berjalan dengan memeluk pinggang ramping dara posesif, melihat bima yang mesra dengan istrinya kenzo pun melakukan hal yang sama.
riska yang di perlakukan seperti itu kaget karena kenzo gak pernah begitu sebelumnya.
" apa sih kak riska jalan sendiri aja" tolak riska karena merasa aneh gugup dan deg degan di perlakukan kenzo seperti itu.
" iya kak kenzo benar karena gak mungkin juga kan aku berpisah dari kak kenzo masak aku jadi jandi si.....ih gak mau ah, kak kenzo baik bertanggung jawab cukup tampan kenapa aku harus menolaknya mungkin kak kenzo itu jodoh yang dikirim tuhan untuk riska" gumam riska dalam hati.
" kok kamu malah diam sih ris?" tanya kenzo.
" eh iya kak riska akan belajar mencintai kakak." jawab riska berharap rumah tangganya bisa seromantis dara dan bima.
bima sudah berjalan dengan memeluk pinggang dara mereka berdua ingin keluar dari acara pesta itu tapi tiba tiba ada yang menyapa bima.
" tuan bima" panggil seseorang, mendengar namanya di panggil bima pun menoleh ternyata yang memanggilnya itu anak dari rekan bisnisnya yang terkadang memang menggantikan ayahnya untuk urusan bisnis dengan bima.
" tuan raka" panggil bima kala tau yang memanggilnya adalah raka.
" iya tuan apa kabar?" tanya raka basa basi.
__ADS_1
" baik, anda sendiri?" kata bima kembali bertanya.
" baik tuan" jawab raka, raka melihat wanita yang di gandeng bima dan raka cukup terkejut bahwa itu adalah dara dan dara juga sama terkejutnya dengan raka kok bisa dosennya itu ada di acara ini.
" kamu dara kan?" kata raka memastikan karena dara terlihat sangat cantik,raka sampai gak berkedip melihatnya.
" iya pak raka, kok pak raka bisa ada di sini?" kata dara balik bertanya.
" iya saya menggantikan ayah saya kebetulan beliau tidak bisa hadir jadi saya yang menggantikannya" jawab raka.
" kamu mengenalnya sayang?" tanya bima.
" iya mas pak raka ini dosennya dara" jawab dara jujur.
bima langsung menarik pinggang dara posesif supaya raka tau kalo dara itu miliknya karena bima melihat tatapan raka yang tak biasa kepada istrinya.
" owh. .....ya....tuan raka dara ini istri saya" kata bima lagi dan raka kaget kirain tadi pacarnya bima tapi ternyata malah sudah menikah, tapi raka segera menutupi rasa kagetnya dengan menunjukan sikap biasa.
" owh jadi dara ini istrinya tuan bima, maaf tuan saya tidak tau sebelumnya kalo ternyata tuan bima sudah menikah.
" iya tidak apa, karena pernikahan kami memang tidak di ketahui oleh publik, oh ya maaf tuan raka kalo begitu saya duluan ya karena saya masih ada urusan penting, ayo sayang" kata bima menyudahi percakapannya dengan raka karena bima tidak suka tatapan mata raka yang curi curi pandang sama dara.
" ah iya silahkan tuan bima" jawab raka.
bima langsung melenggang pergi dengan menggandeng dara, mereka berdua lalu memasuki mobil yang pintunya sudah di bukakan oleh supir.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
__ADS_1
VOTE
TERIMAKASIH