
SELAMAT MEMBACA
JANGAN LUPA VOTENYA YA BUAT AUTHOR
💗❤️💗
setelah wenda dan rendy mendengar penjelasan dari bima serta melihat bukti vidio yang di tunjukkan bima akhirnya mereka percaya dan yakin kalo anak yang di kandung bela itu bukan anaknya bima.
dan mereka juga percaya jika berita miring tentang bima itu semua gak bener.
" mah, pah kalo gitu kita sarapan bareng aja yuk" ajak dara.
" boleh sayang mamah juga laper nih belum makan"
" ya udah ayok papah juga udah laper gara gara berita itu papah buru buru kesini, eh taunya hoak"
akhirnya mereka ber empat sarapan bersama di rumah bima seperti biasa bima selalu di suapin ketika makan.
setelah semuanya selesai makan dara merasa mual lagi karena udah gak tahan dara gak sengaja malah mutahin bima.
" huek.....huek....maaf mas dara gak sengaja tadi udah gak tahan" kata dara yang merasa bersalah karena mutahannya mengotori jas bima yang udah siap mau pergi ke kantor, melihat itu dara berusaha melepas jas bima yang terkena muntahannya dan berniat membersihkannya, tapi bima menolaknya bima langsung melepas jasnya dan memberikannya pada pelayan supaya di bersihkan.
" udah gak pa pa sayang kita kerumah sakit aja yuk" ajak bima belum sempet dara menjawabnya dara udah berlari ke dapur karena perutnya merasa mual lagi.
" bima, dara kenapa dia sakit?" tanya papahnya.
" gak tau pah udah dari kemarin begitu setelah makan langsung di muntahin semua" jawab bima.
" kamu udah priksain belum bim jangan jangan dara hamil lagi bim" tebak mamah wenda yang sudah tersenyum senang.
" kemungkinan iya kemarin eza juga bilang begitu makannya untuk mastiin itu bima mau bawa dara ke rumah sakit.
" ya udah bim langsung bawa ke rumah dakit saja biar jelas" saran papahnya.
" iya pah" bima langsung menyusul dara ke dapur.
" sayang masih mual? kok muka kamu udah pucat banget?" tanya bima khawatir pasalnya udah dari tadi dara muntah muntah.
" mas bima kepalaku pusing banget" keluh dara, dan tiba tiba dara pingsan dengan sigap bima yang berada di belakangnya langsung menggendong dara.
" mah, pah dara pingsan buruan pah kita bawa ke rumah sakit sekarang" kata bima yang menggendong dara dengan panik.
" ya udah ayo bim " rendy dengan sigap segera berlari keluar lalu membuka kan pintu bagian belakang dan bima langsung masuk ke dalam mobil sementara mamahnya juga langsung mengikuti dan segera masuk mobil di samping kemudi, rendy mengendarai mobilnya dengan kecepatan penuh.
" sayang bangun " dara di baringkan dipangkuannya, bima sangat khawatir melihat wajah pucat dara.
" pah buruan dong" kata bima gak sabar.
" iya tapi ini macet bim"
" lewat jalan pintas aja pah biar cepet" saran bima.
" iya ini papah juga mau lewat jalan pintas saja" jawab papahnya sementara mamahnya juga tak kalah paniknya.
"aduh pah kok lama banget sih kasian dara pah " ujar mamahnya.
" sabar mah sebentar lagi juga sampai" dan benar saja 10 menit kemudian mereka sudah sudah sampai di rumah sakit bima dengan sigap langsung turun sambil mengendong dara.
__ADS_1
" sus tolong istri saya sus" ujar bima dengan panik dan suster itu langsung menyuruhnya membaringkan di brankar tapi bima menolaknya bima lebih memilih menggendong dara.
karena bima menolaknya suster itu menyuruhnya untuk langsung membawanya ke UGD, setelah sampai UGD dara langsung di tangani oleh dokter.
" mohon maaf tuan sebaiknya anda tunggu di luar biar dokter yang menangani" kata suster itu, dengan terpaksa bima keluar dari ruang UGD.
bima, mamah dan papahnya mondar mandir di luar ruangan menunggu hasil pemeriksaan dari dokter.
gak lama dokter itu sudah keluar dari ruang UGD melihat itu bima, dan kedua orang tuanya langsung menghampiri dokter itu.
" bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya bima, wenda dan rendy juga udah gak sabar mendengar jawaban dari dokter tentang keadaan menantunya.
" selamat ya tuan istri anda sendang hamil saat ini usia kandungannya baru satu bulan" ujar dokter permpuan itu.
" alhamdulillah beneran dokter?" tanya bima lagi dengan perasan yang tidak bisa di jelaskan karena merasa sangat bahagia mendengar istrinya hamil.
" iya tuan nanti bisa di periksakan ke dokter obgyn saja ya kalo pasien sudah sadar" jawab dokter itu.
" apa kita sudah bisa melihat pasien dokter" tanya mamahnya.
" iya boleh setelah di pindahkan ke ruang rawat ya, pasien masih belum sadar tapi jangan khawatir pasien sebentar lagi juga sadar" jelas dokter itu.
" terimakasih dokter " kata bima.
💗❤️💗
sementara alex yang sempet melihat berita tentang bima dan foto tofonya yang sangat intim dengan bela, alex sangat tidak terima bila bima sudah menyakiti dara dan seketika itu alex berfikir akan merebut dara dari pelukan bima.
" kurang ajar si bima beraninya dia menyakiti dara padahal aku sudah memperingatkannya, pasti hati dara hancur banget melihat ini semua, awas aja kamu bim lihat saja nanti aku akan mengambil dara dari kamu" kata elex dengan mengepalkan tangannya karena kesal dengan bima.
" berita tentang bela berita tentang apa?" tanya alex pada asistennya itu.
" ini tuan lihat sendiri" asistennya itu langsung menunjukkan berita bela yang sudah beredar luas, elex yang melihanya langsung kaget.
" bella klarisa seorang model yang saat ini sedang naik daun terlibat skandal sek dengan beberapa pria salah satunya adalah laki laki yang berada di dalam vidio ini yang entah siapa sebenernya pria itu" begitulah kira kira berita tentang bela yang semakin beredar luas, dan masih banyak berita lainnya tentang bella.
" gila nie si bella gue kok jadi jijik sendiri ya apa lagi gue dulu sering begituan sama bella, ternyata ****** itu sering di masukin sana sini" gumam alex dalam hati yang seketika bergidik ngeri.
💗❤️💗
sementara bella setelah mendengar kabar itu dari asistennya dan bella juga sudah belihat sendiri berita itu, seketika bela langsung mengamuk, bela membating semua barang yang ada di kamarnya.
" brengsek kurang ajar, pasti ini ulah kamu kan bim" bela berbicara sendiri sambil melempar barang barang yang berada di kamarnya, tiba tiba hpnya berdering setelah bela melihat siapa yang nelfon ternyata dari asistennya, bella segera mengangkatnya.
" hallo ....." jawab bela yang sudah merasa pusing.
" hallo bel gara gara berita itu semua agensy memutuskan kontak kerjanya, sekarang sudah gak ada yang mau lagi makai jasa lo" kata asistennya meyampaikan ke pada bella.
" gila.....ya kamu usaha dong supaya mereka tidak jadi membatalkan kontrak kerjanya"
" udah bel tapi mereka semua pada gak mau, dan tetep membatalkannya" mendengar jawaban dari asistenya bela semakin emosi bela langsung mematikan sambungan telfonnya.
" aaarrrggggg ....brengsek hancur sudah karir aku yang sudah susah payah aku bangun selama ini" teriak bela, bela megacak acak rambutnya karena frustasi sudah hamil ga da suami di tambah vidio saat dia melakukan hubungan terlarang itu dengan handoko tersebar luas, sekarang semua netizen menghujatnya.
bela membanting semua barang yang ada di kamarnya termasuk bantal guling dia lempar, sekarang kamar bela sudah seperti kapal pecah dan bela terduduk di lantai menangis sejadi jadinya.
kadua orang tua angkat bella yang melihat berita itu tak kalah shoknya, mereka tak menyangka jika bela yang sudah dia anggap seperti anak kandungnya sendiri serendah itu.
__ADS_1
mereka sangat kecewa atas kelakuan bella dan merasa sudah gagal mendidiknya.
roni papah angkat bela yang saat itu sedang di kantor langsung memutuskan untuk pulang setelah mendengar berita tantang anak angkatnya itu, sesampainya di rumah roni marah besar dia merasa malu dengan semua berita yang beredar.
" mah .....mamah " panggil roni, saat itu dona yang sedang nonton tv juga tak kalah shoknya melihat berita tentang bella.
" i.....iya pah, papah kok tumben udah pulang" jawab dona dengan terbata karena masih shok dengan berita yang barusan dia lihat di tv.
" mana bela , anak itu bener bener sudah membuat malu kita semua mah, papah sangat kecewa" ujar roni.
" be....bela ada di kamarnya pah baru saja dia pulang ntah dari mana mamah tidak tau"
" panggil dia mah" suruh roni dengan melonggarkan dasinya, karena dasi itu entah kenapa terasa mencekik lehernya.
" iya pah" jawab dona.
dona memerintahkan pelayan untuk memanggil bela di kamarnya, bela yang mendengar bahwa papahnya memanggilnya merasa ketakutan tapi mau gak mau bela turun menemui papahnya, dengan rambut acak cakan mata sembab sudah seperti orang gila penampilan bela sekarang.
setelah bela turun roni langsung menampar bela karena emosi yang sudah di ubun ubun PLAKK....
" pah sabar pah ini bisa di bicarakan baik baik" kata mamahnya yang tidak tega melihat bela.
" anak kurang ajar, tidak tau di untung papah kecewa sama kamu papah merasa sudah gagal mendidikmu , padahal selama ini kami sudah menganggapmu seperti anak kandung kami sendiri, tapi apa ini kamu sudah membuat malu keluarga kita" kata roni dengan sangat marah, bela langsung bersimpuh memegang kaki papahnya.
" maafin bela pah bela gak bermaksud begitu" ucap bella.
" maaf katamu, dengan kata maafmu apakah nama keluarga kita bisa kembali seperti semula, nama keluarga kita sudah tercoreng karena kamu, mau di taroh di mana sekarang muka papah" roni menarik tubuh bella supaya berdiri karena amarah sudah menggebu roni kembali menampar bela ......PLAKK.....
"papah maafin bela pah" mohon bela dengan isak tangisnya.
" bella jadi semua berita yang beredar itu bener adanya?" tanya dona yang masih tak percaya dengan kelakuan anaknya, menurut dona itu sudah sangat kelewat batas.
bela tidah bisa menjawabnya mulutnya terasa kelu, karena memang semua berita itu benar adanya, kepala bela mendadak sangat pusing dan terasa berputar putar.
" jawab pertanyaan mamah bela" bentak dona karena bela hanya diam.
" sudahlah mah berita itu memang benar dan nyata apa vidio itu kurang jelas itu memang wajah bela, sekarang papah udah pasrah,mulai sekarang papah bebaskan kamu, papah sudah gak mau perduli lagi sama kamu, papah gak nyangka bahwa kamu semurahan itu " kata roni yang sudah bener bener kecewa dengan bela, tapi tiba tiba bela malah jatuh pingsan.
" bella ....bel bangun bel" dona panik karena bela tiba tiba jatuh pingsan.
" udah mah biarin aja palingan dia juga pura pura pingsan" roni mengira bela hanya pura pura pingsan.
" tapi pah ini beneran deh kayaknya bela beneran pingsan pah" kata dona dan roni segera mengeceknya dan iya ternyata bela beneran pingsan.
" ya udah kita bawa kerumah sakit sekarang mah" roni segera menggendong bela dan membawanya ke rumah sakit
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
TERIMAKASIH
__ADS_1