Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
episode 50


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


SEMOGA SUKA DENGAN KARYA AUTHOR


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR KASIH VOTE BIAR AUTHOR BISA UPDATE TERUS


💗❤️💗


sekarang dara dan bima sedang bersantai di depan tv dengan posisi bima yang tiduran dan kapalanya di taruh di pangkuan dara yang sedang duduk dan bermain dengan phonselnya, dara sedang chattingan dengan mela dan cindy kadang senyum senyum sendiri bima yang melihat itu jadi penasaran istrinya itu lagi chattingan dengan siapa.


" sayang kamu lagi ngapain sih?" tanya bima.


" ada dech kepo banget sih mas bima" jawab dara sengaja ingin membuat suaminya penasaran.


bima yang dapat jawaban seperti itu dari dara jadi kesel dari tadi asyik chattingan sendiri sambil senyum senyum pula, bima langsung merampas hp dara.


" ih mas bima kok hp aku di ambil sih"


" ya habis di tanyain gak jawab, jangan jangan ada yang kamu sembunyiin ya? sampai senyum senyum sendiri emang lagi chattingan dengan siapa?"


" dara itu lagi chattingan sama mela dan cindy mas ya habis mereka lucu jadi dara senyum senyum sendiri."


" oh ya ......gak sama laki lakikan?"


" ya ampun mas bima mikirnya sampai sana ya nggak lah."


" awas aja kalo sampai berani chattingan sama cowok lain habis kamu."


" nggak ko mas bima cek aja kalo gak percaya"


lalu bima segera mengecek hp dara dan benar saja dara lagi chattingan sama teman sesama wanita.


" udah nih hp nya."


" benerkan dara gak bohong, oh ya mas dara boleh gak besok mau jalan sama mela dan cindy."


" mmm boleh boleh aja sih tapi jangan sampai lupa waktu ya."


" iya mas....dara gak sampai malam kok paling cuma bentar soalnya mereka besok kuliahnya masuk siang jadi dara janjiannya pagi."


" oke, sayang lusa kita sudah bisa pindah ke rumah yang baru." kasih tau bima ke dara.


" jadi kita bakalan pindah dari apartemen ini mas?" tanya dara.


" iya sayang gak mungkin kita tinggal di sini terus, dan lusa juga kamu sudah bisa masuk kuliah sayang."


"a......apa....mas ku..kuliah?"


"iya kenapa? bukanya kamu ingin kuliah?"


"beneran mas dara boleh kuliah?"


" iya tapi ada syaratnya."


" apa syaratnya mas?" jawab dara semangat memang ini yang dia impikan bisa kuliah lalu bekerja di kantoran.


" kamu boleh kuliah asal kamu jangan lupa tugasmu sebagai seorang istri, dan kamu juga gak boleh berteman atau dekat dengan laki laki."


" cuma itu syaratnya mas?"


" iya bagaimana apa kamu setuju."


" iya aku setuju, memang dara kuliah di kampus mana mas?"


" di kampus xx, kalo kamu sampai ketahuan berteman atau dekat dengan laki laki lain selain aku, aku tidak akan mengizinkanmu kuliah."

__ADS_1


"itukan kampus yang sama dengan mela dan cindy, mas bima posesif banget sih masak cuma berteman aja gak boleh."


" ya memang aku sengaja biar kamu langsung ada temannya, aku kan sudah pernah bilang aku gak suka milikku di sentuh orang lain."


"memangnya dara bisa mas masuk kuliah gitu aja ini kan udah telat."


" kamu lupa suami kamu ini siapa, bagiku itu masalah kecil sayang."


" wah makasih ya mas, ya udah nanti biar dara mulai beres beres deh kalo mau pindahan."


" kamu bawa yang penting penting aja dulu sayang soal pakaian kamu gak usah khawatir nanti orangku yang akan mengurusnya dan soal keperluan kuliah kamu semuanya sudah di siapkan."


" beneran mas ....wah makasih banyak ya mas."


" gak gratis ya sayang ntar kamu harus membayarnya."


" dara mana ada uang mas semua uang yang aku punya kan dari mas bima."


" aku tidak perlu uang dari kamu sayang uangku sudah banyak."


" tadi katanya dara harus bayar?"


"ih sayang jangan bikin aku gemes aku cium baru tau rasa kamu, maksudnya itu nanti kamu harus puasin aku."


muka dara langsung bersemu merah dara sudah tau sekarang apa yang di mau suaminya itu.


" emmmm iya mas" jawab dara dengan malu malu.


" ya udah sekarang aja yuk"


dara di buat menganga dengan ucapan suaminya.


" ini masih sore kali mas baru jam 7."


" emang kalo masih sore kenapa? gak boleh?"


belum selesai dara berbicara tapi bel apartemennya berbunyi."


" ting....tong ....ting....tong"


"siapa sih ganggu aja" gerutu bima.


" gak tau mas, biar dara bukain dulu ya"


dara berdiri untuk membukakan pintu.


ceklek.....saat pintu sudah di buka ternyata ada seorang perempuan yang cantik dan berpakaian minim tapi dara seperti mengenalnya dan setelah di ingat ingat dara tau sekarang siapa wanita cantik yang berada di depannya itu bella mantan dari suaminya yang waktu itu pernah ketemu di mall sewaktu shopping dengan mamah wenda.


" kamu.....?ngapain kamu di sini bima mana?" tanya bella.


"apa jangan jangan bima beneran sudah nikah sama perempuan ini, gadis ini kan yang waktu itu bertemu di mall sama tante wenda" gumam bella dalam hati.


" maaf ada perlu apa ya cari mas bima?" tanya dara penasaran kenapa bella yang dia ketahui mantan pacar dari suaminya itu sampai datang ke apartemennya.


" sayang siapa?" teriak bima dari dalam.


" aduh kelamaan" kata bella yang langsung menerobos masuk begitu saja sementara dara kaget dengan bella yang nyelonong masuk begitu aja.


" eh tunggu mbak jangan asal main masuk aja dong" cegah dara.


"bim.....bima " panggil bella, bima yang sedang berjalan ingin tau siapa tamu yang datang merasa terkejut bahwa ternyata bella yang datang.


" bella ngapain kamu kesini?"


" sayang ya jelas dong aku kangen sama kamu" ucap bella yang langsung menghambur memeluk bima dan bima berusaha melepas pelukan itu.

__ADS_1


dara melihat suaminya di peluk sama mantannya apa lagi di panggil sayang hati dara merasa sakit mungkin karena dara sudah jatuh cinta sama bima sehingga dara merasa cemburu dan gak rela jika suaminya di peluk sama perempuan lain, melihat itu dara ingin pergi menghindar tapi langsung di cegah sama bima.


" bel apaan sih lepasin " kata bima lalu dengan paksa bima melepas pelukan bella.


" mmm....aku permisi dulu ya mas" ucap dara yang berusaha meredam apa yang sedang dia rasakan.


" kamu mau kemana sayang di sini aja" kata bima lalu menarik tangan dara ke sampingnya."


" jadi bener bim kalo kamu sudah menikah?" tanya bella.


" iya kenapa bel?"


" kok selera kamu jadi turun jauh banget sih bim aku tau kamu menikah bukan karena cinta kan? tapi karena di jodohin sama mamah kamu, di lihat dari umurnya aja paling baru lulus SMA, enggak selevel denganku."


" itu bukan urusan kamu bel."


" kamu boleh frustasi aku tinggalin bim tapi kamu gak harus membalas aku dengan dengan cara menikahi wanita murahan seperti dia yang gak jelas asal usulnya masih bau kencur tapi bodynya melebihi wanita dewasa apa lagi kalo bukan karena sering di jamah sama kelaki."


mendengar ucapan bella dara jadi ingin menangis apa bener bima menikahinya hanya sebagai pelampiasan.


" cukup bel jangan pernah kamu menghina istri aku dia wanita baik baik bahkan aku sudah membuktikannya sendiri akulah laki laki pertama yang menyentuhnya jadi jangan kamu banding bandingkan dengan dirimu yang gak ada apa apanya di bandingkan dengan istri aku, sebelum kamu menghina ngaca terlebih dahulu siapa yang murahan."


" maaf mas sebaiknya mas bima selesaiakan dulu masalah di antara kalian, dan untuk kamu aku tau kamu model yang sedang naik daun dan aku hanya anak kemarin sore yang baru lulus SMA, tapi aku bukan wanita murahan seperti kamu jadi jangan pernah kamu bandingin diri kamu itu sama aku."


"berani ya kamu menghinaku."


" aku bukan menghina tapi bicara kenyataan kalo bukan murahan apa namanya pakai pakaian minim dan mendatangi laki laki yang sudah beristri kalo aku jelas istri sah."


" kurang ajar kamu ya " murka bella lalu mengangkat tangannya ingin menampar dara tapi sebelum itu terjadi bima langsung memegang tangan bella yang ingin menampar istrinya.


" jaga batasan kamu bel, berani sedikit saja kamu menyakitinya atau melukai kulit mulusnya ini kamu akan berhadapan dengan ku, aku paling gak suka apa yang aku miliki lecet atau terluka sedikitpun.


dara kaget karena hampir aja dia di tampar sama bella, dara langsung berlari masuk ke dalam kamar .


"jadi kamu lebih ngebelain wanita itu bim?"


" iya jelas karena dia istri aku"


" istri...? tapi kamu tidak mencintainya."


" siapa bilang dulu memang belum tapi sekarang aku sudah mencintainya, dia cantik natural dan juga baik dan aku juga yang mengambil kesuciannya jadi alasan apa lagi untuk aku tidak jatuh cinta, sedangkan kamu aku gak yakin kalo kamu itu masih suci.


mendengar pernyataan menohok dari bima bella jadi pucat pasi bima benar kalo dia udah sering tidur dengan laki laki.


" gak mungkin bim selisih umur kalian itu jauh."


" tidak jadi masalah itu bonus untukku mendapat yang jauh lebih muda dari kamu lebih fressh cantiknya natural tidak buatan dan satu lagi sexy, jadi jangan pernah bandingkan istri aku itu dengan kamu yang gak ada apa apanya, profesi boleh model, ingat kamu bisa di posisi sekarang juga dulu atas bantuanku kalo bukan karena aku kamu itu bukan siapa siapa."


" tega kamu bim, dan aku gak percaya kalo kamu sudah mencintainya."


" terserah, kalo kamu kesini hanya mencari keributan lebih baik kamu pergi sekarang juga sebelum aku panggil keamanan."


" oke aku pergi tapi ingat aku gak akan berhenti sebelum aku mendapatkanmu


setelah mengatakan itu bella pergi dari apartemen bima.


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA DUKUNG AUTHOR DENGAN CARA


LIKE


KOMEN


VOTE

__ADS_1


SUPAYA AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT NULISNYA


__ADS_2