Di Jodohkan Dengan Gadis SMA

Di Jodohkan Dengan Gadis SMA
Episode 90


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA


JANGAN LUPA VOTENYA BUAT AUTHOR YA


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Sampai malam hari Bima masih tak ada kabar, sehingga pikiran pikiran negatif mulai menghantui Dara.


" Kok mas Bima masih belum menghubungi aku sih katanya akan mengusahakan sering sering ngabarin aku tapi mana kenyataannya, apa laki laki memang begitu, mas Bima sekarang lagi apa ya? apa jangan jangan lagi asyik asyik sama perempuan lain, ah gak mungkin, apa terjadi sesuatu sama mas Bima sehingga belum menghubungi aku" Dara berbicara sendiri di dalam kamar.


Dara jadi parno sendiri, akhirnya Dara memutuskan untuk menghubungi suaminya tapi malah suara operator yang menjawab Dara jadi semakin kesel sendiri dan pikiran pikira negatif semakin menghantuinya.


" Ih kok malah gak bisa di hubungin sih" akhirnya dara membanting hpnya di atas kasur lalu tidur dengan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut karena kesal.


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Sementara Bima baru saja sampai di hotel tempatnya menginap dan Bima tidak sadar bahwa hpnya mati karena kehabisan daya.


" Maaf tuan nanti mau makan di restoran apa mau di kamar aja" tanya Edo.


"Aku nanti mau makan di kamar aja Do capek males kalau keluar, kamu kalau mau keluar juga gak pa pa Do atau mau jalan jalan mungkin" ujar Bima memberi kebebasan kepada asistennya itu yang memang masih singel.


" Tidak tuan saya mau istirahat saja" Ya begitulah Edo lebih parah dari Bima, sifat Edo itu lebih datar dingin apalagi sama perempuan.


Bima langsung masuk ke dalam kamar melepas jas dan mengendurkan dasinya Bima segera merebahkan tubuhnya dia atas ranjang tanpa melepas sepatunya, Bima mengambil hpnya dari saku celana berniat ingin menghubungi istrinya tapi malah hpnya mati jadi Bima mengecasnya terlebih dahulu.


" Yah malah hpnya mati lagi, sayangku sekarang lagi apa ya? rasanya udah kangen banget, gak enak banget ya ternyata berjauhan seperti ini , ya udahlah mending aku mandi dulu aja" ujar Bima berbicara sendiri.


Setelah mandi karena merasa lapar Bima memilih memesan makanan untuk di antar ke kamar karena tadi siang Bima memang belum sempat makan demi segera menyelesaikan masalah di perushaan dan ingin cepat pulang bertemu dengan pujaan hatinya.


setelah makan barulah Bima menghubungi Dara.


" Sudah jam 8 berarti di sana udah jam 10 malam dong kira kira dara sudah tidur belum ya, ah bodo ah aku telfom aja lagian udah kangen" akhirnya bima menghubungi istrinya dan tersambung Dara yang gak bisa tidur karena pikira kiran negatif masih menghantuinya tiba tiba di kejutkan dengan suara hpnya yang berbunyi Dara segera melihatnya dan ternyata suaminya yang VC tanpa menunggu lama Dara langsung menekan tombol warna hijau.


" Halo mas Bima" jawab Dara setelah tersambung.


"Halo juga sayang kamu kok belum tidur hem?" tanya bima dengan memandang wajah istrinya dari layar hpnya.


" Habis mas Bima jahat katanya akan nyempetin hubungin aku mana, pembohong" Ujar Dara merajuk .


" Maaf ya sayang aku sibuk seharian ini, ini aja aku baru pulang, Gimana kabarnya calon anak aku sayang rewel tidak di tinggal sama daddynya?" tanya Bima.


"Ya lumayan rewel mas, mas Bima sibuk kerja apa sibuk yang lain sih" Kata Dara kesal karena tadi hp suaminya itu tidak aktif.


" Ya sibuk kerjalah sayang, Duh anak Deddy jangan rewel ya nanti kasian mommy nya"

__ADS_1


" Beneran itu sibuk kerja, tapi tadi aku hubungin gak bisa tuh" ujar Dara sambil memanyunkan bibirnya.


..." Maaf sayang tadi hpku mati karena kehabisan batre, beneran aku gak bohong jangan manyun gitu dong nanti aku cium baru tau rasa" Bima udah gemes sama istrinya, andai aja dekat udah Bima lahap itu bibir....


" Mas Bima sama siapa di kamar?" tanya Dara.


"Sendirilah memangnya sama siapa, nih kalo gak percaya" Bima menunjukkan semua sisi kamarnya hingga kamar mandi lewat VC.


" Owh kirain sama Edo" kata Dara padahal Dara mengira Bima ada wanita lain karena susah di hubungi.


" nggak Edo di kamar sendiri, sayang kamu jangan godain aku gitu dong kita kan lagi berjauhan nanti aku minta sama siapa kalau pengen" Kata Bima yang melihat dua gundukan favoritnya menyembul sebagian karena Dara merubah posisinya menjadi tengkurap karena baju tidur yang di kenakan Dara itu gaun malam pendek dengan tali spagety di pundaknya, Jadi kalau posisi Dara tengkurap jadi jelas kelihatan dua gundukan kenyal nan montok itu.


" Ih mas Bima awas ya kalau berani main dengan wanita lain aku gak mau di sentuh sama mas Bima lagi" Ancam Dara.


" Kamu fikir aku laki laki yang mudah memasuki lubang sana sini aku tidak semurahan itu, aku akan menahannya demi kamu"


" Beneran ya mas awas kalo bohong"


..." Iya sayang gak percayaan banget sih, sayang aku ngantuk nih kita tidur yuk tapi jangan di matiin ya biar gini aja kita tidur bareng ya aku masih kangen sama kamu masih pengen lihatin wajah cantik kamu"...


" Gombal banget sih mas" ucap Dara terkekeh.


" Beneran aku rindu sama kamu, kamu tidur gih aku temenin udah malam ini kamu harus banyak istirahat jangan telat makan ya kasihan debaynya" Bima mengingatkan istrinya supaya tidak telat makan dan harus banyak istirahat.


" Iya mas Bima, aku tidur nih" mereka berdua memejamkan matanya, karena lelah Bima langsung tertidur pulas sementara Dara belum bisa tidur, Dara membuka matanya kembali dan melihat wajah damai suaminya yang sudah tertidur di layar hpnya.


" kamu capek banget ya mas seharian maaf ya aku udah mikir yang enggak engak tentang kamu, selamat tidur suamiku emmmuachh" setelah itu Dara mematikan sambungan telfonnya dan dara segera tidur karena hari sudah semakin malam lagian besok juga Dara harus ke kampus.


πŸ’—β€οΈπŸ’—


Mela dan Riska malam ini jadi pergi ke club malam sedangkan Dara memang gak ikut karena Dara sebelumnya memang belum pernah datang ke tempat begituan, walaupun Dara sudah berteman lama sama Mela tapi Dara dulu gak ada waktu untuk sekedar main bersama teman, sebenernya sih penasaran sama yang namanya club malam tapi Dara lebih memilih di rumah apa lagi moodnya kurang bagus , sesampainya di sana Mela dan Riska langsung duduk di depan meja bartender, Mela langsung memesan minuman.


" Bang tequilla ya " pesan Mela.


" Siap cantik" jawab bartender yang seorang laki laki.


" Lo apa Ris?" tanya Mela.


" Gue gak minum Mel" Riska memang menghindari minuman soalnya Riska gak bisa minum, minum dikit aja sudah teler.


Tiba tiba ada seorang lelaki yang menghampiri Mela dan Riska lelaki itu menggoda keduanya, Dari kejauhan Aldi sang pemilik club melihat Riska yang dia tau istri dari temannya kenzo sedang berada di clubnya dan sedang di goda seorang lelaki lantas Aldi menghampirinya.


" Maaf jangan menganggunya dia wanitaku" ujar Aldi supaya lelaki itu pergi.


" Owh sorry saya tidak tau" Jawab laki laki itu lantas pergi.

__ADS_1


" Kamu Riska kan istrinya kenzo" tanya Aldi sedangkan Mela malah mengagumi seorang Aldi sang casanova pemilik club itu.


" Eh kak Aldi ya temennya kak Ken, kok bisa ada di sini?" tanya Riska yang dia kira kebetulan bertemu di club dan Riska sebenernya takut kalau di aduin ke suaminya.


" Ya jelas lah ini club punyaku, sama siapa kamu kesini?" tanya Aldi.


" Sama temen aku kak kenalin nih namanya Mela dan Mela kenalin ini kak Aldi" ujar Riska memperkenalkan temannya ke Aldi.


" Hay....Aldi" Ucap Aldi sambil mungulurkan tangannya.


" Aku Mela " Mela menyambut uluran tangan Aldi.


"Cantik juga nih cewek sexy bisalah dideketin" gumam Aldi dalam hati sedangkan Mela juga sama mengagumi Aldi.


"Kern juga nih cowok lumayan ganteng, yang punya club ini pula haduh Riska kok bisa kenal sama pemilik club ini sih hebat banget dia" Batin Mela.


" Kamu ngapain Ris ke club kalau sampai Kenzo tau bisa ngamuk dia" ujar Aldi menakut nakuti Riska soalnya Aldi yakin Kenzo tidak tau.


" Kak please jangan kasih tau kak Ken ya lagian Riska cuma main sama temen aku ini karena boring juga gak ada niat lain sweer" kata Riska sambil mengangkat dua jarinya.


" Okey gue gak akan aduin bahkan aku bakalan jagain kalian berdua selama di club aku tapi......" Aldi menggantung kata katanya lalu membisikkan sesuatu di telinga Riska.


" Temen kamu cantik juga bolehlah deketin aku sama dia dan gue janji gak akan kasih tau ke Kenzo gimana?" tawar aldi sengaja mencari kesempatan.


Setelah Riska pikir tak ada salahnya juga mendekatkan mereka toh sama sama masih single.


" Okey itu sih gampang, lo pepet aja tu temen gue tar gue bantuin lagian dia juga masih jomblo" ujat Riska menyetujuinya.


Akhirnya mereka bertiga ngobrol ngobrol dan Aldi sudah cukup akrab dengan Mela karena Mela anaknya gampang bergaul jadi tidak susah untuk mendekati Mela dan Aldi juga sudah mengantongi no hpnya Mela.


*


*


Author sedikit curhat ya kemarin sempet di buat kesel sama 3d1t0rnya karena sudah nulis panjang kali kebar tenang kisah Kenzo dan Riska tapi gak bisa keup jadi author sedikit lesu buat nulis lagi.


Jadi author terpaksa hapus dan buat ulangπŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA


LIKE


KOMEN

__ADS_1


VOTE


TERIMAKASIH


__ADS_2