
Di rumah sakit...
"permisi Tuan ini ada Pesan masuk di handpone Tuan atas nama Alex wibiansyah " Ucap Tini pengurus Pak wijaya
"Bacakan Tin " Ucap Pak wijaya
" hai sobatku,bisakah aku meminta nomor anakmu?Anak saya memintanya,begitu tuan isi pesannya " Ucap Tini yang membacakan isi pesan itu
"Balas dan berikan nomor hp anak saya Tin " Ucap Pak wijaya
"Baik tuan " Ucap tini dan membalas pesan itu dengan memberi nomor Sandi wijaya.
Kemudian pak Alex pun memberi nomer itu kepada Tania.
"oh ini nomernya,Aku harus bicara apa ya padanya " Ucap tania bingung
"oh aku tau " Ucap Tania kemudian memberi pesan pada Sandi wijaya
isi pesannya...
Tania : permisi, sebelumnya maaf mengganggu.
Sandi yang sedang sibuk dengan komputernya itu mendengar hp nya berbunyi , setelah ia melihat pesannya ia bingung ini siapa
Sandi : Ya,siapa
Tania : Saya dengan Anaknya pak Alex,Mungkin sebelumnya anda sudah di bertahu tentang perjodohan kita.Bisakah kita bertemu?saya ingin bicara
Sandi : Ya boleh,kapan dan dimana
Sebenarnya Sandi malas bertemu dengannya,tetapi ia ber isiniatif untuk mengajaknya memohon Untuk membatalkan perjodohan mereka.
Tania : sekarang juga,Saya akan sharelock
Sandi : Ok
Tania : Lokasi....
Tania pun sudah memberi alamat padanya dan bersiap untuk menemui Sandi,begitu pun Sandi ia langsung menuju tempat tempat yang di tujukkan pada Tania.
Sampainya sandi di Cafe,ia langsung mencari tempat duduk dan memberi pesan pada Tania
Sandi : Saya di meja nomer 3
Tania :Ok saya sudah hampir sampai
"Dimanakah gadis itu " Ucap sandi sambil melihat lihat ke seluruh penjuru cafe yang Tidak terlalu ramai itu
5 menit kemudian datanglah seorang gadis yang tidak terlalu tinggi,Berkulit putih, berambut panjang dan hitam,serta make up yang sederhana. Ia memakai Celana jeans berwarna hitam,dengan switer hitam serta sepatu putih milik Tania.
Ia terlihat cantik dan manis walaupun dandanannya tidak seperti gadis feminim.
sementara itu Sandi memakai jas hitam,kemeja putih serta celana Berwarna abu abu dengan sepatunya selayaknya orang kelas atas.Ia sangat gagah,dengan kulitnya yang putih itu,Terlihat sangat tampan dan orang yang berwibawa sehingga siapapun perempuan yang melihatnya akan terpesona.
"Apakah ini?Terlihat umurnya jauh dariku,Tapi ganteng juga" Ucap dalam hati Tania
"What?Apakah bocah tengil ini yang di jodohkan denganku " Ucap dalam hati Sandi
mereka bertatap tatapan berbicara dalam hatinya mereka masing masing.
"permisi,apakah ini meja nomer 3 ya om? " Tanya tania
"brengsek dia memanggilku om " Ucap dalam hati Sandi
__ADS_1
"Ya ini meja nomer 3 " Ucap Sandi singkat
Tanpa di suruh Tania langsung duduk di kursi yang ada di depan Sandi
"Kamu anaknya Om alex kan " Ucap Sandi
"hmm iya " jawab Tania
"Namaku Tania,Nama mu siapa om? " Ucap Tania
"Saya bukan om om,Namaku Sandi Wijaya Panggil saja sandi " Ucap Sandi
"oke om sandi " Ucap Tania
"Jangan panggil saya om.Panggil saya kakak umurku belum terlalu jauh darimu" Ucap Sandi greget
"okey " Ucap Tania
"Kamu umur berapa?Sekolahmu juga dimana?" Tanya Sandi
"Umurku 18 tahun tahun ini naik 19 kak,lalu kakak sendiri? " Tanya tania
"Masih muda,saya heran mengapa Ayahku menyuruh menikah dengan anak sekolah seperti mu,umurku 25 tahun " Ucap Sandi
"Saya juga belum siap menikah dan aku tidak mau.Bisakah kau berbicara pada Ayahmu?Aku belum siap untuk menikah " Ucap Tania
"Kau kira aku mau?Aku punya kekasih yang aku cintai,aku sudah mau bertunangan dengannya " Ucap Sandi
"Bagus kalau begitu,mengapa kau tidak berbicara pada Ayahmu saja bahwa kau sudah mau bertunangan " Ucap Tania
"Ayahku sedang sakit,aku sudah berjanji padanya aku akan menuruti semua permintaannya,aku tidak bisa membantah,setelah ini aku akan membawamu menemui ayahku,tolong kau bicara pada Ayahku ya " Ucap Sandi memohon
"ini juga permintaan Ayahku,Aku tidak bisa menolak,Apalagi berkata kepada Ayahmu jika Ayahku tau ia pasti sangat kecewa padaku " Ucap Tania
"Ya ini memang akan menganggu kesehatannya,Tapi tidak ada salahnya jika kita berkata pelan pelan " Ucap Sandi
"oke baiklah aku ikut saja semuanya,aku juga tidak ingin menikah " Ucap Tania
"kalau begitu ikut aku " Ucap sandi
"kemana " Tanya tania
"Rumah sakit " Ucap sandi
"oke lah " Ucap Tania.Tania paham mengapa Sandi mengajaknya ke Rumah sakit,Tania adalah siswa berprestasi di sekolahnya.
Kemudian Tania pun masuk ke mobil Milik Sandi..
"wah ternyata Kak sandi adalah orang kaya,Tapi sama saja aku tidak mau menikah dengan dirinya " Ucap Tania dalam hati
"Nanti kamu basa basi dulu sama Ayahku,terus kamu bilang kalo kamu mau fokus sekolah dulu oke " Ucap Sandi
"Oke " Ucap tania
sesampainya di rumah sakit..Keadaan tidak seperti apa yang di bayangkan Oleh sandi dan Tania...
"Dokter dokter " teriak Tini memanggil dokter
"Ayah " tangis sandi melihat ayahnya yang makin parah
dokter datang....
"maaf pak Tuan wijaya akan segera kami operasi,Keadaannya makin memburuk " Ucap dokter
__ADS_1
kemudian beberapa perawat mendorong ranjang tuan Wijaya menuju ruang operasi.
"Ayah.. " Sandi menangis sambil ikut mendorong ranjang ayahnya itu,Tania mengikutinya..
"Maaf pak Anda tunggu di luar ya " Ucap dokter
Tania yang melihat sandi menangis kemudian ia mengajak sandi untuk duduk di kursi agak jauh dari ruang operasi.
"Sabar ya Om wijaya pasti bisa sembuh kok " Ucap Tania sambil memegang pundak sandi
Sandi yang sedang menangis kemudian menatap Tania dan tersenyum.
Tania yang melihat air mata Sandi menetas kemudian ia mengelap menggunakan tangannya.
"heh sudah,jangan nangis nanti ganteng nya hilang loh " Ucap Tania menghibur Sandi
Sandi yang merasakan wajahnya di sentuh oleh Tania,ia teringat pada ibu nya yang sering mengelap air matanya saat kecil jika ia menangis,Kemudian ia hanyut oleh keadaan,Ketakutan kehilangan orang tua itu muncul lagi,Sesak dadanya karena menangis,kemudian tanpa di sadari ia memeluk Tania,Tania yang sadar kemudian ia menerima pelukan itu,Ia tau Sandi butuh seseorang untuk support dirinya.
"Sudah ya jangan Nangis,Berdoa yang terbaik untuk Ayahmu " Ucap Tania
sementara itu Tini dan beberapa body guard melihat Sandi yang sedang berpelukan Dengan Tania,Mereka tersenyum,karena Ada yang bisa menemani Tuan muda mereka dalam keadaan yang Sedih.
"kakak " panggil seorang gadis kecil kepada Sandi sambil menangis
Sandi yang mendengarkan suara adiknya itu langsung melepas pelukan Tania dan segera memeluk Adiknya
"kakak keadaan Ayah bagaimana huuu huuu " Tangis santi adik Sandi
"Susi kenapa kamu ajak Santi kesini? " Ucap Sandi kepada pengasuh adiknya
"Tania nangis Tuan,Dia minta kesini terus dari pagi sampai dia nggak mau makan tuan " Ucap susi
"Astaga santi kamu kenapa sih gakmau makan " Ucap Sandi
"Aku kangen sama Ayah aku mau liat Ayah kakak " Ucap Santi
Tania yang melihat santi menangis itu kemudian iya memegang Tangan santi,dan mengajaknya duduk di antara Sandi dan tania.
"Adik cantik kamu engga boleh nangis ya,kalo kamu nangis nanti Ayah nggak sembuh lo " Ucap Tania membujuk Santi
"kakak pacarnya Kakakku ya " Ucap Santi sambil menangis
Sandi yang medengar adik kecilnya itu langsung menjawab...
"Iya santi itu pacarnya kakak" Ucap sandi
Tania kaget,kemudian ia melihat sandi.Sandi memberi tanda dengan mengangguk dan tersenyum,Kemudian Tania pun paham.
Santi selalu bertanya tanya pada kakaknya dimana pacarnya,Sandi sudah memberi tahu dan mengajak Santi bertemu dengan Rani kekasihnya itu,Tetapi Santi tidak suka pada Rani oleh karena itu dia selalu bertanya berharap kakaknya mempunyai pacar baru.
Santi langsung memeluk Tania sambil menangis,Tania pun memeluknya kembali dengan penuh kehangatan.
"udah ya cantik jangan nangis lagi,Nanti kakak ajak kamu main deh " Bujuk Tania
"kakak boong " Ucap santi melihat wajah Tania
"betulan cantik tapi harus diam dulu " Ucap Tania
kemudian Santi pun mengusap air mata nya dan mencium pipi Tania.
"Eh aku di cium " Ucap Tania sambil tertawa dan menolah ke arah Sandi
Sandi yang melihat Adiknya itu langsung tersenyum,Rani kekasihnya itu tidak pernah bersifat seperti itu kepada adiknya,sedangkan Orang yang baru di kenali nya ini sudah bisa membuat santi seolah olah mereka sudah kenal lama.
__ADS_1