
SELAMAT MEMBACA
SEMOGA SUKA DENGAN KARYA AUTHOR
💗❤️💗
kenzo dan riska sudah pindah kerumah baru mereka. rumah yang di tinggali mereka berdua cukup megah terletak di perumahan kawasan elite.
" gimana kamu suka gak sama rumahnya?" tanya kenzo.
" suka kak rumahnya cukup megah" jawab riska.
" syukurlah kalo kamu suka, di sini juga sudah ada pelayan yang akan membantu kamu untuk mengurus rumah ini."
" iya terimaksih kak, aku mau beresin barang barang aku dulu kak."
" kalo kamu capek mending kamu istirahat aja dulu nanti biar pelayan saja yang beresin" saran kenzo.
" gak usah kak aku beresin sendiri aja."
" ya sudah terserah kamu saja."
riska lebih suka memberesi barang barangnya sendiri karena riska paling tidak suka kalo barang barangnya di sentuh sama orang asing.
💗❤️💗
sedangkan dara penasaran sebenarnya mau kemana bima mengajaknya jalan jalan, karena penasaran akhirnya dara pun bertanya sama bima.
" mas bima sebenernya kita ini mau kemana sih?" tanya dara karena dara tanpak asing dengan jalanan yang di lewati bima.
" ada deh mau tau aja apa mau tau banget" canda bima biar istrinya itu makin penasaran.
" ih aku tanya serius malah bercanda" kata dara kesel.
"ya udah kita lihat saja nanti" kata bima dan dara langsung memanyunkan bibirnya karena kesal sama jawaban bima.
setelah satu setengah jam bima berkendara akhirnya mereka telah sampai di vila, ya ternyata bima membawa dara ke vilanya yang berada di puncak.
" wah bagus banget mas pemandangannya, udaranya sejuk banget " kata dara dengan senanganya karena bima ternyata membawanya ke puncak.
" iya di sini pemandangannya memang bagus dan udaranya juga masih sejuk, bagaimana apa kamu suka sayang?" tanya bima.
" iya suka banget mas, ini vila punya mas bima?" tanya dara.
" iya ini vila keluarga aku" jawab bima.
" ya udah kita masuk ke vila yuk" ajak bima.
" ntar ajak jalan jalan ya mas aku pengen jalan jalan di sekitar sini, aku suka sama pemandangannya"
" itu sih gampang sayang, kita masuk dulu yuk" ajak bima lagi.
bima dan dara langsung di sambut kedatangannya sama penjaga vila, sepasang suami istri paruh baya.
" selamat datang tuan dan nyonya" kata penjaga vila itu dengan membungkukkan badannya.
" hemmm..." jawab bima hanya berdehem sedangkan dara tersenyum ramah.
" ini pesanan yang anda minta tuan" kata seorang wanita paruh baya dengan meyerahkan sebuah paper bag kepada bima lau bima segera menerimanya.
" oke terimakasih, kalian bisa pergi dari sini nanti kalo saya perlu akan saya panggil" kata bima .
" baik tuan kalo begitu saya permisi dulu" pamit sepasang suami istri itu lalu pergi keluar dari vila itu.
dan sekarang tinggallah bima dan dara di vila itu."
" vila kamu bagus banget mas, kamu biasanya ke sini sama siapa mas?" tanya dara sengaja ingin tau apakah bima itu sering membawa kekasihnya dulu ke vila ini.
__ADS_1
" sama papah,mamah dan sena kita biasa liburan ke sini memangnya mau sama siapa lagi?" jawab bima jujur.
" siapa tau aja sama pacar mas bima."
"pacar? siapa?" tanya bima dengan mengerutkan dahinya karena bima memang gak pernah membawa seorang wanita ke vila ini.
" ya sama bella mungkin atau pacar mas bima yang lain"
" gak pernah, kamu wanita pertama yang aku ajak kesini sayang"
" beneran mas?" tanya dara tak percaya.
"iya sayang, ya udah nih buat kamu harus di pakai sekarang" kata bima dengan menyerahkan sebuah paper bag yang di kasih penjaga vila tadi.
" emang ini isinya apa sih mas?" tanya dara penasaran.
"kamu buka saja sayang" suruh bima dan dara segera membukanya ternyata isinnya sebuah bikini sexy seketika dara menganga dan bima hanya tersenyum miring melihatnya, bima memang sengaja menyuruh penjaga vila untuk membelikan sebuah bikini karena bima ingin mengajak dara berenang di vila.
"bikini buat apa mas?" tanya dara mendadak perasaannya tidak enak.
" aku mau mengajak kamu berenang sayang, jadi sekarang kamu pakai ya" suruh bima yang ingin melihat dara mengenakan bikini itu.
" tapi dara gak bisa berenang mas" kata dara jujur karena dara memang tidak bisa berenang.
" nanti aku ajarin ayo buruan"
akhirnya mau gak mau dara menuruti kemauan bima, dara mengganti bajunya dengan bikini di kamar mandi tapi dara enggan keluar dari kamar mandi karena malu pakai bikini sexy.
"sayang ayo lama banget" kata bima sambil menggedor pintu kamar mandi.
" iya ya " jawab dara lalu terpaksa keluar dari kamar mandi.
" kamu sexy banget sayang, ya udah ayo kita berenang" ajak bima tak sabar.
" gak mau ah aku malu kalo harus keluar kamar, nanti kalo ada yang lihat gimana" tolak dara.
" AAAAAaaaaa.......mas bima turunin" kata dara yang kaget karena bima tiba tiba menggendongnya seperti karung beras.
setelah sampai di kolam renang bima menurunkan dara.
" dara takut mas gak bisa berenang, aku temenin mas bima di sini aja ya, mas bima saja yang berenang." kata dara.
" gak kamu harus ikut nyebur juga, nih kaya aku gini lihat ya" kata bima yang langsung mencebur ke dalam kolam renang.
sedangkan dara duduk di pinggir kolam sambil memainkan air dengan kakinya, bima mendekatinya lalu segera menarik dara ke dalam kolam renang dara yang kaget langsung menjerit saat di tarik bima.
"Aaaaaaa...." jerit dara.
" tuh gak pa pa kan sayang kan ada aku jadi kamu tenang saja ya " kata bima sambil merenang memeluk dara biar dara tidak tenggelam.
" iya tapi aku kaget banget tau mas main tarik aja" kata dara kesal dengan kelakuan suaminya itu.
" sini aku ajarin berenang"
awalnya mereka berdua memang berenang tapi lama lama bima mana tahan melihat dara yang hanya memakai bikini.
bima memeluk dara di kolam renang dan mencium bibirnya awalnya bima mencium dara dengan lembut tapi lama kelamaan ciuman itu semakin menuntut dan tanpa di sadari dara, bikini yang dara pakai sudah terlepas semua dari tubuh indahnya, kini bikini itu mengapung di kolam renang.
tangan bima sudah meraba dan mengelus kesana kemari tak lama dara baru sadar kalo ternyata dirinya sudah tel**jang bulat.
" emmmm.....mas bima kok aku udah te**jang aja, aku takut kalo tiba tiba ada orang gimana" kata dara saat ciuman bima sudah terlepas, dan dara segera memeluk bima dengan erat karena takut kalo tiba tiba ada orang dan dara dalam posisi te***jang bulat sekarang, otomatis gundukan kenyal itu menempel di dada bidang bima dan itu membuat bima semakin gak tahan.
" kamu tenang saja sayang aku kan udah bilang kalo cuma kita berdua yang ada di vila ini dan aku sudah mengunci semua pintu jadi kamu tenang saja sayang" kata bima.
bima menggiring dara ke pinggir kolam lalu bima mendudukakan dara di bibir kolam bima mulai mencim bibir dara tapi dara segera menghindar.
" mas bima gak harus di sini juga kan ini kan tempat terbuka"
__ADS_1
" memang aku sengaja sayang kita coba sensasi baru" kata bima yang langsung mencium bibir dara yang menggoda menggoda itu dan tangan bima jangan di tanya lagi, tangan bima sudah bergerilya kemana mana dan mereka berdua akhirnya melakukan yang iya iya di kolam renang bahkan bima sampai melakukanya dua kali dengan gaya yang berbeda.
merasa belum puas bima melakukannya di kolam renang bima melakukannya sekali lagi di dalam kamar mandi karena tubuh dara bagaikan candu bagi bima.
saat ini mereka berdua sudah selesai mandi dan bima akan mengajak jalan dara di sekitar vila sekalian mau beli makan.
"mas bima tuh bener bener ya katanya mau ngajakin aku jalan tapi ini apa coba" kata dara dengan cemberut.
" lho aku sudah ajak jalan lho sayang ,ini buktinya kita sampai di vila bukanya tadi kamu di rumah awalnya ingin itu kan? dan kemudian malah berubah ingin jalan jalan, ya udah sekarang aku udah kabulin dua duanya jalan jalan sekaligus bercinta, gimana serukan?" kata bima sambil menaik turunkan alisnya.
sebenernya dara bukannya gak suka cuma gak nyangka aja gitu suaminya punya fikiran nglakuin begituan di kolam renang memang si dara akui sensasinya berbeda.
" ya udah sekarang kita jalan jalan yuk di sekitar vila sekalian cari makan" ajak bima lagi.
" ayok aku juga udah laper mas" jawab dara setuju.
akhirnya mereka berdua jalan jalan di sekitar vila dengan bercanda dan tak lupa juga bima memotret istrinya dan juga foto berdua karena memang pemandangannya bagus jadi cocok untuk berfoto, setelah itu mereka mampir ke warung soto yang terkenal enak di daerah situ, tiba tiba telfon bima berbunyi mendengar hpnya berbunyi bima segera mengambil hp di saku celananya dan ternyata yang menelfonnya itu asistennya edo bima segera mengangkatnya.
" halo do....."
" halo tuan maaf mengganggu waktu tuan, sekarang saya berada di rumah tuan untuk menyerahkan berkas penting yang harus anda tanda tangani dan juga ini ada undangan buat tuan tapi kata kepala pelayan anda sedang tidak berada di rumah" kata asisten edo di sebrang sana.
" iya maaf do aku memang sedang tidak berada dirumah, gini aja kamu taroh aja berkas itu di ruang kerjaku, oh ya katanya ada undangan, undangan apa do?" tanya bima penasaran.
"undangan ulang tahun pernikahan dari pak bondan tuan, pak bondan berharap anda bisa datang ke acaranya."
" oke kapan do?" tanya bima.
" lusa tuan."
" iya kamu taruh aja di ruang kerjaku."
" baik tuan."
pak bondan adalah salah satu rekan bisnis bima dan pak bondak merayakan ulang tahun pernikahannya dengan sangat mewah dan tentunya banyak pembisnis yang dia undang dari seorang desainer, model, artis papan atas dan masih banyak lainnya.
💗❤️💗
hari ini vian sudah sah menjadi suami citra secara hukum dan agama dan seperti janjinya besok vian dan citra harus segera terbang ke negara tetangga , saat ini mereka berdua sedang beres beres untuk persiapan besok, karena besok vian dapat penerbangan siang.
tapi tiba tiba penyakit komplikasi mamah tirinya itu kambuh dan dengan segera ibu fatma di bawa ke rumah sakit .
dan di sinilah sekarang fatma sedang di ruang UGD sementara pak handoko, vian, dan citra menunggu di luar, cukup lama mereka menunngu di luar hingga akhirnya dokter keluar dari ruang UGD seketika mereka bertiga langsung mendekati sang dokter dan bertanya keadaan fatma.
" gimana keadaan istri saya dok" tanya handoko sedangakan citra dan vian dengan serius ingin mendengar jawaban sang dokter.
" maaf tuan kami sebagai dokter sudah berusaha semampu kami tapi tuhan berkehendak lain, pasien sudah tidak bisa di selamat kan" kata dokter itu dengan berat hati.
handoko kaget dengan kabar itu tak menyangka istrinya itu akan meninggalkannya secepat itu apa lagi anak dan menantunya juga akan meninggalkannya karena besok anak dan menantunya itu akan pergi ke singapura dan akan tinggal di sana jadi handoko pasti akan hidup sendiri.
" yang sabar ya pah, kalo papah merasa sendiri papah bisa mengunjungi kami ke singapura maaf kan vian juga pah gak bisa nemeninn papah di sini." kata vian dengan sedih karena tak menyangka juga mamah tirinya akan pergi secepat ini sudah jelas papahnya akan sendiri karena gak mungkin juga papahnya ikut pindah karena papahnya harus mengurus perusahaan yang sudah susah payah di bangunnya dari nol dan vian juga tidak bisa menemani papahnya karena dia harus segera pergi.
" gak pa pa vian jangan khawatirkan papah, papah pasti akan sering sering mengunjungimu di sana.
jenazah fatma segera di kebumikan hari itu juga dengan sedih vian mengantarkan keperistirahatan terakhir mamah tirinya.
BERSAMBUNG
JANGAN LUPA SELALU DUKUNG AUTHOR YA DENGAN CARA
LIKE
KOMEN
VOTE
TERIMAKASIH
__ADS_1