
Kintoko terus masuk ke ruang lainnya setelah ruangan dengan patung dan segala lukisan yang sangat cantik.
Dalam ruangan berikut juga masih banyak lukisan-lukisan dengan pada bagian bawah ada pembuatnya. Yang nampaknya satu orang saja si pembuat itu.
__ADS_1
“Ih lukisannya mengerikan,” ujar Kintoko saat melihat lukisan yang terpajang di dinding suatu ruangan tersebut, sangat menyeramkan. Sebuah sosok dengan api di sekitarnya.
Perempuan api. Sangat sakti dia. Mana merahnya darah lagi. Benar-benar suatu lukisan yang sangat mengerikan. Namun sangat bagus. Yang terbingkai secara apik juga dengan warna yang sangat baik.
__ADS_1
Kalaupun lukisannya semacam biasa saja, namun jika bingkai nya juga di buat sangat unik, maka akan jadi perhatian juga bagi yang melihat nya. Sebab bingkai juga ada yang berkualitas. Semisal dari kayu yang khusus dan sangat langka, lalu di bentuk sesuai selera. Baik secara biasa maupun dengan ukiran khusus. Maka kayu yang sudah mahal itu bakalan menjadi karya seni yang mahal juga. Mengiringi lukisan yang sangat bagus. Sehingga akan sangat di sayangkan jika bingkai yang sangat mahal itu hanya untuk menghiasi suatu lukisan biasa yang tak punya arti seni sama sekali. Makanya kalau bingkai bagus juga lukisannya akan bagus. Itu membuat sinkronisasi dua benda yang sangat bersentuhan.
“Perempuan dalam api,“ jelas Kintoko melihat dengan jelas gambar tersebut suatu nyala api kemerahan. Dan wanita ada di dalamnya dalam kobaran kemerahan yang begitu samar di tampakkan menyelubungi nya.
__ADS_1
“Itu sih gambaran suatu dewi,“ ujar Jasmine sangat paham. Sebab orang akan sangat suka dengan sebuah legenda. Dimana legenda itu kemudian di visual kan dalam bentuk yang nampak. Dan lukisan tersebut adalah salah satu yang begitu menarik untuk di perhatikan. Sehingga ada kalanya suatu seni akan sangat bagus jika di hubungkan dengan suatu kisah tertentu atau sebuah kisah bakalan semakin meyakinkan jika di buat dalam bentuk lukisan. Sehingga sejak jaman dahulu, banyak kisah inspiratif yang di tuangkan dalam kanvas atau media keras lainnya sehingga akan menjadi tontonan yang indah dengan masa usia yang tak singkat pula.
“Dewi yang sangat sakti. Kelihatannya itu gambaran Dewi Sita yang tengah masuk ke api. Untuk menunjukkan kalau dia tak berkhianat. Demi menunjukkan kesetiannya hingga masuk ke dalam api tersebut supaya suami dan para kawula tak ragu lagi akan rasa setia yang sudah dia lakukan walau selama itu berada dalam cengkeraman musuh yang sudah barang tentu sangat berbahaya. Suatu kisah perjuangan dari seseorang yang tengah memperjuangkan cintanya namun tengah menghadai ujian berat. Makanya gambaran itu kemudian di lukis oleh suatu tokoh yang namanya nampaknya tengah menghilang. Di lalap api saja sehingga tak kelihatan lagi. Namun jika di teliti itu ada bagian yang tergres. Sehingga oleh suatu tokoh yang sudah terbiasa dengan urusan demikian, membuat gambaran itu seakan hidup serta berikutnya menjadi suatu lukisan yang indah pula. Seterusnya menjadikan hasan yang sangat tepat pada sisi dinding ruangan yang memperindah isi rumah tersebut. Akhirnya tentu tak akan membuat si pemilik rumah untuk bosan, serta bisa berlama - lama tinggal dalam tempat tersebut demi menatap ruangan yang penuh dengan karya seni.
__ADS_1