
Namun anehnya, ada panah yang menancap di tubuh perempuan menggantung itu. Kalau pun bunuh diri pasti nya bakalan kesulitan. Untuk menggantung. Juga untuk menaiki nya. Jika tak ada apa-apapun di situ. Yang berikut nya menjadi persoalan, bagaimana dia seperti itu. Ataukah mahluk sebelumnya telah masuk dan tak mereka lihat. Dan mengapa dia saling bersitegang dengan rekan sendiri di tepi sungai tadi. Ini yang terus berkecamuk menjadi bagian tersulit yang mesti mereka ketahui dengan adanya kejadian mengerikan begitu.
Sementara busurnya masih tergantung di dinding pada suatu tempat yang benar-benar merupakan lokasi di mana sebelumnya dia di ambil di tempat yang sama. Busur yang sangat indah, tapi kalau sudah demikian seakan menjadi sebuah alat mengerikan yang membuat nya tak baik untuk di lihat apalagi sampai di sentuh.
__ADS_1
Tinggal satu, Si Putri.
“Jangan-jangan dia...“ Tak dilanjutkan. Yang jelas wanita itu masih berkeliaran di luar sana. Itu yang membuat mesti waspada. Mungkin untuk selanjutnya tinggal giliran mereka yang bakal menemui nasib sial. Sebab kalau pun akan di buru, maka yang tersisa hanya mereka yang merupakan rekan nya. Ini benar-benar suatu petualangan yang mengerikan. Bukan lagi menjadi pertemuan yang mengasikkan. Tapi sebuah ajang perburuan mengerikan di mana ternyata masing masing mereka ini memegang senjata yang semestinya tidak boleh di pegang. Apalagi sampai di kenakan pada seseorang. Yang tak lain merupakan teman mereka sendiri juga. Ini yang berakhir dengan sebuah petualangan menyeramkan. Dimana pertemuan yang di harap menjadi sebuah kesukaan diantara teman yang cukup lama terpisah, namun pada kenyataan nya menjadi sebuah tempat pembantaian yang hampir keseluruhan nya sudah lenyap. Lalu bagaimana lagi tidak panik, jika kini hanya tinggal mereka yang barangkali saja bakalan menjadi sasaran target selanjut nya.
__ADS_1
“Ayo kita cari.“ Hanya itu yang kali ini mesti mereka lakukan untuk secepat nya mencari kejelasan. Bahkan untuk meringkus orang bersenjata juga sangat ngeri. Karena tak tahu caranya. Untuk memukul tentu akan melukai dan tak pernah dilakukan. Sehingga rekan sendiri akan kesakitan yang akhirnya bisa membahayakan nya.
“Dimana tadi?“ tanya Jasmine. Dia ingin mengetahui lokasi nya. Kalau dia lari tentu tak akan jauh. Sebab daerah itu belum tentu dia kenal. Atau malahan dia hanya melingkar saja. Mengingat kondisi lingkungan nya juga Cuma demikian. Tak akan bisa langsung menembus ke mana-mana. Hanya berkutat pada sekitar rumah di mana mereka tinggal sebelum nya. Namun yang jelas orang bersenjata itu masih ada di luar sana. Sewaktu waktu mengintai. Mengincar. Dan bisa saja langsung mendapatkan, kalau tidak segera di cari solusi untuk mengakhiri nya.
__ADS_1
“Disana, pada suatu rerimbunan. Langsung tak nampak.“
Kembali keduanya meninggalkan rumah tersebut. Menuju ke lokasi dimana tadi Putri berlari dan menyembunyikan diri.
__ADS_1