
“Aku jalan dulu lah,“ ujar Jasmine di tengah asik melihat-lihat kanan kiri pemandangan indah yang modern. Di sana penuh dengan benda-benda indah dan mahal. Serta menawarkan berbagai kelebihan yang di miliki benda-benda dagangan tersebut. Makanya membuat betah siapa saja yang ada dalam lantai itu.
“Kemana?“
“Ke belakang.“
“Belakang mall?“
__ADS_1
“Situ.“
Jasmine menunjuk ke arah yang di ingin nya. Dia juga khawatir kalau-kalau lama di tinggal, bakalan kelewat. Sebab orang tua. Sudah bisa keluyuran sendiri. Serta dengan keasikan nya bisa-bisa lupa jalan pulang. Makanya perlu ada beberapa kata supaya bisa ketemu dengan tak saling mencari nanti nya.
“Aku tunggu sini.“
“Oke.“
__ADS_1
Kintoko terus jalan-jalan.
Sementara jasmine mencari tempat yang ada gambar nya. Di situ kan banyak tempat demikian. Hampir di sudut-sudut tiap lantai ada yang seperti itu. Makanya mudah menemukan.
“Ya,ya, sepatu...“
Kintoko mendekat kerumunan itu. Mereka ini menjajakan sepatu di atas tempat meninggi seperti panggung. Dari situ seorang lelaki berpakaian necis menawarkan dagangan nya yang sesekali diselingi dengan pembagian hadiah.
__ADS_1