
“Gimana ada?“ ujar Jasmine yang ikut duduk di samping mereka. Rupanya dari dalam rumah juga tak nyaman jika semua rekan berada di luar sementara dia masih di dalam begitu. Dia kembali mendekat. Meskipun ada resiko yang sama seperti tadi, dengan banyaknya nyamuk yang kembali mendekat.
“La itu.“ Tunjuk Kintoko.
__ADS_1
Nampak ada sesuatu yang aneh. Bentuknya demikian cemerlang. Nampak satu cahaya kecil. Lama-lama membesar. Yang terus nampak berwarna kemerahan dalam tatapan mata mereka. Dan terus semakin terang. Bagaikan amarah saja.
“Wah gawat.“ Semua kini panik. Namun terus melihat cahaya misterius itu. Hingga pada kesudahan nya. “Dia menuju kemari.“
__ADS_1
“Ke atas rumah ini.“ Cahaya itu begitu jelas meluncur dari atas sana. Mengarah pada atap rumah yang cukup luas itu. Bagaikan tak terhalang saja. Dan atap itu saja yang kini membentengi isi yang ada di dalamnya. Selebihnya sudah tak ada.
“Benar - benar mengerikan.“ Hanya itu yang bisa diucapkan. Karena memang tak banyak yang dapat di lakukan oleh hal-hal mengerikan yang seperti itu. Apa dan bagaimana juga tak paham. Apakah mesti memakai alat untuk menghadang benda pijar yang meluncur tersebut. Atau cukup dengan rapalan mantra-mantra gaib. Semua tak bisa di pahami hanya pada satu saat yang datang demikian tiba-tiba. Yang jelas untuk saat itu tak ada yang bisa dilakukan selain hanya ternganga. Sampai ada yang kemudian berkata,
__ADS_1
“Ayo kita masuk.“
Semua panik. Dan tak ada yang bisa dilakukan selain kembali ke dalam rumah. Setidaknya ada tempat berlindung kalau di dalam suatu sekat yang menghalangi antara mahluk pijar tadi dengan mereka yang lemah. Hanya itu. Yah ini yang terpikirkan. Selebihnya untuk mencari tameng atau benda-benda penghalau belum terpikirkan. Mungkin nanti jika mereka berkumpul untuk bisa berembug tentang apa dan bagaimana ara menanggulangi gempuran mahluk mengerikan tadi. Dan bisa sudah di temukan semestinya akan langsung di buat. Supaya bisa langsung di pergunakan karena sedikit sudah terlambat bisa menyadari mahluk itu sudah datang dan kini langsung menghilang entah kemana. Apakah masih di luar genteng rumah itu, atau sudah menyebar ke dalam ruangan untuk menelusup pada salah satu diantara mereka. Ini yang patut di waspadai.
__ADS_1