Duda Miskin

Duda Miskin
Episode 105


__ADS_3

“Sudah ya, kembali,“ ujar Kintoko yang merasa seram kalau mesti berhadapan dengan orang-orang menyeramkan begini. Ini adalah daerah musuh sarang berbahaya buat mereka kalau terus berlama-lama dan tak segara melarikan diri.


“Apa sih,“ ujar Jasmine. Sedikit bingung juga kalau sudah demikian. Kalau semua tak beres apa yang akan diharapkan lagi. Dengan adanya rekan yang bersamanya, tentu akan bisa saling bantu. Dan jika dia yang di sana sudah tak tahu langkah apa, maka akan bingung juga. Serta urusan tak beres. Lalu buat apa capek-capek ke situ dengan melewati segala rintangan yang mengerikan sehingga mesti menghadapi bahaya juga, kalau tanpa hasil. Makanya sekarang juga segalanya mesti tuntas. Segalanya harus di kuak. Tak ada lagi rahasia. Mendingan makan yang banyak daripada diet kalau mesti menderita. Mendingan langsung di ungkap sekarang dari pada kasus yang unik ini malahan membuat banyak orang berada dalam kebimbangan dan tak tahu apa yang seharusnya di lakukan. Itulah gunanya mereka kini. Mesti berguna.

__ADS_1


“Lalu bagaimana ini?“ ujar Kintoko lagi. Dia masih tak jelas dengan apa yang di inginkan gadis itu. Kan semua sudah di ketahui serta segalanya sudah gamblang. Sehingga apa yang tak kelihatan juga bukan urusannya. Lagipula ini tak ada hubungan dengan dia. Dia hanya sekedar membantu. Apa salahnya membantu, kalau masih bisa dilakukan. Untuk selanjutnya biar jadi urusan dia yang ingin mengetahui segala sesuatu yang jadi rahasia orang. Yang ada dalam rumah ini biarlah berjalan apa adanya. Kan semuanya juga nampak biasa saja. Tanpa ada yang di curigai dan mencurigai. Hanya orang-orang dengan kebiasaan aneh yang bergelimpangan di dalam sana karena tengah melakukan kebiasaan seperti keseharian nya yang memang demikian. Itu sudah di ketahui banyak orang. Tetangga, lingkungan serta orang-orang dekat pasti mengerti dan paham kalau di situ segalanya berjalan demikian adanya.


“Belum juga nemu yang dicari sudah ingin kembali saja lu. Bagaimana kalau segala nya tak beres, namun sudah kembali dengan tangan hampa,“ ujar jasmine yang ingin segala urusan tuntas. Rasa penasaran nya menjadi tak ada lagi, serta dia bisa menguak apa yang menjadi rahasia dalam rumah yang mengerikan itu. Tentu membuat dia senang, walau bagi banyak orang enggan melakukannya karena hal demikian sangat berbahaya. Tapi segelintir orang pemberani bakalan berlaku sebaliknya. Apa yang membuat penasaran itu yang akan dia ambil langkah sehingga tak lagi membuat pikirannya dalam kebimbangan dan ingin selalu ke situ lagi.

__ADS_1


Kintoko benar-benar membalik dan hendak menuju ke pintu depan. Dia merasa segalanya sudah di lihat. Jadi untuk langkah selanjutnya jelas tak bakalan mengerti.


Tinggal melewati beberapa ruang sudah bisa menjangkau pintu utama. Sebab semua sudah tak di teliti lagi. Pastinya akan lebih epat. Dibandingkan dengan tadi. Apalagi kalau lari, bakalan tak membutuhkan waktu lama. Akibat jalan antar pintu juga lurus. Dan kesemuanya itu menjadi lama akibat meneliti tiap sudut dinding yang ada sesuatunya. Misalkan lukisan merah, lukisan yang aneh, atau patung mengerikan. Ini bakalan membahayakan jika tak segera melakukan atau mengulangi seperti saat dia masuk tadi.

__ADS_1


Akhirnya si Jasmine turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam lewat pintu yang biasa buat lewat semua orang.


__ADS_2