Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Kecantikan merupakan bonus


__ADS_3

Walau pun hari libur di sore hari seperti ini jalanan kota metropolitan ini tetap saja macet mau nggak mau mobil yang di kendarai Ari pun ikut kena macet.


Tapi nggak papa toh waktu magrib masih cukup lama. lagi pula Ari merasa sangat nyaman dengan kehadiran Elna di samping nya


" Macet ya nak " ucap bu Hanna


" Iya bu kayak nya " jawab Elna


" Kan dah biasa bu macet sore-sore gini" ucap Ari


"Ke buruh nggak ya kita magrib di sana " ucap bu Hanna lagi.


" Semoga saja keburu ya bu" jawab Ari.


Mereka akan pergi kesebuah panti asuhan yang berada di pinggiran kota.


Ari merupakan donatur tetap di panti itu. Hampir setiap libur Ari menyempatkan waktu untuk berkunjung kesana.


Ari sungguh pemuda yang sempurna selain tampan Ari mapan dan baik hati. untuk menunjuk kan rasa syukur nya atas apa yang dia capai saat ini Ari tidak pernah sungkan untuk berbagi.


Setelah melalui perjalanan cukup lama Karena sempat terjebak macet panjang tadi akhir nya mereka sampai ke tempat tujuan.


Ari memarkir mobil nya dan keluar dari mobil saat Ari turun beberapa anak berlarian menghampiri Ari


"Om ali kata seorang anak perempuan umur kira 2.5 tahun. dengan cedal nya menyapa Ari


Ari lansung menghampiri nya


" Halo sayang kamu Sehat tanya Ari sambil mengangkat tubuh munggil itu ke dalam gendongan nya.


" Cehat om " jawab gadis kecil itu


" Oh ya om kakak tantik ini tiapa?tanya nya.


" Ini kak Elna coba salim dan kenalan dulu sama kak Elna " titah Ari


" Halo kakak tantik aku Aila" Kata nya sambil tersenyum


" Oooh, nama nya Aira ya jawab Elna sambil nyubit gemas pipi cabi Aira pun tersenyum


" kakak tantik" kata Aira


" Aira juga cantik kok" jawab Elna lagi.


Ibu panti menghampiri mereka


Assalaammu'alaikum.... bu Hanna, nak Ari ucap bu panti dan mata nya menatap sosok yang baru bagi nya.


" Ini siapa calon nya nak Ari ya ? tanya ibu panti


belum sempat Elna dan bu Hanna menjawab Ari sudah lebih dulu menjawab


" Do'ain aja bu" jawab Ari.


"Aamiiiin ,ucap bu panti semoga saja nak lanjut nya

__ADS_1


" Sangat serasi cantik dan ganteng ucap bu panti lagi


Mereka semua hanya tersenyum.


" Ayo silakan masuk bu, nak ari, nak Elna ajak bu panti.


Mereka pun mengikuti bu panti mereka masuk dan duduk. Karena waktu magrib masih kurang lebih 30 menit lagi.


Ari memilih untuk menemui anak - anak panti yang sedang menunggu waktu magrib tiba. Mereka mengisi waktu dengan belajar do'a sehari hari.


Ari mintak izin pada pengasuh panti untuk mengajar mereka


" Assalammu'alaikum...Adek - adek " ucap Ari


" Wa'alaikumsalam kak... jawab mereka kompak. kita belajar do'a do'a ya ucap Ari


"Baik Kak" jawab mereka bersamaan.


Ari pun mengajar kan beberapa do'a sehari hari seperti do'a sebelum dan sesudah makan.


Do'a sebelum tidur dan bangun tidur mereka pun sanagt antusias untuk belajar.


lagi asyik belajar seorang pengasuh datang memberi tahu kan kalau bentar lagi masuk waktu magrib.


Akhir nya Ari pun menyudahi pertemuan singkat itu dengan mengucapkan salam. Semua anak - anak berlari mengambil air wudhu dan kemudian berkumpul di musholah panti untk melaksanakan sholat magrib.


Setelah sholat magrib mereka makan malam bersama di depan panti yang sudah di siap kan Oleh pengurus panti.


Dengan makanan yang di pesan Ari secara online tadi siang.


"Anak-Anak sebelum makan kita berdo'a dulu ya


" Rian kamu pimpin do'a ya "pinta bu panti kepada salah satu Anak panti.


" Baik bu"jawab Rian


" Bismillahirrohmanirrohim..., Allahumma bariklana fimarozaktanah wakina azabannar, Aamiiiin


Ayo kita makan ya kata bu panti, mereka makan dengan hikmat.


Makan seperti ini membuat kebahagian tersendiri bagi Ari. Dia sangat bahagia bisa berbagi dengan anak - anak seperti saat ini.


Elna sibuk membantu melayani anak - anak mulai dari mengambil kan nasi, lauk pauk dan air minum. bahkan Elna menyuapi Aira anak panti yang paling kecil.


Ari memperhatikan itu, Elna memang perempuan idaman cantik, baik , taat agama. Elna adalah cewek yang Ari cari selama ini.


Ari tidak mencari cewek cantik tapi dia mencari cewek baik, punya sifat lemah lembut dan yang paling penting taat agama.


Kalau masalah cantik itu urusan kesekian nya. Seandai nya itu ada itu merupakan Bonus menurut Ari.


Elna memiliki semua itu. bahkan kecantikan Elna pun di atas rata-rata. hanya saja Ari belum berani untuk menggungkapkan perasaan nya.


Selain Elna masih kelas 2 SMK Ari takut Elna tidak menerima nya. Karena umur mereka terpaut cukup jauh yaitu 11 tahun.


Selesai makan mereka kembali ke dalam panti. Mereka menyantap pudding yang tadi di bawah bu Hanna.

__ADS_1


"Anak - anak suka nggak puding nya ?" tanya bu Hanna


"Enak bu saya suka "jawab mereka kompak.


"Oke kalau suka nanti ibu akan buat kan lagi ya" kata bu Hanna.


" Makasih ya buuu" ucap mereka


"Sama2 " jawab bu Hanna.


Elna tidak banyak bicara hanya tersenyum dan tersenyum. Elna memang sedikit pendiam.


" Kakak tanti atu mau dong di tuapin kakak tantik " ucap Aira dengan ciri khas anak - anak nya yang cedal


" Mau di suapin kakak, ayo sini kakak suapin " Uncap Elna


"kakak tantik ikut matan dong " ucap Aira lg


" Oke kakak ikut makan juga " ucap Elna


Elna menyendok puding dan memakanan nya. "eemmm enak banget " ucap Elna


" Enak Tan tak" ucap Aira


" Iya Sayang" yuk makan lagi ya ucap elna


Aira makan puding itu dengan lahap di suap Elna.


Ari menyaksikan itu tambah menggagumi Elna menurut Ari kedekatan Elna dengan anak- anak menambah point tersendiri .


Ari tersenyum melihat Elna. bu Hanna yang memperhatikan putra nya dari tadi ikut tersenyum beliau tau kalau anak bontot nya itu sedang jatuh cinta.


Selesai makan malam bu Hanna, Ari dan Elna pamit pulang.


Dalam perjalanan bu Hanna memperhatikan Ari sangat nyaman ada Elna di samping nya terlihat dari raut wajah nya cerah dan tenang


Ibu do'a kan ka"mu bisa mendapatkan apa yang kamu inginkan nak ucap bu hanna dalam hati."


Sampai di rumah Elna pamit naik ke atas untuk kekamar nya. sebelum naik Elna pamit pada bu Hanna dan Ari tentu nya.


"Bu Elna lansung ke kamar ya " pamit Elna


"Iya nak "jawab bu Hanna


"Kak makasih ya dah ngajak Elna pergi ke panti hari ini, Elna senang bangat " kata Elna sambil tersenyum


"Sama2, Kalau kamu mau mulai sekarang kakak bisa bawak kamu setiap bulan ke sana" jawab Ari


" Makasih kak Elna senang banget jika bisa setiap bulan kesana " ucap Elna lagi


Ari tersenyum melihat Elna


"Elna naik ya kak "pamit Elna


"Iya "jawab Ari sambil tersenyum.

__ADS_1


Elna pun naik kekamar nya.


__ADS_2