Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Ulang tahun Dinda


__ADS_3

Elna, Lia dan Dinda berjalan menuju tempat kost nya Elna.


Mereka sengaja jalan kaki karena kostan Elna tidak jauh dari sekolahan mereka.


Mereka berjalan Dengan penuh canda tawa.


" Na anak ibu kost kamu itu ganteng juga, siapa nama nya? tanya Lia.


" Kak Ari " jawab Elna


"Lumayan cuci mata setiap pagi liat yang ganteng gitu ya nggak Din " kata Lia mengoda Elna.


"Elna kali bukan aku"jawab dinda


"Kak Ari kerja jarang pulang kerumah" jawab Elna.


"Oooh" jawab Lia dan Dinda bersamaan


Akhirnya mereka pun sampai di kostan Elna.


Mereka lansung masuk kerumah setelah di persilakan masuk oleh tuan rumah.


"Na kita makan apa ni aku lapar " kata Dinda


"Tunggu ya aku beli nasi dulu untuk kita" kata Elna.


"Emang kmu nggak ketring lagi sama bu Hanna" tanya Lia


"Masih tapi itu kan hanya untuk satu orang mana mungkin kita makan bertiga " jawab Elna

__ADS_1


"Oke deh jangan lama-lama ya lapar ni" kata Dinda


"Nggak lama kok bentar aja" ucap Elna


Elna pun bergegas pergi tidak jauh dari kost nya ada rumah makan yang masakan nya lumayan enak dan harga nya pun bersahabat untuk kantong anak kost seperti Elna.


"Bu nasi rendang tiga ya " kata Elna


"Iya tunggu bentar ya nak silakan duduk dulu " kata ibu pemilik rumah makan itu. Elna mengganguk sambil tersenyum.


Setelah beberapa menit pesanan Elna pun siap. "Ini nak pesanan nya "


"Iya makasih ya bu kata elna sembari membayar pesanan nya.


"Assalammu'alaikum..., ucap Elna sambil melangkah masuk kerumah.


Dinda dan Lia sudah menyiapkan piring dan air mineral untk mereka.


"Ini nasi nya ayo kita makan sekarang ajak Elna. Mereka pun makan dengan penuh khidmat.


"Na gimana ngajar private nya kamu kalau kamu magang nanti "tanya Lia.


Karena Lia tau nasi yg mereka makan saat ini adalah hasil dari Elna ngajar private.


"Stop dulu sampai magang selesai " jawab Elna.


Setelah makan mereka lansung mengerjakan tugas mereka tanpa istirahat dulu.


Mereka takut kalau istirahat dulu ke buru ngantuk bawakan kenyang. jam menunjukkan pukul 16.00 Wib. tidak terasa hampir 2 jam mereka berkutat dengan buku mengerjakan tugas pembukuan yang di mulai dari nota hingga kelaporan laba rugi nya.

__ADS_1


Bagi sebagian siswa mengerjakan tugas seperti itu sangat membosan kan tapi tidak untuk Lia, Elna, dan Dinda.


Mereka bertiga merupakan segelintir orang yang suka banget dan merasa tertantang untuk menyelesaikan nya.


"Oke selesai kata mereka barengan" Na kami pulang dulu ya dah sore kata Dinda


" Iya hati2 ya kalau jatuh bangun sendiri " canda Elna.


"Oh ya Na besok kan ultah ku rencana nya kalau jadi kakak ku mau ngajak kita nonton dan makan-makan.


Kamu ikut ya besok kami jemput" kata Dinda


" Nggak janji ya Din loh kan tau sendiri akhir pekan ku itu ku manfaatkan untuk istirahat, nyuci dan nyetrika "kata Elna.


"Masa kamu nggak ikut sih, ikut ya please "kata Dinda sambil menangkup kan kedua tangan nya.


" Iya deh iya aku ikut" jawab Elna


"Gitu dong ,oke besok kami jemput ya "kata Dinda lagi.


Elna masuk kembali ke dalam kostan nya setelah kedua teman nya pergi. Elna buru-buru kekamar mandi berwudhu untuk melaksanakan sholat ashar.


Karena tadi Elna belum sempat sholat ashar saking asyik nya dengan tugas mereka.


Selesai sholat Elna ke halaman rumah untuk menyirami tanaman.


Elna asyik dengan bunga-bunga segar sekali sekali Elna tersenyum melihat bunga-bunga itu. tanpa Elna sadari ada sepasang mata yang memperhatikan nya.


"Sungguh Sempurna ciptaan mu ya robb" batin nya.

__ADS_1


__ADS_2