Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Liburan part 1


__ADS_3

"Oh! memang nya Umi nya Rian sakit apa mas? tanya Elna.


"Umi punya penyakit Asam lambung akut dek" jawab Fahrizi.


"Kasihan Rian ya mas. Dia tidak punya saudara, Abi nya sudah tiada, Dia harus kerja dan menjaga Umi sendirian. Coba Rian udah nikah setidaknya dia punya tempat berbagi " ujar Elna.


"Iya sayang. Mas juga kasihan. Untung aja Rian punya banyak uang. Jadi dia nggak begitu pusing saat Umi sakit " ujar Fahrizi.


"Iya. ya mas ! ujar Elna.


"Ya sudah sekarang adek minum obat dulu ya. Setelah itu kita istirahat. Mas ambil obat nya dulu" ujar Fahrizi.


"Fahrizi mengambilkan obat Elna di atas nakas berserta air putih yang sudah di siapkan oleh bi Wati.


"Ini sayang obat nya" ujar Fahrizi


"Makasih mas" ujar Elna.


"Iya sayang " jawab Fahrizi


Setelah Elna minum obat. Mereka pun tidur. Fahrizi membaringkan Elna di lengan nya. Sebenar nya Fahrizi sangat merindukan isteri nya. Tapi Fahrizi terpaksa menahan hasrat nya.


Karena dia tidak mau minta Elna melayani nya dalam keadaan belum pulih sepenuh nya. Bisa memeluk Elna saja sudah menjadi suatu kebahagiaan tersendiri untuk Fahrizi.


Sementara mama dan Dinda malam ini pulang ke rumah mama Maryam sendiri. Karena sudah lama rumah itu tidak di tempati di malam hari. Biasa nya mama dan Dinda hanya pulang ke rumah di siang hari saja selama Elna di rumah sakit.


Sedang kan malam hari nya mereka ke rumah sakit dan menginap di sana.


Sesampai nya di rumah mama Maryam mengajak Dinda ngobrol sebelum tidur.


"Dek. mama ada ide! bagai mana kalau kita mengadakan baby sower untuk Kak Elna " ujar mama Maryam.


"Ide bagus tu ma. Tapi kapan waktu nya Ma? tanya Dinda balik.


"Kalau minggu ini gimana? tanya mama


"Boleh ma. Biar jadi surprise gimana kalau kak Elna sama kak Fahri kita suruh liburan dulu untuk dua hari ini dan pulang nya pas hari minggu itu " ujar Dinda.


"Mama setuju. Besok biar mama bilang sama mereka supaya liburan. Lagi pula supaya kak Elna mu refresing sekali-sekali " ujar mama.


"Oke ma. Kalau gitu Dinda ke kamar dulu ya. Dinda udah kangen sama kasur Dinda " ujar Dinda.


"Iya. Mama juga mau istirahat " jawab mama.


Mama dan Dinda pun masuk ke kamar mereka masing - masing. Tidak perlu waktu lama mereka pun terlelap.


Allahuakbar.....Allahuakbar..... Allahuakbar adzan subuh berkumandang.


Elna terbangun dan bergegas ke kamar mandi. Setelah selesai mandi Elna membangunkan suami nya. untuk sholat subuh berjama'ah.


Fahrizi pun bangun dan langsung ke kamar mandi untuk mandi dan berwudhu.


Mereka sholat berjama'ah di kamar. Selesai sholat Elna turun ke dapur. Di dapur bi Wati sudah sibuk dengan aktivitas nya.

__ADS_1


"Bi masak apa? tanya Elna


"Bibi mau masak bubur ayam bu" jawab bibi


"Oke bibi masak bubur aja. Untuk kuah nya biar Elna yang masak ya bi ! ujar Elna.


"Baik bu. Ibu ingin saya siap kan bahan-bahan nya? tanya bi Wati.


"Iya. Kita punya iga nggak bi? ada bu " jawab bi Wati.


"Siap kan iga nya bi saya mau sop iga aja" ujar Elna.


"Baik bu akan bibi siap kan " jawab bi Wati.


Bi Wati menyiapkan semua keperluan untuk membuat sop iga. dan membawa nya ke dapur.


Elna meracik bumbu nya sementara Bi Wati bertugas menghaluskan bumbu-bumbu tersebut.


Selesai masak Elna kembali ke atas untuk menyiapkan baju kerja Fahrizi. Sekaligus membangunkan suami nya. Karena habis sholat subuh tadi Fahrizi kembali tidur.


"Mas... bangun udah pagi. Mas mau kerja kan " ujar Elna.


"Iya sayang bentar lagi " jawab Fahrizi.


"Siang dong mas kalau bentar lagi terus. " ujar Elna.


"Iya sayang... mas bangun " ujar Fahrizi.


Fahrizi pun bangun. lalu ke kamar mandi untuk cuci muka.


"Iya sayang... " jawab Fahrizi.


Elna pun kembali ke bawah untuk menyiapkan sarapan. Tiba-tiba bel pintu berbunyi. bi Wati pun membukakan pintu.


"Assalammu'alaikum... Bi! ujar mama


"Wa'alaikumsalam... Bu" jawab bi Wati.


"Bapak sama ibu mana bi? tanya mama Maryam.


"Ada bu, Bapak masih di atas. Ibu muda di dapur " jawab bi Wati.


"Ooh! ujar mama.


Mama Maryam pun menuju dapur untuk menemui anak mantu nya.


"Pagi kak.. ! ujar mama


"Eh mama... Pagi juga ma" jawab Elna sambil berjalan menuju mertuanya lalu mencium punggung tangan mama mertua nya.


"Kok udah di dapur sih kak" ujar mama


" Nggak apa-apa ma. Elna udah sehat kok" ujar Elna.

__ADS_1


"Iya sayang tapi ingat. jangan capek - capek " ujar mama.


"Siap ma " jawab Elna.


"Suami mu mana kak? tanya mama.


"Mas. Masih di atas Ma. lagi siap - siap untuk ke kantor " ujar Elna.


"Memang nya hari ini udah mau masuk kantor? tanya mama.


"Iya Ma. Mas udah lama nggak masuk kerja" jawab Elna.


"Pagi Ma ! " Sapa Fahrizi.


"Pagi kak! jawab mama.


"Mau kerja? tanya mama


"Iya Ma. " jawab Fahrizi.


"Kak.. Mama ingin kalian liburan. Kasihan Kak Elna dirumah terus. Ajak kak Elna refresing biar nggak stres dan jenuh. " ujar mama.


"Tapi Fahri dah lama nggak masuk kantor Ma. ujar Fahrizi


"Liburan sampai hari ahad saja. Senin nya kakak baru masuk kerja. Liburan nya nggak perlu jauh - jauh yang penting suasana nya Enak. Mama udah belikan kalian tiket pesawat untuk ke bangka belitung.


Mama juga sudah boking kan hotel untuk kalian selama di sana. Kalian tinggal berangkat aja" ujar mama.


"Kok mama nggak bilang - bilang sih" ujar Elna.


"Kalau mama bilang dulu. Kalian pasti nolak " jawab mama.


"Ya udah deh kalau begitu terserah mama aja " ujar Fahrizi.


"Oke. pesawat nya berangkat pukul 11.00 wib nanti. Sekarang kalian sarapan. terus paking. Masalah rumah biar mama yang urus. Kalau kerjaan kakak mama udah nelepon Robby.


"Makasih ya Ma. Mama memang mama terbaik " ujar Fahrizi sambil memeluk mama nya.


"Sama-sama nak. Kebahagiaan anak-anak mama adalah segala nya bagi mama " ujar mama Maryam tersenyum.


Setelah sarapan Fahrizi dan Elna paking. Mama mengirim chat ke Dinda


Dreeet hp Dinda bergetar


"Dek. berhasil rencana mama "


Dreet hp mama bergetar


"Bagus ma. Kalau begitu Dinda akan mulai mencari persiapan buat baby sower nya nanti sore.


Dreeet hp Dinda bergetar lagi


"Oke" jawab mama

__ADS_1


pukul 10.30 wib


Elna dan Fahrizi berangkat ke bandara. Dengan di antar oleh Robby asisten pribadi nya Fahrizi .


__ADS_2