
Meeting hari ini selesai. Semua berjalan dengan lancar. Pekerjaan Fahrizi yang di perkirakan akan makan waktu 1 minggu selesai 2 hari sebelum nya.
Fahrizi berniat kembali ke hotel tempat dia menginap. Namun langkah nya terhenti karena dia di panggil seseorang
" Ma'af pak Fahrizi mengganggu waktu nya" ujar Pak Darma
" Nggak apa-apa Pak. Ada apa ya pak? tanya Fahrizi
" Kalau bapak tidak keberatan. Saya berniat mengundang bapak untuk makan malam di rumah saya" jawab Pak Darma.
Fahrizi terdiam sejenak dia berpikir. Sebenar nya Fahrizi ingin pulang sore ini kekota A Namun mengingat Pak Darma merupakan salah relasi yang cukup berpengaruh akhir nya dia menerima tawaran pak Darma.
"Baik Pak! Saya akan datang " ujar Fahrizi.
"Kalau begitu jam 7 malam di kediaman saya. Nanti saya akan share lokasi nya ke Bapak " ujar Pak Darma.
Fahrizi kembali ke hotel. Dia beristirahat. lalu dia menelpon asisten pribadi nya untuk membeli kan beberapa oleh-oleh untuk Fahrizi bawa pulang besok.
Pukul 18.45 wib Fahrizi berangkat dari hotel menuju kediaman Pak Darma.
Tempat nya tidak terlalu jauh dari hotel tersebut.
Sesampai nya Fahrizi di kediaman Pak Darma Fahrizi di sambut hangat oleh tuan rumah.
Fahrizi di kenalkan dengan putri Pak Darma bernama Selly.
Selly cantik, energik dan licik. Makan malam telah selesai Fahrizi ingin pamit untuk kembali ke hotel.
Tapi Selly menghentikan nya dengan menawarkan Fahrizi jalan-jalan.
Malam memang belum larut dan Fahrizi pun nggak ada kerjaan di hotel nya.
__ADS_1
Semua pekerjaan telah selesai tadi siang. Fahrizi menerima tawaran Selly.
Mereka pun pergi ke klub malam. Disana Fahrizi minum alkohol terlalu banyak sehingga untuk berdiri saja dia tidak mampu.
Selly pun membawa Fahrizi ke sebuah hotel yang sudah dia siap kan. Sesampai nya di hotel Selly kembali memberikan minuman beralkohol kepada Fahrizi.
Selain mengandung alkohol minuman itu Selly campur dengan obat perangsang.
Fahrizi yang mabuk berat dengan keinginan yang memuncak Fahrizi melihat Selly seperti isteri nya Elna.
Fahrizi pun melampias kan hawa nafsu nya dengan penuh cinta. Fahrizi melakukan nya beberapa kali sampai dia kelelahan dan tertidur.
Selly sangat menikmati nya memang ini yang dia inginkan.
Selain gagah perkasa di tempat tidur Fahrizi juga sangat tampan.
Tidak heran jika banyak kaum hawa yang mendambahkan nya.
Bagi Selly saat ini kalau pepatah mengatakan Menyelam sambil minum air atau sekali dayung beberapa pulau terlampaui.
Ke esokan hari nya. Fahrizi bangun kepala nya masih terasa pusing karena terlalu banyak minum tadi malam.
Fahrizi melihat diri nya dia kaget dan mencoba mengingat apa yang terjadi sebenar nya.
Sementara Selly pura-pura nangis bersandar di kepala tempat tidur dengan menutupi tubuh nya mengunakan badcover.
Fahrizi menoleh pada Selly. Lalu berkata
" Ma'af kan aku. Sungguh aku tidak menyadari semua kejadian ini. " ujar Fahrizi.
" Kamu telah merengut kesucian ku yang ku pertahankan selama ini. " ujar Selly.
__ADS_1
Fahrizi memperhatikan tempat tidur. Memang banyak bercak darah.
Fahrizi pikir dia memang telah merengut kesucian gadis itu.
Namun yang sebenarnya terjadi tidak. Karena bercak merah itu bukan lah darah melain kan obat merah yang sengaja di cecer kan Selly di atas kasur.
Fahrizi binggung dia tidak tahu harus berbuat apa.
Jika dia bertanggung jawab dengan menikahi Selly. Itu akan menyakiti Elna
Fahrizi tidak mau menyakiti isteri kecil nya. Fahrizi sangat mencintai Elna.
Sejak Fahrizi menikah dengan Elna Fahrizi sudah meninggal kan hobby nya gonta ganti perempuan.
Namun kini dia telah menghianati Elna. Fahrizi sadar akan hal itu.
Fahrizi menjerit sekuat tenaga " Aaaaaaaaah. "
Selly kaget namun dia tetap pura -pura menangis.
" Diam lah aku akan menemui orang tua mu " ujar Fahrizi.
" Elna ma'af kan mas sayang. Sungguh ini terjadi tanpa kesadaran mas. mas sangat bersalah pada mu dan anak kita" batin Fahrizi.
Seandai nya saja ada mesin waktu seperti punya kucing warna biru itu. Fahrizi pasti telah memutar balik waktu.
Dia tidak akan pergi ke klub dan minum minuman beralkohol.
Kini nasi sudah menjadi bubur semua sudah terjadi dan yang tersisa hanya lah penyesalan.
Like dong please
__ADS_1