Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Kekesalan Selly


__ADS_3

"Kamu tidak apa-apa nak? tanya mama Maryam.


"Tidak apa-apa bu, Saya tidak sengaja menjatuhkan gelas itu! jawab nya.


"Oh ya kamu siapa? Rasa nya baru kali ini ibu melihat mu? tanya mama Maryam.


"Saya anak nya Pak Darma bu. Rekan kerja nya Pak Fahrizi juga. Papa saya tidak bisa datang beliau menyuruh saya untuk mengantikan beliau hadir di acara ini. " jawab Selly.


"Saya ini mantu anda bu. Hanya saja putra anda yang pengecut itu tidak berani mengakui nya " batin Selly.


Fahrizi belum mengetahui kedatangan Selly. Robby yang mengetahui nya lebih dulu. buru-buru memberi tahu Fahrizi.


"Ma'af Pak ada yang ingin saya sampaikan " ujar Robby.


"Ada apa by? tanya Fahrizi.


"Sebaik nya kita tidak bicara di sini Pak! ujar Robby.


"Baik kita ke taman saja! ajak Fahrizi pada Asisten pribadi nya itu.


Mereka pun menuju taman.


"Ada apa by? tanya Fahrizi.


"Begini Pak. Ada Ibu Selly di sini sekarang dia sedang bersama mama nya Bapak " ujar Robby.


"Aapaaaaa? Selly ada di sini. dari mana dia tahu alamat ini by? tanya Fahrizi.


"Saya juga tidak tahu Pak " jawab Robby.


"Kamu urus dia jangan sampai dia cerita sama mama tentang semua nya. Kamu bawak dia ke hotel dan bilang setelah semua nya selesai saya akan menemui nya " ujar Fahrizi.


"Baik Pak. tapi bagai mana jika bu selly tidak mau nurut? tanya Robby.


"Kalau dia nggak mau nurut bilang aku tidak akan pernah menemui nya lagi.


Dan aku tidak akan segan - segan untuk mencerai kan nya" Ancam Fahrizi.


"Baik. Saya permisi dulu Pak! ujar Robby.


Robby menemui Selly yang masih berbincang dengan mama Maryam.


"Hai Sel...! Terima kasih ya udah datang. bagaimana kalau kita ngobrol di sana aja " ujar Robby.


"Nak Robby kenal nak Selly ya? tanya mama Maryam.


"Iya bu. Kami pernah bertemu waktu saya dan Pak Fahrizi bertugas di kota B" jawab Robby.


"Kalian kelihatan cocok loh! "ujar mama Maryam.


Robby hanya tersenyum.


"Saya tidak akan pernah mau sama perempuan ular seperti dia bu. Walau pun saya harus membujang seumur hidup " batin Robby.

__ADS_1


"Saya sudah punya suami bu" jawab Selly


Dengan cepat Robby langsung menjawab


"Iya bu. Selly sudah punya suami. Nama suami nya Fabian. Mereka saling mencintai bahkan sebelum menikah saja Selly sudah tinggal satu rumah sama Fabian " ujar Robby yang membuat selly kesal.


Selly berniat mengatakan kalau dia isteri sirih Fahrizi. Tapi Robby yang sudah membaca jalan pikiran Selly dan buru-buru bilang seperti itu.


Selly yang merasa kesal dan malu akhir nya pamit pada mama Maryam.


"Saya permisi dulu Bu! ujar Selly.


"Iya nak Selly. Terima kasih atas waktunya " ujar mama Maryam.


Selly hanya tersenyum dan berlalu pergi. Robby menyusul Selly. Robby menarik tangan Selly dan membawa nya masuk ke dalam mobil.


" Sebaik nya anda tidak mencari masalah sama saya" ujar Robby.


"Saya tidak pernah mencari masalah dengan anda. Saya hanya mau menemui suami saya" ujar Selly.


"Kalau anda berani menemui Pak Fahrizi itu arti nya anda mencari masalah sama saya" jawab Robby.


"Anda harus dengar kan saya ini perintah dari pak Fahrizi. Anda di suruh menunggu beliau di hotel. jika semua nya beres beliau akan menemui anda" ujar Robby.


"Bagaimana jika saya tidak mau " ujar Selly.


"Jika anda tidak mau. Beliau tidak akan mau menemui anda lagi. dan beliau berkata akan menceraikan anda. satu hal lagi yang harus anda tahu saya sudah pegang kartu anda" ujar Robby.


"Mungkin anda memang tidak takut sama saya. tapi saya yakin anda takut sama video ini" ujar Robby sambil mengangkat ponsel nya dengan tangan kiri.


Robby mengusap layar ponsel nya. Sebuah video terputar secara otomatis. Betapa kaget nya Selly melihat Video itu.


Robby mematikan ponsel nya. lalu berkata


" Saya punya lebih dari satu. yang siap kapan saja saya kasih lihat ke pak Fahrizi.


Saya yakin jika satu saja video ini di lihat beliau akan tamat sandiwara anda" ujar Robby.


"Apa yang kamu inginkan dari saya? tanya Selly.


"Saya menginginkan kepuasan! ujar Robby


Selly terdiam sejenak. Dia berpikir akan memberikan kan kepuasan ke pada Robby dan dia akan memanfaatkan momen itu.


Selly berniat membuat jebakan untuk Robby.


Dengan cepat Selly menjawab


"Baik. Saya akan berikan kepuasan untuk anda. Dan saya yakin anda tidak akan bisa melupakan kenangan bersama saya " ujar Selly dengan penuh percaya diri.


Robby melaju kan mobil nya menuju sebuah hotel bintang 5 di kota A. Sampai nya di hotel Robby memesan satu kamar untuk di tempati Selly.


Mereka langsung ke kamar yang sudah di pesan sama Robby.

__ADS_1


Sesampai nya di kamar Selly masuk ke kamar mandi dia membuka semua pakaian nya berganti dengan sehelai handuk warna putih saja yang melilit di tubuh indah nya.


Keluar dari kamar mandi diam - diam Selly menyalahkan ponsel nya. Di letak kan nya di mana akan terekam semua kegiatan mereka.


Selly melepas handuk nya dan berjalan menuju Robby. lalu berkata


"Mari sayang kamu akan mendapat kan kepuasan bersama ku" ujar Selly sambil berjalan menuju Robby


Selly berjalan sambil memainkan buah dada nya. Melihat itu Robby merasa jijik bukan tertarik.


"Sebaik nya anda pakai kembali pakaian anda nyonya karena kepuasan yang saya maksud bukan lah kepuasan birahi " ujar Robby.


"Apa maksud anda? tanya Selly penuh emosi.


"Kepuasan yang saya maksud adalah jika anda nurut dan tidak menyusahkan saya " ujar Robby.


"Saya permisi! ujar Robby.


Selly membanting seisi kamar hotel. Dia sangat marah karena merasa malu dan di permainkan oleh Robby.


"Berengsek kau Robby. tunggu pembalasan ku " ujar Selly berteriak.


Selly menghepas kan tubuh nya di kasur. dia terlentang menatap langit - langit hotel.


Sambil berpikir dari mana Robby bisa mempunyai rekaman Video tersebut.


Selly lalu menelpon Fabian.


Fabian : Hallo Sayaaaaangg!


Selly : Kamu Brengsek Fabian. Kenapa kamu rekam semua kegiatan kita dan kamu kirim ke Robby asisten nya Fahrizi " ujar nya.


Fabian : Selly sayang kamu pikir aku ini apa haaaa? hanya pemuas nafsu kamu? Aku ini manusia biasa yang bisa merasa kan sakit.


Kamu pikir aku nggak sakit dengan kelakuan kamu yang seenak nya kamu aja. Ini belum seberapa sayang di banding kan rasa sakit ku.


Kamu tunggu aja yang akan terjadi sekanjut nya " ujar Fabian lalu mematikan sambungan ponsel nya.


Selly semakin geram. Di banting nya ponsel ke dinding hingga hancur berantakan. Selly kembali ngamuk di tarik nya selimut dan seperai tempat tidur hingga semua nya jatuh ke lantai.


Keadaan Selly sangat kacau. tidak kalah kacau dan berantakan nya dalam kamar hotel tersebut.


Di kediaman Fahrizi dan Elna.


Semua bersuka cita. terlebih Fahrizi dan Elna. Elna tidak henti - henti nya tersenyum bahagia karena Bapak nya dan adik nya Aisyah ikut hadir di acara tersebut.


Walau pun ibu nya tidak ikut. Tapi ibu nya menitip kan hadiah untuk calon cucu nya.


"Ya allah terima kasih atas karunia mu untuk hambah. Engkau telah memberikan ku keluarga yang sangat menyayangi ku.


Ibu terima kasih untuk hadiah dan do'a ibu. Elna tahu walau pun ibu tidak datang tapi Elna yakin ibu juga berdo'a untuk ku dan calon cucu ibu"


batin nya sambil mengelus perut nya yang semakin membesar.

__ADS_1


__ADS_2