Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Pengakuan Fahrizi


__ADS_3

"Lalu mas menodai nya. Tapi sungguh mas melakukan itu di luar akal sehat mas. Mas nggak sadar atas apa yang mas lakukan. Mas mabuk berat. Ma'af kan mas dek. Mas tahu mas salah. Mas tidak pantas untuk di ma'af kan. Tapi mas mohon jangan tinggal kan mas. Karena mas nggak sanggup hidup tanpa adek " ujar Fahrizi sambil berjongkok memegang ke dua tangan Elna dengan beruraian air.


Elna terdiam sesaat lalu menjawab.


"Semua nya sudah terjadi mas. Mas sadar atau nggak itu adalah kesalahan besar. Elna nggak tahu Elna bisa ma'af kan mas atau nggak. Awal Elna tahu, ini sangat menyakitkan. Sehingga Elna mengalami koma. Tapi sekarang Elna sudah sedikit berlapang dada. Elna senang akhir nya mas mengakui itu semua.


Mas...! satu hal yang harus mas tahu Elna ini tidak lah setabah khadijah tidak juga sesempurna Aisyah. Elna ini hanya lah perempuan akhir zaman yang mencoba untuk menjadi lebih baik " ujar Elna sambil memandang jauh kedepan. Wajah nya menguratkan kesedihan dan kekecewaan yang mendalam.


Sebelum mas cerita. Elna sudah tahu tentang ini. Sekarang mas mempunyai dua orang isteri. Mas harus bisa berlaku adil dalam segala hal. Dan yang paling penting mas tidak boleh mengantung Selly.


Jika mas ingin mempertahankan pernikahan mas dengan nya. Mas harus menafkahi baik secara lahir mau pun batin. Karena seorang isteri itu amanah bagi suami nya. Allah membenci orang yang menyia - nyiakan amanah.

__ADS_1


Sedekah yang paling besar pahala nya adalah sedekah kepada isteri. Sedekah kepada isteri seribu kali lipat besar pahalanya di banding kan sedekah kepada orang lain.


Jadi mas beruntung punya dua isteri. Mas mempunyai ladang pahala yang cukup luas. " ujar Elna lagi sambil tersenyum di paksa kan.


"Dek jangan seperti ini. Marah mas hukum mas jika perlu pukul mas. Kalau adek seperti ini justeru membuat mas tersiksa " ujar Fahrizi masih tetap dengan posisi nya.


"Untuk apa Elna marah mas. Walau pun Elna marah tidak akan merubah ke adaan. Lagi pula semua yang terjadi adalah kehendak yang maha kuasa. Jika dia berkehendak Elna bisa apa? Kecuali menerima " ujar Elna


"Sebelum ngambil keputusan mas harus mempertimbangkan semua sebab dan akibat yang akan terjadi setelah nya " ujar Elna.


"Apa pun yang terjadi mas harus tetap menjadi diri mas sendiri. Jangan mau di kendalikan orang lain. " lanjut Elna.

__ADS_1


"Maksud adek apa? ujar Fahrizi.


"Mungkin saja di balek semua ini ada maksud atau tujuan seseorang untuk menjatuhkan atau menguasai mas" jawab Elna.


"Dek berjanji lah untuk tidak meninggalkan mas dalam keadaan apa pun " ujar Fahrizi.


"Mas.. ! Elna pernah bilang kan sama mas kalau Elna tidak akan pernah meninggalkan mas kecuali jika mas yang meninggal kan Elna atau mau yang mengharuskan kita berpisah " ujar Elna.


"Makasih ya dek. Karena tetap berada di sisi mas saat mas berbuat salah " ujar Fahrizi sambil mengecup punggung tangan isteri kecil nya.


"Nggak perlu berterima kasih mas. Karena Elna tidak melakukan apa - apa" jawab Elna.

__ADS_1


"Mas perempuan mana yang tidak sakit hati. Jika mengetahui suami nya menikah lagi tanpa sepengetahuan diri nya. Elna hanya lagi mencoba menata kepingan - kepingan hati Elna yang telah mas hancurkan " batin Elna.


__ADS_2