Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Nasib Selly


__ADS_3

Di Hotel


Selly menangis sejadi-jadi nya. Selly meratapi nasib yang menimpah nya saat ini. Impian bahagia dengan Fabian harus kandas karena ke inginan orang tua nya.


Dia harus menikah dengan laki-laki yang tidak mencintai nya. Demi berbakti kepada orang tua dia rela menjadi isteri sirih dan berharap laki-laki itu akan bisa menerima nya.


Kenyataan nya semua yang Selly harapkan tidak satu pun dia dapatkan. Bahkan orang yang dulu sangat mencintai nya pun kini telah berkhianat.


Selly menganti pakaian nya lalu dia pergi ke sebuah klub malam. Dia memesan banyak minuman beralkohol. Dia minum sampai mabuk berat.


Jangan kan untuk pulang ke hotel tempat dia nginap untuk berdiri saja tidak mampu.


Tiba-tiba tangan kokoh membopong diri nya. Selly sangat kenal dengan aroma farfum itu. Dia membiarkan laki-laki itu membopong nya.


Membawa nya pulang ke hotel. Saat Selly bangun dia sudah di kamar hotel tempat dia nginap. Selly mengerjap kan mata nya.


Selly mencari sosok yang membawa nya pulang. Tapi Selly tidak menemukan nya. Selly melihat diri nya.


" Dia hanya mengantar kan ku pulang. Dia tidak melakukan apa pun pada ku. ternyata kamu orang yang baik Robby" batin Selly.


Selly bangun lalu membersihkan diri ke kamar mandi. Selesai mandi Selly mengeluarkan ponsel nya dan menghubungi Robby.


Selly : Hallo! Apakah anda bisa menemani saya sarapan? Saya yang teraktir sebagai ucapan terima kasih. Karena anda telah menolong saya !" ujar Selly.


Robby: Oke di mana?


Selly : Di hotel tempat saya ngiap saja gimana?


Robby: Oke 15 menit lagi Saya sampai di sana.


Selly : Baik. bye....


Robby pun melajukan mobil nya menuju hotel. Dalam perjalanan Robby berpikir. Robby merasakan sedikit ibah pada Selly.

__ADS_1


Namun saat Robby ingat semua yang di lakukan Selly dan Pak Darma terhadap atasan nya pak Fahrizi rasa ibah itu hilang seketika.


Mereka dengan keji membohongi Fahrizi tentang kesucian palsu Selly.


Kalau saja saat ini Elna tidak mempunyai riwat penyakit yang menakutkan Robby pasti telah membokar semua itu.


Karena itu Robby tidak mungkin melakukan nya sekarang.


Robby takut Pak Darma dan Selly akan berbuat nekat dan menyebarkan berita bohong itu ke publik.


Kalau itu terjadi tidak hanya Elna dalam bahaya tapi karir dan reputasi Fahrizi juga akan hancur.


Robby harus menunggu waktu yang tepat untuk membongkar semua nya.


Jika memikirkan itu semua. Jangan kan untuk menemani nya makan melihat wajah nya saja tidak sudih rasa nya.


Robby terus melajukan mobil nya hingga tidak terasa dia telah memasuki parkiran hotel.


Di dalam Selly telah menunggu. Selly mengenakan dress warna hitam yang sangat serasi di tubuh nya.


"Hai ! ujar Selly sambil tersenyum.


Robby hanya tersenyum dan langsung duduk.


"Silakan pesan makanan yang anda suka " ujar Selly.


Robby pun mengambil daftar menu. Robby memesan makanan untuk nya.


Selly menatap Robby dengan sejuta pertanyaan. Tapi Selly tidak berani untuk bertanya.


"Terima kasih atas pertolongan anda tadi malam " ujar Selly


"Tidak perlu berterima kasih. Saya melakukan nya karena pak Fahrizi " jawab Robby.

__ADS_1


"Tetap saja saya harus berterima kasih " ujar Selly.


"Oke. lupakan itu! ujar Robby.


Makanan yang mereka pesan pun sampai. Mereka makan tanpa bersuara. Hingga makanan mereka masing - masing habis.


Karena makan nya sudah selesai Robby memanggil pelayan untuk membayar makanan mereka.


Namun Selly mencegah nya karena Selly telah berjanji akan meneraktir makan kali ini.


Robby pun mengalah dan membiarkan Selly yang membayar makan mereka.


"Saya membiarkan anda membayar nya karena saya menghargai anda. Bukan karena saya suka makan gratis " ujar Robby sambil berdiri.


"Terima kasih untuk waktu nya "ujar Selly


Robby tidak menjawab dan berlalu begitu saja.


Di kediaman Fahrizi dan Elna


Elna sedang sibuk memasak di bantu bi Wati,Aisyah dan Dinda.


Sementara Fahrizi asyik ngobrol dengan bapak mertua nya.


Mereka terlihat begitu akrab pada hal ini baru yang ke dua kali nya Fahrizi bertemu dengan bapak nya Elna.


Pertemuan pertama saat Fahrizi menghalal kan Elna untuk nya alias ijabkabul.


Setelah itu Mereka tidak pernah bertemu karena ibu Misliha ibu nya Elna melarang mereka untuk pulang ke kampung halaman Elna.


Saat ini mereka bertemu kembali dalam acara tujuh bulanan nya Elna.


Kedua nya terlihat sangat bahagia. Fahrizi yang sudah cukup lama ke hilangan sosok seorang ayah. Merasa kan kembali kehadiran seorang ayah dalam hidup nya.

__ADS_1


Bapak Mustopa yang memang memiliki kepribadian yang lembut penuh kasih sayang membuat siapa pun akan merasakan kenyamanan bila berada di dekat beliau.


"Tidak heran dek Elna memiliki sifat lemah lembut, santun, pema'af serta penuh kasih sayang ternyata itu di warisi nya dari bapak" batin Fahrizi.


__ADS_2