Elna Si Gadis Desa Yang Malang

Elna Si Gadis Desa Yang Malang
Baby Axel


__ADS_3

Baby boy Axel seakan -akan mengerti apa yang di katakan bibi nya. Dia mengengam erat cari Aisyah sang bibi yang di letakkan Aisyah di telapak tangan baby boy.


"Ini ada sesikit kado dari bibi untuk Axel " ujar Aisyah.


"Kok bibi si dek! unti kek gitu biar keren dikit " ujar Dinda.


"Nggak apa - apa Kak. Aish lebih nyaman kalau di panggil bibi" ujar Aisyah.


"Ya udah deh kalau begitu yang penting Aish senang " ujar Dinda.


Aisyah tersenyum. Lalu kembali menatap baby boy Axel.


"Ganteng...., semoga Axel jadi anak yang soleh berbakti kepada ke dua orang tua, berguna bagi nusa bangsa dan agama aamiiin allahuma aamiiin " ujar Aisyah sembari menatap baby boy Axel.


Tok tok tok!


Pintu di ketuk. Fahrizi pun membuka kan pintu. Ternyata yang datang Rian sahabat karib nya Fahrizi.


"Hallo bro ! " ujar Rian sembari mengangkat tangan kanan nya untuk tos sama Fahrizi. Fahrizi pun menyambut nya.


"Selamat ya bro! Sekarang loh udah sah jadi bapak " ujar Rian sambil memeluk Fahrizi.


"Makasih bro! Kapan nie loh nyusul gue " tanya Fahrizi.


"Belum tahu bro. " jawab Rian.


"Jangan bilang loh tetap belum punya gebetan " ujar Fahrizi.


"Gue ada sih suka sama Cewek. tapi nggak tahu tu cewek suka atau nggak sama gue. Ketemu aja baru satu kali bro. itu pun nggak Sengaja " ujar Rian.


"Kenapa nggak loh tanya dia suka apa nggak ama loh" ujar Fahrizi.


"Gila loh bro. Mana ada baru pertama kali bertemu gue langsung bilang suka ama dia " Jawab Rian.


"Ya udah. Kalau gitu loh benar-benar akan menjadi bujang lapuk " ujar Fahrizi.


"Nggak gitu juga kali bro!" jawab Rian.


"Oh ya bro mana baby loh ? gue ingin lihat keponakan gue ganteng seperti oom nya apa nggak ? " ujar Rian.


" Lupa gue. Ayo masuk bro " ajak Fahrizi.


"Hai na' selamat ya atas kelahiran putra loh " ujar Rian sambil meletakkan sebuah bingkisan besar yang entah apa isi nya.


"Makasih kak" ujar Elna.


"Sama-sama " ujar Rian.


Rian melihat seisi kamar mencari box bayi. Namun yang di lihat nya hanya box bayi kosong.


"Mana baby nya " tanya Rian.


"Sedang di bawa suster kak untuk di bersihkan " ujar Elna.


"Ooh" ujar Rian.


"Duduk kak. bentar lagi baby nya juga di bawa lagi kok kesini " ujar Elna


"Sabar bro. Baby boy gue lagi ganti baju " ujar Fahrizi.


Sementara di kamar bayi baby boy Axel baru saja di bersihkan. Aisyah tidak melewat kan momen itu begitu saja. Dia mengambil Potret baby Axel



Baby boy Axel sedang terlelap habis di bersihkan.


"Mmmm gemas nya ponakan bibi " ujar Aisyah.

__ADS_1


"Iya. gemas banget ya dek. Rasa ingin nyubit terus bawaan nya. Gerget kakak" ujar Dinda.


"Mirip siapa ya kak baby Axel " tanya Aisyah pada Dinda.


"Mirip kak Fahri lah dek. lihat tu badan nya udah nampak tinggi besar nya " jawab Dinda.


"Iya. Ya kak jari nya aja udah panjang aja" ujar Aisyah.


"Iya " jawab Dinda.


Selesai di pakai kan baju baby nya akan di bawa lagi ke kamar Elna.


"Sus boleh nggak kalau saya aja yang gendong bayi nya " tanya Aisyah.


"Boleh mbak silakan " ujar si suster.


Aisyah pun mengendong baby Axel menuju kamar Elna. Dengan di iringi Suster dan Dinda.


Saat Aisyah masuk kamar Elna sepasang mata menatap nya tanpa berkedip.


"Loh harus ingat gue nggak mau iparan sama loh " bisik Fahrizi pada Rian.


Rian pun kaget tertangkap basah mencuri pandang pada Aisyah.


Rian lalu tersenyum sendiri.


"Kenapa loh bro? tanya Fahrizi.


"Loh lihat aja nanti bro" jawab Rian.


Rian pun berdiri menghampiri Aisyah.


"Hai " sapa Rian pada Aisyah.


"Hai juga kak. Kakak kok ada di sini? tanya Aisyah.


"Oooh" ujar Aisyah.


"Ganteng ya baby nya " ujar Rian.


"Iya kak. Gemas kalau lihat nya " ujar Aisyah.


"Kamu juga mengemaskan "lirih Rian


"Apa Kak ? tanya Aisyah pura-pura tidak dengar.


"Eeh nggak apa-apa !" jawab Rian cepat.


"Kak, Aisyah ke kak Elna dulu ya" ujar Aisyah.


"Iya" jawab Rian.


Sementara Rian masih betah melihat baby Axel.


"Kamu mengemaskan sekali boy " ujar Rian sambil menyentuh pipi baby Axel.


Tiba-tiba pintu kembali di ketuk. Fahrizi berdiri dan membuka kan pintu. Ternyata yang datang asisten pribadi nya Robby.


"Selamat ya Pak, Atas kelahiran putra pertama bapak " ujar Robby menjabat tangan atasan nya tersebut.


"Terima kasih by. Ayo masuk " ajak Fahrizi.


Robby pun mengikuti Fahrizi masuk


"Assalammu'alaikum..., " ujar Robby.


"Wa'alaikumsalam..., jawab seisi kamar bersamaan.

__ADS_1


"Pak Robby! " ujar Elna


"Selamat ya bu, atas kelahiran putra Anda " ujar Robby.


"Terima kasih Pak " jawab Elna.


"Ini ada sedikit hadiah untuk si baby " ujar Robby.


"Nggak perlu repot - repot Pak. Datang menjenguk aja udah makasih banget" ujar Elna.


"Nggak repot kok bu hanya sedikit buah tangan aja " jawab Robby.


"Oh ya boleh saya lihat baby nya? tanya Robby.


"Silakan Pak, Itu masih ada kak Rian di sana " ujar Elna.


Robby pun berjalan menuju box bayi. Di lihat nya baby Axel sedang tertidur. Lalu Robby menyapa Rian.


"Hallo Pak Rian apa kabar? sapa Robby sambil mengulurkan tangan nya.


"Alhamdulillah baik Pak! " jawab Rian


"Bapak sendiri apa kabar? tanya Rian balik.


"Alhamdulillah seperti yang bapak lihat " saya juga baik-baik saja " ujar Robby.


"Ganteng ya Pak baby nya" ujar Robby


"Iya dong siapa dulu papa nya " ujar Fahrizi bangga.


Robby hanya tersenyum lain dengan Rian yang langsung menjawab. Sebenar nya anak loh ganteng karena nggak mirip sama loh. Kalau mirip loh gak akan seganteng ini. Ujar Rian.


Karena merasa kamar Elna cukup ramai Aisyah pun pamit pulang.


"Kak.., Aish pulang dulu ya " ujar Aisyah.


"Kok pulang dek? tanya Elna.


"Iya kak nanti Aisyah ke sini lagi" jawab Aisyah.


"Ya sudah hati-hati ya dek " ujar Elna.


"Iya kak. Kakak jaga kesehatan ya biar cepat pulih " ujar Aisyah.


"Iya " Jawab Elna sambil tersenyum.


Aisyah pun pamit pada Fahrizi.


"Kak..., Aish pulang dulu ya. " ujar Aisyah.


"Adek mau pulang? " tanya Fahrizi.


"Iya kak" jawab Aisyah.


"Kalau begitu Aisyah di antar sama Robby aja " ujar Fahrizi.


"Nggak usah kak. Aish bisa sendiri kok" jawab Aisyah.


"Kalau gitu saya aja yang antar Aisyah. Sekalian saya juga mau pamit soal nya saya masih ada pekerjaan yang harus saya selesai kan " ujar Rian.


"Aisyah biar kakak antar ya " ujar Rian.


"Aisyah hanya terdiam. Aisyah sibuk mengambil foto baby Axel yang sedang tidur.



"Bibi pamit dulu ya ganteng, nanti bibi ke sini lagi. Assalammu'alaikum.... " ujar Aisyah.

__ADS_1


__ADS_2