
Setelah sampai di kamar nya Elna menganti pakaian membersihkan diri untk sholat isya'.
Selesai sholat isya' Elna menyiapkan mata pelajaran untuk esok hari.
Elna membersihkan muka nya lalu tidur. Sementara Ari masih senyum- senyum sendiri duduk di gasebo di taman samping rumah nya.
Ari mengingat kembali apa yang di lalui nya hari ini bersama seseorang yang sangat istimewa bagi nya.
Setelah cukup lama Ari kembali masuk ke dalam rumah. Ari membuka laptop nya memindahkan foto-foto Elna di pantih asuhan yang di ambil nya secara diam-diam tadi.
Ari menatap foto-foto itu dengan senyum- senyum sendiri.
Aku berharap kau akan menjadi ibu dari anak - anak ku kelak " ucap Ari sambil menatap foto Elna.
🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Di tempat lain sepasang anak manusia baru saja menghabiskan waktu bersama saling menyelam satu sama lain.
Sampai mereka berdua beraduh di tepian cinta setelah berdayung berdua menikmati indah nya cinta.
Fahrizi duduk di bibir tempat tidur setelah melakukan kegiatan yang cukup melelah kan itu.
Dia mengambil hp nya di atas nakas dekat tempat tidur dia membuka hp tersebut lalu dia membuka galary foto dan melihat foto Elna.
Kamu akan jadi milik ku, akan ku pasti kan itu ucap Fahrizi sambil menatap foto Elna.
"Jika suatu saat aku bisa memiliki mu aku akan melupakan semua dendam ku terhadap kaum mu" ucap Fahrizi .
Sebenar nya Fahrizi cowok yang baik namun dia di hianati perempuan yang paling dia sayang sejak itu Fahrizi berubah 180 derajat.
Kini bagi nya perempuan itu hanya mainan bahkan dia sudah lupa arti cinta yang sesungguh nya.
Dia sering menghabis kan malam nya dengan perempuan yang berbeda beda.
tapi akhir - akhir ini dia kembali mengingin sesorang yang dapat mendampingi nya untuk menjalani kehidupan yang akan datang untuk menata hidup nya kembali normal.
Walaupun dia tidak tau apa kah itu akan tercapai atau tidak tapi dia akan berusaha mendapatkan apa yang dia ingin kan.
🌼
Dingin nya subuh membuat Elna malas untuk bangun tapi adzan subuh sudah berkumandang.
Dengan malas Elna turun dari kasur nya menuju kamar mandi unruk berwudhu lalu menunaikan sholat subuh.
Selesai sholat subuh elna mengambil hp lalu membuka email dari hp nya untuk ngecek lamaran magang nya di komfirmasi apa belum.
Dan saat email terbuka betapa senang nya Elna ternyata dia di terima magang di sebuah Bank yang selama ini dia inginkan.
Elna berniat menghubungi Dinda dan Lia tapi dia tau kedua teman nya itu pasti belum bangun.
Akhir nya Elna mengurungkan niat nya. Elna kembali meletak kan hp nya di meja rias.
Elna menyiapkan seragam sekolah dan semua keperluan Sekolah kemudian turun ke bawah Elna berniat membantu bu Hanna membuat sarapan.
" Pagi bu " sapa Elna
" Pagi nak, dah bangun" tanya bu Hanna
"Iya bu " jawab Elna
"Bu Elna bantu ya" ucap Elna
" Ayo " jawab bu Hanna
__ADS_1
Mereka pun membuat sarapan sambil ngobrol dengan sekali sekali tertawa bersama.
Ari baru keluar dari kamar menuju dapur belum sampai dapur Ari tertegun saat melihat pemandangan yang sangat menyejukan mata.
Di mana dua perempuan yang dia sayangi sedang memasak bersama
" Ya robb jika engkau mengizinkan aku ingin bisa lihat ini di setiap pagi ku " ucap Ari.
Ari mengurungkan niat nya untuk kedapur Karena dia tidak ingin menganggu kebersamaan Elna dan ibu nya.
Ari lebih memilih keluar rumah duduk di gasebo kecil di taman samping kamar nya.
Selesai membantu bu Hanna membuat sarapan.
Elna kembali kekamar nya untuk mandi dan bersiap siap buat berangkat Sekolah.
Sekitar 30 menit Elna sudah siap untuk berangkat sekolah Elna turun kembali kebawah untuk sarapan namun dia tidak menemukan bu Hanna tapi sarapan sudah tertata di atas meja makan.
Elna mendekat kemeja makan Elna menemukan secarik kertas pesan dari bu Hanna.
" Nak ibu pergi ke pasar pagi dulu buat beli sayur kamu sarapan aja kalau kamu tidak enak sendiri panggil kak Ari aja dia juga belum sarapan" tulis bu Hanna
Dengan ragu-ragu Elna ngetuk pintu kamar Ari
"tok tok tok Kak sarapan yuk " panggil Elna
" Iya bentar " jawab Ari sembari menuju pintu.
" Ayo " ajak Ari sambil ngacak puncak rambut Elna. Elna mengikuti ari dari belakang
Mereka pun sarapan bersama tidak ada suara selama sarapan mereka berdua sibuk dengan Isi piring masing - masing.
Hanya denting sendok dan garfu sekali- sekali terdengar.
" Kak ma'af ya Elna tinggal dulu elna buru-buru soalnya"pamit Elna
" Oke hati-hati ya " jawab Ari
🌼🌼
Saat Elna datang Dinda dan Lia belum kelihatan batang hidung nya di sekolah.
Elna memilih masuk ke ruangan komputer Dia ingin memperdalam ilmu pembukuan nya pakai komputer maklum lah Elna hanya tamatan smp di desa.
Selama di smp Elna belum pernah mengenal komputer untung aja Elna siswi cerdas satu Kali lihat aja dia udah bisa mengoperasikan semua jenis program yang ada di komputer.
Saat sedang fokus dengan layar komputer tiba- tiba sesorang datang dan duduk di samping Elna dengan membawa 2 buah roti sobek dan 2 kotak susu coklat siap saji.
" Pagi " sapa nya
" Pagi jawab Elna sambil noleh dan ternyata itu Irfan.
" Eh kak Irfan "ada apa kak tanya Elna
" Kakak ingin sarapan sama Elna " jawab Irfan
" Ma'af Kak Elna udah sarapan" jawab Elna
" Ya udah deh kalau gitu kamu simpan aja dulu untuk istirahat nanti soal nya kakak beli dua porsi ni " kata Irfan
"Oke makasih kak " jawab Elna
"Sama - sama " jawab Irfan
__ADS_1
"Oke kakak tinggal dulu ya lanjutkan belajar nya" pamit Irfan
" Siiip kak " jawab Elna
Irfan pun keluar dari ruang komputer Dinda melihat itu lansung lari menuju ruang komputer.
Dia ingin memastikan habis ngapain Irfan di ruang komputer.
Saat dinda masuk dia melihat Elna sedang fokus dengan layar komputer sehingga dia tidak menyadari kalau ada sepasang mata yang sedang menatap nya dengan berbagai pertanyaan.
Dinda memutuskan untuk tidak menganggu Elna dia kembali ke kelas dengan wajah malas.
Lia melihat itu lansung menghampiri sahabat nya itu
" Hei kenapa kok pagi - pagi dah malas aja " tanya Lia
"nggak apa-apa kok" jawab Dinda
" Yakin tanya Lia lagi .
Dinda hanya mengangguk sambil sedikit menarik bibir nya di paksa untuk tersenyum.
" Kita cari Elna Yuk" aja Lia
Dinda lagi lagi hanya mengangguk.
Lia menarik tangan Dinda untuk berjalan Ke kantin tapi mereka tidak menemukan Elna mereka ke taman Sekolah tapi juga tidak menemukan Elna.
Tiba- tiba bel Sekolah berbunyi tanda Jam pelajaran akan segera di mulai.
Dinda dan Lia kembali kekelas saat mereka masuk sosok yang mereka cari sudah duduk manis di tempat nya.
"Kamu dari mana sih kita nyariin kamu tau " ucap Lia
"Aku dari ruang komputer " jawab Elna
" Oh " jawb Lia singkat
" Aku ada kabar gembira" kata Elna
"Apa " tanya Lia antusias
" Kita di terima magang di bank xxxx ucap Elna
"Kamu Serius " tanya Lia dan Dinda kompak
" Kalian cek aja email kalian " ucap Elna lagi
Mereka pun buru - buru ngambil hp dan membuka email masing - masing dan ternyata benar Lia dan Dinda bersorak ke girangan.
Lalu Lia dan Dinda memeluk Elna.
"Makasih ya Na' berkat usaha kamu menyakin kan pak Dwi kita di terima magang di sana "ucap Lia dan Dinda
" Iya sama - sama " jawab Elna
Pelajaran jam pertama akuntansi tapi yang masuk kok kepala sekolah batin Elna.
" Pagi anak - anak " ucap kepala sekolah kalian pasti bertanya tanya kenapa bapak masuk kelas kalian.
Bapak ingin menyampaikan kalau minggu depan kalian sudah mulai magang bapak harap kalian sudah siap lahir batin.
Ingat jaga kesehatan jangan sampai kalian sakit . Dan bapak mintak sama kalian di tempat magang nanti kalian harus buat harum nama sekolah kita ucap kepala sekolah.
__ADS_1
Setelah menjelaskan dan mengajari semua murid tentang magang kepala sekolah kembali ke ruangan nya.