
"Sstt, jangan berteriak, Di. Aku tahu kekhawatiranmu, tapi kekhawatiranmu itu tidak mendasar."
"Tidak mendasar kau bilang? Pembunuh keluargaku masih berkeliaran Jared. Mereka bisa sewaktu-waktu menemukan aku dan adikku. Lalu kau bilang tidak mendasar?" ucap Diana kesal.
"Kau tidak percaya padaku? Aku akan melindungi dirimu dan Felly. Kau tidak usah takut, Di."
"Sebaiknya aku pergi dari sini. Aku tidak mau melibatkan keluargamu Jared. Aku tidak bisa mengorbankan orang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan masalahku. Maaf aku tidak bisa menikah denganmu."
"Hei, aku tidak menerima penolakan. Lagi pula keluarga kami bukan orang yang lemah."
"Aku takut Jared. Aku takut," lirih Diana.
Jared memeluk Diana dengan erat. Diana menangis dalam pelukan Jared. Jared tahu apa yang menjadi ketakutan terbesar Diana. Para membunuh itu masih berkeliaran. Sebaiknya setelah ini dia mencoba mencaritahu lagi akan kasus keluarga Diana.
"Kau tenang saja. Aku akan membalas mereka semua. Aku akan membuat perhitungan pada mereka."
"Jangan! Kau tidak boleh terlibat. Aku tidak mau mereka melukaimu, Jared."
__ADS_1
"Mereka tidak akan bisa melukaiku, Diana. Percayalah padaku."
Mereka berpelukan cukup lama. Jared akhirnya membawa Diana kembali duduk di sofa. Jared menyodorkan nampan berisi makanan. Diana sebenarnya enggan, tapi dia menghargai niat baik dan perhatian Jared. Akhirnya Diana memakannya.
Jared tersenyum, dia terus memandangi Diana yang sedang mengunyah makanan. Diana tak berani mengangkat kepalanya. Karena dia tahu jika Jared saat ini sedang memandanginya.
"Maaf jika kelak aku mengungkit peristiwa itu lagi, tapi aku perlu tahu ciri-ciri orang yang telah menghabisi orangtuamu, Di."
Diana akhirnya mengangkat wajahnya, dia menatap Jared dengan serius. "Apa kau yakin? Jangan memaksakan dirimu, Jared aku tidak mau kau terluka."
"Jared. Kau tidak perlu seperti ini. Aku tak mau melibatkanmu."
"Aku yang memaksa untuk terlibat. Aku yakin ini ada hubungannya dengan Alexson. Anak pertama ayahmu dari istri pertamanya."
"Alexson? Kau tahu Alexson?" tanya Diana.
"Alexson adalah putra dari aunty Serafina. Dia bukan putra daddy ku, kata Daddy saat menikah dengan aunty Serafina, aunty sudah hamil. Itulah kenapa setelah Alexson lahir, Daddy meninggalkan aunty Serafina. Namun, daddy masih berbaik hati memberi nama belakangnya untuk Alexson," lanjut Diana.
__ADS_1
Jared semakin yakin jika Alexson terlibat pembunuhan itu, Jared bisa mengambil kesimpulan jika mungkin saja Alexson sudah dihasut oleh ibunya agar membenci Alfredo dan keluarga barunya.
Tapi Jared tak mengatakannya pada Diana, dia khawatir, jika Diana mengetahuinya, dia akan semakin terpuruk.
"Aku berjanji akan membuat perhitungan pada mereka yang sudah menghabisi nyawa keluargamu."
Diana menatap Jared dengan sendu. Dia tak menyangka bisa bertemu dengan pria sebaik Jared. Meski pun diawal pertemuan mereka sebelumnya, Jared bersikap buruk padanya. Namun, Diana sudah memaafkannya.
"Aku akan menikahimu setelah masalahmu selesai, tapi sebelum itu, aku akan meminta mommy menyiapkan pertunangan kita," ucap Jared.
Diana mengangguk, percuma juga menolak Jared. Pria itu pasti akan memaksa dirinya dengan segala cara. Diana hanya bisa pasrah.
"Sekarang kau boleh istirahat. Lain kali jangan seperti ini. Kasihan Felly. Dia juga pasti mengkhawatirkan dirimu."
Jared berdiri, dia sekilas mencium bibir Diana dan lalu dia meninggalkan kamar Diana dengan senyum tipis yang terukir di bibirnya.
...****************...
__ADS_1