
Diana mengernyit bingung saat Jared mengajaknya masuk ke sebuah butik dan salon. Jared meminta orang dari butik itu untuk merubah penampilannya.
"Jared kenapa kita di sini?"
"Kita akan mencari Felly, bukan?"
"Iya, lalu kenapa aku harus ke salon dan berdandan?"
"Apa kau ingin membuat Felly khawatir dengan penampilanmu?"
Jared memegang kedua bahu diana dan menuntun wanita itu berdiri di depan cermin. Diana akui saat ini dirinya terlihat sangat pucat dan berantakan. Dia jadi merasa malu pada Jared.
"Aku akan keluar sebentar. Nikmati saja hari ini, Ok!" Jared mengusap kepala Diana dan menciumnya sekilas.
Diana akhirnya dibawa masuk ke sebuah ruangan. Dia diajak masuk ke sebuah ruangan jacuzzi. Selama 15 menit dia akan direlaksasi. Orang-orang dari salon juga harus berpacu dengan waktu karena mereka hanya diberi waktu 1 jam untuk meruah penampilan Diana.
Kabar berita tentang pemulihan nama baik Diana telah tersebar ke seluruh penjuru kota. Wajah Diana juga terpampang sebagai penerus perusahaan milik Alfredo.
Semua orang kota tahu, bahwa hari ini sang pewaris akan mengadakan pesta, tapi anehnya, mereka yang ada di dalam butik itu dilarang berbicara apapun mengenai hal itu.
Jared menunggu sembari menanyakan persiapan pestanya. Dia sudah menyuruh Rocky untuk mengurus semuanya.
"Pastikan semua tamu yang akan datang, aku tidak mau ada penyusup yang akan merusa acara," ujar Jared.
__ADS_1
"Semuanya sudah sesuai dengan permintaan anda, Tuan. Kami juga sudah menempatkan banyak orang kita untuk mengawasi jalannya acara nanti malam," jawab Rocky.
Jared menutup panggilannya dan kemali masuk ke dalam butik. Diana baru saja selesai memakai gaun, sekarang rambut dan wajahnya sedang ditangani oleh 2 orang MUA profesional.
Tak butuh banyak waktu, Diana kini terlihat berkali-kali lipat cantiknya dan Jared akui dia sempat terpukau dengan penampilan diana kali ini.
"Kau cantik sekali, Baby."
"kau terlalu memujiku, Jared. Aku sebenarnya malu. Kita hanya akan mencari Felly, tapi orang-orang itu mendandaniku seolah aku akan pergi ke sebuah pesta."
"Kita memang akan mencari adikmu di sebuah pesta. Aku sangat yakin adikmu ada di sana."
"Pesta? Pesta apa?"
"What? Apa Felly sudah gila? Ayo Jared kita harus segera kesana dan menghentikan Felly," ujar Diana panik.
"Tenanglah, Baby. Anak buahku sudah berada di sana mereka sedang mencari adikmu dan ayo kita susul mereka." Jared menggandeng tangan Diana dan membawanya kembali masuk ke dalam mobil. Mereka pun segera meluncur ke gedung perusahaan milik Diana dan Felly.
Jantung Diana berdegup kencang. Dia masih belum menyadari kejutan dari suaminya. Saat mobil semakin mendekati gedung, tangan Diana sampai keringat dingin. Jared hanya bisa menahan senyumnya.
"Apa kita bisa masuk ke sana tanpa undangan?" tanya Diana.
"Tentu saja, Baby. Ada aku. Kau tidak perlu cemas."
__ADS_1
Mereka berdua turun dari mobil. Diana melingkarkan tangannya di lengan Jared. Mereka berjalan beriringan, wajah diana tampak tegang karena dia takut bertemu dengan Alexson.
Namun, yang terjadi Diana tak se-menakutkan ekspektasinya. Kedatangan Diana dan Jared justru di sambut oleh penjaga pintu masuk gedung perusahaan milik ayah Diana.
"Apa mereka tidak mengenaliku? Kenapa mereka menyambutku dengan baik?"
"Karena kau pantas mendapatkannya, Sayang. Ayo kita segera naik." Diana dan Jared memasuki lift dan naik ke lantai paling atas yaitu rooftop.
"Kau siap?" tanya Jared sebelum pintu lift terbuka. Diana mengangguk kaku dan saat pintu lift terbuka ....
"SURPRISE!!"
Diana mematung di tempatnya. Ada apa ini sebenarnya? Dia masih belum tahu jika ini semua adalah kejutan dari suaminya.
"Kau suka kejutannya, Diana Sayang?" Jared berbisik lirih di telinga Diana. Diana menoleh dengan raut wajah terharu.
"I_ini?"
"Ini adalah kejutan untukmu, Sayang. Selamat, ya. Mulai saat ini perusahaan ini menjadi milikmu dan Felly."
"Apa kau bisa menamparku, Jared? Aku takut ini hanya mimpi." Diana masih menatap sekelilingnya dengan tatapan tak percaya. Jared menarik tangan Diana dan ******* bibir gadis itu dihadapan adik-adiknya dan para tamu. Mereka semua bertepuk tangan dan lalu memberikan ucapan selamat datang pada Diana.
...****************...
__ADS_1