
Cerita 20
Pulang kerja Danis pergi dengan ketiga sahabatnya pakai mobil Mbak Sisil. di dalam mobil, ketiganya ngelepasin lelah sambil nyanyi ngikutin lagu pop yang diputar mbak Sisil. sampai akhirnya mereka sampai di resto yang tadi mereka pilih.
"Kita sama-sama belum pernah makan di sini, jadi nanti jangan bawel ya sama rasanya" kata Danis setelah ngasih note pesanan mereka ke kasir.
"Pokok d traktir sih semua beres" kata Mita sambil mengedipkan mata.
" Iya iya " kata Danis kesal.
"cowok kamu gak kesini Nis?" tanya Prilly
"dia sih bilang diusahain datang, tapi masih ada kelas malem katanya" kata Danis setelah ngirim chat ke Arka ngasih tau nama resto tempat dia makan.
"Ciee... Akhirnya Danis ngakuin kalau Arka cowoknya. cie.. cie..." goda Prilly. Danis nimpuk Prilly pake tisu bersih.
" Berisik"
Mita dan Mbak Sisil ketawa, sedang Prilly cemberut.
"Cowok kamu dosen kan Nis?" tanya mbak Sisil. Danis ngangguk.
"dijaga bener-bener. apalagi pacar kamu cogan, dosen muda. banyak diincer sama mahasiswi tuh"
"iya Nis, tau sendiri jaman sekarang tuh cewek main samber aja. gak peduli single ato enggak, bahkan yang punya istri di sosor aja" Mita ngomporin.
Danis hanya tersenyum "Aku tau lah gimana Arka" dia jadi inget kejadian tadi siang, juga inget dirinya sendiri yang jadi pacar kedua. Danis menghela nafas panjang.
Obrolan mereka terhenti ketika pesanan mereka datang. Nasi, Bebek kriuk jumbo dan es lemon tea. masing-masing 4 porsi dan tambahan cah kangkung sama jamur crispy 1 porsi. biasanya mereka milih menu yang beda karena bisa saling incip, tapi karena dari awal mereka emang pengen coba menu yang lagi hits ini jadi mereka kompak.
"oiya, uda pada denger belum gosip tentang Mulan?" tanya Mita ditengah makan mereka.
"Yang katanya dia selingkuh sama suami sahabatnya itu?" Mbak Sisil balik nanya.
"Yoi... gila, gak nyangka aja aku. Mulan kan keliatannya baik gitu, polos"
__ADS_1
Danis berasa gerah " Pada tau darimana sih?"
"Lah... kamu belum liat? viral lo d ig, youtub* juga." jawab Prilly.
kayaknya emang cuma Danis yang kudet.
"Jadi istri yang notabene temennya Mulan mergoki mereka lagi wik wik di kosannya Mulan. jadi habislah Mulan jadi bulan-bulanan istrinya cowok itu, yang ternyata juga bawa polisi."
"Terus?"
"Mulannya di bawa ke kantor polisi, gag tau gimana kelanjutannya. belum masuk kantor juga." jawab Mita
"rumornya sih bakal di depak sama si bos"
"Serius? segitunya?" Danis jadi merinding
"iyalah Nis, cewek kayak gitu harusnya dibuang ke laut aja. lebih brengs*k dari pelac*ur tauk Nis" kata Mita blak-blakan. Danis tersenyum kecut.
"mungkin si Mulan ada alasanya ngelakuin itu" jawab Danis sambil ngelanjutin makanannya.
"Udah-udah, jadi gosip beginian sih." kata Mbak Sisil nengahi.
***
"Nis, gimana cowok kamu?" tanya mbak Sisil. Prilly dan Mita uda balik duluan karena rumah mereka agak jauh. dan mereka juga udah cukup lama nunggu Arka dateng.
"dia bilang sih kelasnya kurang setengah jam lagi selesai." kata Danis "Mbak Sisil balik duluan aja gak apa-apa"
"Gini aja deh, cowok kamu suruh jemput di ruang baca, aku mau kesana soalnya"
"Gak ngrepotin mbak?"
"banyak omong, aku tinggal nih" kata mbak Sisil sambil jalan ninggal Danis. Danispun ketawa sambil ngejar mbak Danis.
Danis dan mbak Sisil kini sudah duduk manis di cafe sambil minum peaanan masing-masing. Sudah beberapa kali Danis kesini, ternyata malam suasana makin ramai. apalagi ada live musik juga disana, bikin Danis makin betah.
__ADS_1
"kalau aku nikah sama orang kaya nih mbak, pengen aku bikin cafe gini. aku resign gak apa-apa deh, yang penting tiap hari bisa nyantai disini"
"Minta sono sama pak dosen" kata mbak Sisil sambil ngaduk gelasnya. Danis tersenyum kecut.
Sisil melihat perubahan Danis, "Kenapa Nis?" Danis cuma senyum.
"Kalau ada masalag ngomong, jangan disimpen sendiri. kebiasaan. bisa stroke lo entar"
"Iya mbak" kata Danis sambil mengaduk gelasnya.
Beberapa menit kemudian Arka datang, dan masuk ke cafe buru-buru, dia sadar Danis udah nunggu terlalu lama.
" Maaf ya lama" kata Arka sambil mengelus pundak Danis
Danis mengangguk," minta maaf ke mbak Sisil tuh, dia terpaksa nemenin aku"
"Maaf dan makasih juga ya mbak udah nemenin Danis" kata Arka sambil ngeliat ke arah Mbak Sisil.
"Apaan sih, kebetulan aja aku ada urusan disini, jadi sekalian Danis aku angkut, hehehe..." Kata Mbak Sisil sambil senyum "Arka mau pesan?biar sekalian aku bilangin" kata Mbak Sisil sambil berdiri.
"Kita langsung balik deh mbak, udah malem juga. Arka juga keliatan capek" kata Danis sambil mengacak rambut Arka.
"Owh gitu...yauda ati-ati ya" kata Mbak Sisil sambil cipika-cipiki ke Danis.
"Mbak Sisil jadi sendirian gak apa apa nih?" tanya Arka.
"gak pa pa.. aku masih ada urusan di sini" kata mbak Sisil.
"Arka... kamu uda makan? keliatan capek banget kamu" kata Danis sambil mengelus pipi Arka saat mereka uda di jalan.
"terakhir cuma makan roti"jawab Arka sambil terus menyetir.
"makan dulu yuk"ajak Danis sambil ngeliat ke sepanjang jalan nyari warung makanan.
***
__ADS_1