
Cerita 41
Malam ini, Danis, Sisil,Prilly dan Mita sudah di jogja. sekitar pukul 8 malam mereka udah sampai di hotel deket kawasan malioboro.
malam ini setelah makan malam mereka cuma jalan-jalan di Alun-alun Kidul (Alkid) Jogyakarta. mereka muter-muter naik mobil hias warna-warni, sepanjang jalan yang ada mereka ngakak terus berempat. dan tak lupa mereka selfi-selfi manja. setelah puas keliling mereka nongkrong di lesehan malam, makan jagung bakar dan minum ronde.
Keesokan harinya mereka seharian jalan -jalan di Taman Sari, Benteng vredeburg, Selfi park Taman Pule Jogja, Sindu Kusuma Edupark (SKE). Namanya juga cewek sosmed, kemana-mana selfi terus. tapi emang suasana di jogja bener-bener romantis, apalagi waktu di SKE ada taman lampu yang luas, jadi berasa kayak di korea kan.
puas muter-muter, mereka milih makan malam di salah satu resto deket malioboro. mereka ngobrol santai di situ sambil nikmatin live musik yang nambah suasana makin romantis. sayangnya mereka berempat gak ada yang bawa pasangan.
Selesai makan mereka berencana pergi nikmatin malam di Malioboro, beli oleh-oleh sekalian nikmatin hiburan jalanan. Danis pergi ke toilet sebentar, untuk benerin bajunya yang tadi kena saos sedikit. Danis melirik dirinya di cermin,
dia melepas ikatan rambutnya, dan merapikan dengan tangan, memoles wajahnya dengan bedak dan lipstick tipis, keliatan cantik, natural dan fresh.
"Danis!" sapa seorang perempuan paruh baya di belakang Danis, diapun menoleh.
"Tante?" perasaan Danis mendadak gak nyaman, dia bertemu dengan Ibunya Anjas.
"Lagi liburan Nis?" tanya ibu Anjas, setelah Danis mencium tangannya.
__ADS_1
"Iya sama temen kantor. Tante sendiri?" Danis bingung, kenapa Arka gak bilang kalau keluarganya juga mau ke jogja, padahal Arka tau kalau Danis juga ke jogja.
"sama keluarga. kebetulan kan kemaren Arka tunangan di Semarang, jadi sekalian jalan ke jogja bareng-bareng"
Jedueeeerrr...
lagi-lagi Danis seperti tersambar petir di malam penuh bintang. Seketika suasana romantis yang Danis rasain berubah jadi horor.
"Arka tunangan?"
"iya, itu dia lagi sama tunangannya" kata Ibunya Arka sambil nunjuk tempat duduk Arka
"Ayok" tanya ibu Arka sambil menggandeng Danis menuju tempat duduk Arka.
Sekarang Danis sudah berdiri di depan Arka dan Mega pacarnya, eh... tunangannya. Arka keliatan sangat kaget ngeliat Danis. Arka dan Mega duduk agak jauh dari keluarga besarnya. Mungkin mereka tidak mau di ganggu.
"Hay Arka... " sapa Danis dengan senyuman termanis.
"Danis..." balas Arka dengan suara sangat pelan.
"Selamat ya udah tunangan" kata Danis dengan santai. Arka makin kacau. "Kamu pasti tunangannya ya? Aku Danis temannya Arka" Danis menyodorkan tangannya ke Mega.
__ADS_1
"iya... namaku Mega"
"Danis makan disini juga?"
"tadinya sih makan, tapi sekarang lagi nonton pertunjukan" kata Danis sambil ngelirik Arka. "kamu beruntung banget Ka, dapat tunangan yang sangat cantik" Danis tersenyum lagi.
Arka hanya diam, malah Mega yang jawab "Makasih Danis, kayaknya nanti kalau aku pindah Malang udah langsung punya teman"
"iya" jawab Danis singkat.
"Eh, aku tinggal dulu ya di panggil sama orang-orang. nanti datang ya ke nikahanku"
"Pasti" jawab Danis, Mega pergi ninggalin Danis dan Arka. kini mereka berdua saling tatap.
"Makasih Arka, uda bantu ngancurin perasaan aku ke kamu" kata Danis tajam dan langsung pergi ninggalin Arka.
"Say...Da- Danis..." Arka manggil Danis, tapi dia gak bisa ngejar orang yang sangat dia cintai itu. Ada penghalang diantara mereka.
***
Hay gengs... Makasih ya uda baca novel aku... jgan lupa like, coment dan juga jadiin favorit. Semoga kalian makin suka sama ceritanya...
__ADS_1