
πΉ Happy Reading πΉ
Sesampainya di restoran Alson langsung masuk ke dalam, "siapa Manager di sini?" tanya pada seluruh karyawan yang terlihat saling menatap satu sam lainya.
"Saya Tuan, maaf Anda ini siapa?" tanya Manager itu yang terlihat tidak mengenali pemilik restoran temapatnya bekerja.
Alson menatap pria itu dari atas ke bawah dengan tatapan menyelidik. "Kamu ikut ke ruangan saya." titahnya yang membuat selurub karyawan gemetar ketakutan.
Di restoran ini memang mereka hanya mengenal Briell sebagai pemiliknya, namun jika karyawan lama pasti mengenal Alson yang biasanya berkunjung ke sini dulu.
"Maaf tuan ini siapa ? Dan kenapa seenaknya masuk ke dalam ruangan bos kami." ucap Manager itu dengan gugup.
Alson tersenyum melihat kegugupan manager tersebut, karna nampak sekali jika dia pasti membuat sebuah kesalahan.
"Ikut saja ya, kamu nanti akan tau." balas Alson dengan ramah dan di anggukan kepala oleh pria tersebut.
Sesampainya di dalam ruangan Alson melihat seluruh laporan selama beberapa bulan ini.
"Kamu di sini bekerja atau merampok,jawab bugghhh." Alson menggebrak meja, karna Emosi Alson memuncak karna Manager ini berhasil menggelapkan uang ratusan jutaan rupiah.
"Maafkan saya Tuan, saya terpaksa melakukan ini semua." mohonya berlutut di kaki Alson memohon pengampunan
Alson tidak ingin berlama-lama membahas ini, dia paling benci adanya maling di usahanya seperti ini, dia langsung menghubungi polisi untuk segera memberikan hukuman untuk si koruptor ini.
Dan tak memakan waktu lama, polisi langsung datang ke restoran itu dan menangkap pria itu tanpa perlawanan.
"Untuk yang lainya, jika butuh bantuan jangan segan-segan untuk bicara dengan saya, jika bisa saya akan bantu tidak perlu sampai seperti ini, karna saya paling benci di tipu. Apa kalian semua mengerti," Serunya dengan ramah pada seluruh karyawan yang menatapnya.
"Mengerti Bos." Jawab seluruhnya dengan serentak.
Dan setelah itu Alson memilih untuk ke apartemennya untuk berisitirahat, karna tubuhnya benar-benar lelah saat ini.
Sesampainya di Apartemen, Alson langsung membersihkan tubuhnya dan beristirahat sejenak, lalu setelah itu dia langsung mengambil laptopnya untuk mengecek jadwalnya besok.
Namun sebelum dia mengecek jadwal, lagi-lagi dia iseng untuk mengecek situs biodata gadis taman, dia mencoba mencarinya kembali setelah beberapa bulan belakangan ini dia selalu sibuk.
Dan tak lama kemudian Alson berhasil mendapatkan alamat akun Instagram pribadi dari Gadis tamanya. @Diorlyyn
"Oh nama aslinya dengan akun Intagramnya berbeda." gumamnya sambil mencoba stalker IG wanita itu.
__ADS_1
"Nah kan memang calon istriku tuh cantik, gak salah pilih aku tuh." ucapnya bicara sendiri dan tersenyum sendiri melihat foto-foto Vika.
"Tuhkan dia itu emang pinter makanya dapat banyak peghargaan, gak sabar aku pengen cepet ketemu di-" kalimatnya terputus ketika melihat lokasi foto terAkhir Vika.
"Inikan," ucapnya kembali terputus mengingat nama lokasi itu, sampai dia menyadari jika foto dan alamat itu persis dengan alamat kantor Papahnya yang akan dia pimpin besok.
"Uhhhuuyyyy,,aaahhhhhhh," soraknya bergembira bagiakan mendapatkan sebuah lotre, bahkan siapa pun yang melihatnya kali ini pasti akan mengira jika dia tidak waras.
"Kan aku sudah bilangkan, jodoh itu pasti ketemu, makanya aku tuh pengen banget ke Indo ternyata ada bidadari ku, aaahhhh mimpi apa aku semalam." rancaunya benar-benar tidak waras, merasa jika dirinya ke Indo karna hati dan panggilan jodoh.
Padahal kemarin Arvan sudah setengah mati memaksanya agar mau ke Indo.
"Ini jam berapa? Masih jam 3.00pm, pulang kerja jam 5.00 kan, astaga aku harus cepat-" serunya tidak ingin berlama-lama dan langsung segera bersiap untuk berkunjung ke kantor.
15 menit kemudian dia telah siap dengan pakaian formalnya sebagai alasan berkunjung ke kantor baru, padahal alasan sebenarnya adalah berkunjung menemui bidadarinya.
"Oke Vika, tunggu aku ya." yakinya kepedean jika Vika menunggunya, dia merasa nanti jika Gadis tamanya masih mengingatnya.
Dengan langkah lebar dia langsung melangkahkan kakinya untuk pergi ke kantor dengan perasaan hati yang penuh bunga untuk gadis tamanya.
"Beli bunga untuk gadis tamanku dulu deh." Gumamnya lalu turun dari mobil dan memasuki toko itu.
"Hallo Tuan, sedang mencari apa?" sapa pemilik toko bunga itu.
Alson terlihat berpikir sejenak apa yang sedang dia butuhkan. "Saya mau paket bunga yang sangat indah dan besar, yang bisa berdiri sendiri untuk calon istri saya." ucapnya yang benar-benar minta di jitak, mengaku-ngakui orang sebagai calon istrinya.
Bahkan dia sendiri sampai tertawa mendengar dirinya sendiri menyebut Vika calon istrinya.
Pemilik Toko tersebut langsung tersenyum dan menyiapkan bucket bunga sultan untuk Alson, karna dia memesan bunga itu dengan harga yang sangat mahal, jadi sebut saya bucket bunga sultan.
Setelah bunga itu siap di rangkai, Alson lansung bergegas menuju kantor karna waktu sudah sangat mepet sekali, tinggal satu jam setengah lagi waktu bekerja akan berakhir.
Kurang lebih 15 menit waktu yang dia gunakan untuk sampai di depan kantor, dan dia melangkah yakin penuh wibawa dengan membawa bucket bunga sultan itu di tanganya, dan langsung masuk menuju lantai di mana pujaan hatinya menunggu π₯΄π₯΄
Di dalam Lift Alson tidak berhenti memperbaiki penampilanya dan belajar menyusun kata-kata mutiara yang akan dia sampaikan nanti.
Ting, pintu lift berbunyi dan terbuka otomatis, namun tiba-tiba saja dia langsung merasakan degupan jantungnya seperti ingin berperang.
__ADS_1
"Semangat Alson, gak boleh gugup kan mau ketemu calon istri," lagi-lagi dia meyakinkan dirinya sendiri supaya tidak gugup di hadapan Vika.
Dengan penuh keyakinan dia melangkahkan kakiknya keluar dari lift dan benar saja dia langsung melihat wanita pujaanya sedang sibuk bekerja, yang hampir setahun ini menjadi Daftar pencarian orang hilang.
Alson dengan bergaya sok cool langsung melangkah berdiri di hadapan Vika dan meletakan bunga sultan itu di meja Vika membuatnya bingung dan mengangkat kepalanya untuk melihat siapa yang menaruh bunga itu.
"Maaf Tuan, Anda siapa ya ? Kenapa tiba-tiba meletakan bunga di atas meja saya," tanya Vika yang sepertinya sudah lupa dengan Alson.
Mendengar pertanyaan itu Alson jadi tersenyum kikuk, "aku- kamu tidak mengenaliku?" tanya Alson balik yang di jawab gelengan kepala oleh Vika.
"Serius kamu tidak mengenalku?" tanyanya hingga berulang-ulang mengganti gaya agar Vika mengenalnya.
Namun hasilnya nihil, sepertinya gadis tamanya sudah lupa dengan calon suaminya sendiri, membuat Alson menjadi cemberut di buatnya.
"Memangnya Anda siapa Tuan? Dan bunga sebagus ini buat siapa?" tanya Vika yang merasa jika pria di depanya ini sedang banyak masalah sehingga meletakan bunga di sembarangan tempat.
Alson mengenduskan nafasnya kasar, lalu mengulurkan tanganya pada Vika dan langsung di terima oleh Vika.
"Namaku adalah Alson Emilio Manopo, calon suami dari kamu Alvika Nataliea Fortuta." Tegasnya membuat mata Vika membulat seketika dan langsung menarik tanganya dari gengaman Alson.
"Calon suami kepalamu." umpatnya kesal mendengar pria itu menyebut dirinya sebagai calon suami Vika.
"Kepalaku, ini kepalaku di sini." Jawab Alson dengan polosnya dan malah semakin membuat Vika kesal dan teringat akan seseorang yang-.
"Astaga kamu yang-"
To be continue.
*Jangan lupa sedakah Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**ππ *
Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh πππ
Terima kasihππ»ππ»
Follow IG Author @Andrieta_Rendra
Note: teman-teman semua untuk pecinta karya Married With Mr. Psychopat mimin mau minta maaf yang sebesar-besarnya karna karya itu sudah gak bisa lolos untuk menambahkan Bab chapternya, terbukti kmren mimin update 6 chapter di tolak, jadi mimin mau infokan jika karya itu DI TERBITKAN!!! Ingat ya Di TERBITKAN.
Untuk yang masih mau lanjut baca silahkan nanti tunggu info ya, dan untuk yang tidak mau beli bukunya mimin minta maaf karna memang karya itu tidak bisa di lanjutkan di siniππ»ππ»
__ADS_1
Terima kasih atas perhatiaanyaππ»ππ»