Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 19


__ADS_3

๐ŸŒน Happy Reading ๐ŸŒน


Setelah tadi melakukan proses panjang, kini Alson dam Vika kembali ke lantai atas menuju ruangan mereka masing-masing.


Namun baru saja keluar dari Lift, Vika langsung menatap bingung ke arah sekelilingnya. "Ada apa?" tanya Alson yang melihat Vika seperti mencari sesuatu dengan menatap ke sekelilingnya.


"Enggak ini meja kerjaku mana? Kemari ada di sini," jawabnya dengan masih menatap ke sekelilingnya.


Dan tidak lama datanglah sosok Vino yang mengahampiri mereka. "Selamat pagi Pak Alson, meja Vika sudah saya pindahkan masuk ke dalam ruangan Anda sebagaimana yang Anda minta tadi." seru Asisten Vino yang menjawab semua keanehan yang ada.


Vika langsung menatap tajam ke arah Alson namun yang di tatap malah menampilkan wajah yang tidak bersalah sama sekali. "Baguslah kalo begitu," jawabnya dengan santai lalu melangkah masuk ke dalam ruanganya sebelum kena amukan macan yang sedari pagi sedang mode on itu.


Sedangkan Vino hanya menatap bingung kepada bos dan sekertaris baru ini, "mereka kenapa bisa sedekat itu ya?" Gumam Vino yang melihat Vika melangkah menyusul Alson di ruanganya.


Braaaakkkkk Vika membanting pintu ruangan Alson hingga terdengar sampai luar, dan semua kejadian itu tak lepas dari pandangan Vino, "siapa sebenarnya Vika ? Dan apa hubunganya dengan Bos? Mengapa dia berani sekali berbuat seperti itu?" batin Vino meronta penasaraan tentang hubungan keduanya.


"Vika," bentak Alson yang melihat Vika selalu saja emosi seperti itu.


"Kamu kenapa sih? Dari pagi marah terus? Apa tidak bisa kamu bersikap gantle sedikit? Kamu itu perempuan?" cerca Alson yang merasa pusing melihat Vika yang darah tinggi dari pagi.


Sedangkan Vika langsung melangkah dan menarik kera baju Alson, dan beruntungnya tinggi badan Vika yang profesional itu hampir sama dengan tinggi tubuh Alson yang bagaikan tiang itu.


"Siapa yang suruh kamu pindahkan meja ku ha?" bentak Vika tak perduli dengan kemarahaan Alson.

__ADS_1


Namun bukanya takut Alson malah menyingkirkan semua barang-barang di atas meja hingga jatuhan kebawah, lalu menggendong tubuh Vika dan mendudukannya di atas meja, kemudian Alson menahanya di bawah kakung tubuhnya, dengan kedua tangan yang bertumpuh di atas meja.


"Aku sudah bilang kamu jangan marah-marah terus, atau tidak aku akan menciumu," bisik Alson dan nyaris membuat Vika merinding mendengarnya.


Vika yang melihat wajah Alson begitu dekat denganya, bahkan nyaris tidak ada jarak kini lebih memilih memalingkan wajahnya ke arah samping, dan Alson melihat tingkah Vika itu menjadi gemas sendiri langsung menarik dagu Vika dan mengarahkan wajah mereka hingga bertatapan.


Dan tanpa aba-aba Alson kembali melu**mat bibir mungil Vika dengan lembut, hingga Vika yang tadinya berontak kini mulai terbawa arus permainann.


Bahkan tanpa sadar dia melingkarkan tanganya di leher Alson, dan semakin menekan bibir Alson agar memperdalam ciuman mereka.


Hingga keduanya kehabisan nafas, dan Vika baru menyadari kebodohanya yang begitu terlihat munafik saat ini, dia menolak untuk menerima Alson, tapi hatinya sangat-sangat tidak memungkiri dengan setiap kegentelan dan sikap sabar Alson itu.


"Menikalah dengan ku Vika, apa kamu tau tidak ada satupun yang sempurna di dunia ini, dan Pernikahan yang sempurna adalah dua orang yang tidak sempurna yang saling melengkapi satu sama lain, dan apa kamu tau jika kebanyakan orang bilang jika obat jatuh cinta adalah menikah. Dan sekarang aku sedang jatuh cinta. Maukah kamu menjadi obat jatuh cinta ku ini? Dirimu ini yang akan selalu memberiku kekuatan, sebelum atau setelah menikah. Karena itulah aku memilihmu untuk hidup hingga tua bersama, please jangan menolak ku lagi," pintanya dengan bersungguh-sungguh, dengan setiap kalimat yang keluar dari mulutnya itu mampu meluluhkan kerasanya hati Vika, ketulusan yang mampu merobohkan dinding besar yang selama ini berdiri kokoh di hatinya.


"Yakinlah Vika, aku tidak akan pernah mengecewakanmu, aku sudah begitu lama menunggu momen itu, jika kamu tidak percaya akan cinta sejati, lalu bagaimana lukamu itu akan sembuh? Jadikanlah aku sebuah sandaran yang akan mengahapus setiap tetes demi tetes air mata yang selama ini telah tumpah dengan sia-sia, jadikan lah aku pria yang beruntung karna bisa membalut luka di hatimu itu, I want you to be my Wife Vika, please Merry me," pintanya lagi dengan lembut, agar Vika bisa melihat ketulusan hatinya itu.


Baginya status Vika bukanlah segala penghalang kehidupanya saat ini, jika memang Vika mempunyai anak? Lalu kenapa? Dia bukanlah sebuah sampah yang harus di pandang hina, ini semua hanyalah sebuah kesalahan yang tidak perlu di sesali seumur hidup, bukan saatnya juga untuk menutup diri hanya sebuah masa lalu yang kelam, tapi ini adalah tentang bagaimana kita bisa bangkit dan yakin akan langit yang akan menerbitkan matahari dan harapan baru setiap harinya.


"Vika, kamu harus tau kesalahan yang paling besar bukanlah sebuah kegagalan yang berarti, tetapi jika kamu berhenti untuk menyerah sebelum, merasakan keberhasilan itu maka kamu tidak akan pernah tau bagaimana menjadi sukses itu, karna seseorang yang mampu belajar dari kegagalan itulah yang akan menjadi pemenang. Namun jika orang yang hanya bisa menutupi kegagalan adalah seorang pecundang." Ucap Alson lagi yang semakin membuat Vika mempererat pelukanya pada tubuh Alson.


Dan tiba-tiba saja pintu ruangan Alson terbuka dan menampilkan sosok asisten Vino, yang sontak melihat adegan tidak wajar itu.


"Upps soory, kalian lanjutkanlah." serunya lalu menutup matanya sedikit dan pelan-pelan menaruh berkas di meja Alson dan tanpa pamit dia langsung memperbesar langkahnya dan menutup pintu itu kembali.

__ADS_1


Membuat Vika dan Alson jadi salah tingkah di buatnya.


Vika langsung cepat menyingkir dari tubuh Alson dan kembali ke meja kerjanya. Sedangkan Alson kini terlihat menelpon Office girl untuk membersihkan ruanganya karna tadi dia menjatuhkan barang-barang dengan sembarang arah.


Lalu setelah itu dia mendudukan tubuhnya di kursi kebesaraanya, dengan mata yang terpejam. "Aku yakin kamu adalah wanitaku Vika, tak perduli seburuk apa masa lalumu, tak perduli siapapun pria yang melukaimu, aku akan selalu memilihmu." Batinya yang merasa jika dirinya sudah benar-benar stuck saat ini.


Berbeda dengan Vika yang merasa kacau dengan pemikiraanya saat ini, dan memutuskan harus membicarakan ini terlebih dahulu dengan Ibunya lalu dia bisa memutuskan langkah apa yang akan dia ambil nanti.


Mimin dan Calon suami miminโค๏ธ



To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangkan jempolnya๐Ÿ˜Ž


*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜ *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ


Terima kasih๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


__ADS_2