Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 35


__ADS_3

🌹 Happy Reading 🌹


Sinar matahari mulai menyinari bumi, Alson terbangun dari tidurnya melirik ke arah cahaya sinar mentari.


"Selamat pagi dunia yang kejam," lirihnya lalu segera bangkit dari tempat tidur untuk segera bersiap mendatangi Vika pagi ini.


Tak membutuhkan waktu lama, dia telah menyelesaikan ritual mandinya dan bergegas untuk segera melangkah pergi.


Namun ketika Alson baru bersiap-siap, tiba-tiba saja dia mendapatkan sebuah panggilan dari Manager restoranya.


"Hallo," jawabnya mengangkat panggilan itu.


"Hallo Tuan, Restoran tengah di tutup paksa oleh anak buah dari Lord Arvan Tuan, bagaimana nasib kita sekarang Tuan, hisskk,, kami semua masih membutuhkan pekerjaan untuk keluarga kami Tuan." Tangis Manager itu yang takut kehilangan pekerjaanya.


Alson mengepalkan tanganya menahan emosi yang memuncak, "Papah." Batinyanya sambil menggeratkan rahangnya keras.


"Kamu tenang saja, aku pastikan restoran itu tidak akan di tutup." Balas Alson agar semua karyawanya tenang terlebih dahulu.


"Baik Tuan, kami menunggu keputusan anda Tuan," jawab Manager tersebut yang mewakilo seluruh pekerja di Restoran milik Alson.


Setelah selesai, Alson langsung menutup panggilan di ponselnya itu. Braaaakkk dengan penuh emosi Alson melemparkanya begitu saja hingga hancur berantakan.


"Aaarrrggghhhhhh Papah kenapa melakukan semua ini," teriaknya histeris yang tidak tau lagi harus bicara apa saat ini.


Semuanya telah hancur begitu saja, ada begitu banyak harapan yang bergantung kepadanya, yang awalnya hanya ingin membantu dan mempertahankan Vika, saat ini nasib puluhan karyawanya pun menjadi target dari Papahnya.

__ADS_1


Alson menangis merasakaan sakit hati yang begitu dalam, dia bertanya dengan hatinya, salah apa sebenarnya dia? Apa yang salah jika menikahi wanita yang sudah memiliki Anak? Kenapa kehormatan begitu penting di pertanyakan? Bukankah di zaman sekarang wanita yang terlihat baik-baik itu sangat banyak, namun belum tentu jika mereka masih memiliki sebuah kehormatan.


Alson tertawa mendengar beberapa teman dan bahkan karyawanya yang sering tidak sengaja dia ketahui jika melakukan hubungan sex bebas di luar pernikhaan.


Bahkan begitu banyak berita di televisi yang membuang bayi hanya karna sebuah kehormatan.


Lalu begitu banyak temanya yang bercerita jika istri-istri mereka kebanyakan sudah tidak Virgin lagi, dan sekarang apa salahnya dia menerima wanita yang sudah nyata tidak Virgin dan mempunyai kehormatan.


Bukankah wanita seperti ini tidak akan bisa munafik lagi untuk menyembunyikan jati dirinya, namun setiap pemikiran manusia itu berbeda-beda.


Alson sebenarnya sangat yakin, jika Papahnya tidak akan sejahat ini, hanya saja mungkin Arvan hanya ingin melindungi anak-anaknya dari public mengingat siapa Vika dan apa prosfesinya.


Bahkan Mamah Jenni sangat tidak menyukai keramaian dan paparazi yang ingin menyorot kehidupan rumah tangganya.


"Aku harus segera bertindak, gak mungkin aku diam saja melihat yang lainya menderita." gumamnya dengan yakin, dan bergegas melangkah menuju Restoran miliknya.


Apa sebegininya kah cara yang dia gunakam untuk melawan anaknya sendiri, sampai harus menutup mata dan hati melihat penderitaan manusia yang lain.


Alson dengan cepat meminta bantuan dari Aiden agar menampung dan memberikan pekerjaan sementara untuk karyawan-karyawanya ini.


Manager yang melihat kedatangan Alson itu langsung segera mengahampiri Alson dengan tatapan memohon. "Tuan tolong Tuan, anak saya masih perlu sekolah, dan biaya besar, dan sekarang pekerjaan masih begitu susah di dapatkan Tuan, tolonglah kami." seru Manager itu yang di ikuti karyawan lainya.


Alson berusaha tegar dan tersenyum menanggapi mereka. "Kalian tenang saja, sebentar lagi akan ada sepupu saya yang datang dan membuka Restoran baru di ujung jalan sana, kalian bisa bekerja di sana selama yang kalian mau." ucap Alson yang seperti angin segar bagi mereka semua.


"Terima kasih Tuan Alson,,terima kasih." Sorak mereka semua kegirangan karna tidak jadi kehilangan pekerjaan.

__ADS_1


Dan tak lama kemudian datanglah Aiden bersama dengan Freya, dengan membawa sebuah surat di tanganya.


"Bagaiamana ?" Tanya Alson yang tidak ingin membuang waktu lagi.


Aiden mengedikan bahunya singkat dan melemparkan surat itu kepada Alson.


"Kalian semua mulailah bekerja hari ini dengan berberes di Restoran baru yang ada di ujung sana, dan ingat! Bekerjalah dengan baik! Jangan sampai ada yang mengkhianati saya, apa kalian mengerti," tegas Aiden yang membuat suasana menjadi tegang.


"Mengerti Tuan," jawab mereka serentak lalu menundukan kepalanya hormat dan segera pergi ke Restoran baru yang telah di siapkan oleh Aiden.


Setelah kepergian seluruh karyawanya, Alson melihat kembali seluruh surat yang sudah di atas namakan menjadi miliknya. "Aiden tapi ini-" ucapnya menolak pemberian Aiden.


"Its okay, kembalikan nanti jika uangmu sudah ada." jawab Aiden dengan menarik istrinya kedalam pelukanya.


Alson tersenyum menganggukan ucapan dari Sepupunya itu.


Aiden diam menatap lurus ke arah Alson, "mau sampai kapan kamu menentang Uncle Arvan ?"


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


**Jangan pelit! Mimin, *Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭

__ADS_1


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2