Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Partner Ranjang Part II ( 93 )


__ADS_3

Setelah mereka mengobrol sejenak tadi dengan sedikit emosi, kini barulah Brio dan Vita pulang dengan membawa makan malam.


Vita merasa sangat malas sekali untuk makan di luar saat ini, sehingga Brio memilih untuk meng take away makanan mereka. Sekalian mereka juga membeli makanan untuk Beverly.


“Beverly.” Panggil Vita, ketika mereka baru saja masuk ke rumah.


“Ya Madam.” Sahut Beverly dan langsung keluar dari dalam dapur.


“Tolong siapkan makan malam ini ya,” pinta Vita, dengan memberikan bungkusan makanan yang tadi mereka beli.


“Baik Madam,” balas Beverly.


“Sama, yang plastik merah itu punya kamu ya,” tambahnya lagi.


“Aku mandi duluan sayang,” ucap Brio pada Vita.


“Iya, makanannya juga masih disiapkan sama Beverly.” Balas Vita.


Tetapi ketika Brio baru mau masuk ke dalam kamar, pria itu keluar lagi, “sayang,” panggilnya dan menarik tangan Vita untuk ikut bersamanya masuk ke dalam kamar.


“Mau ngapain? Katanya mau mandi?!” Vita berusaha melepaskan tanganya dari Brio. Namun sepertinya suaminya itu tidak akan melepaskannya.


“Mandi sama - sama,” bisik Brio, yang membuat Vita merasa merinding.

__ADS_1


“Ahhhh, gak mau, semalamkan udah,” tolak Vita, yang lebih tau kalau maksud dari mandi bareng itu bukan mandi bareng yang sesungguhnya. Melainkan hal yahh penonton bisa sendirilah menafsirkan ya.


Namun Brio memilih untuk menulikan pendengaranya, dan tetap saja menarik Vita masuk ke dalam kamar.


Mau tidak mau Vita harus berolahraga lagi.


Dengan perlahan Brio membantu Vita untuk membuka pakaiannya. “Ihh, geli,” lirih Vita pelan, ketika merasakan hembusan nafas Brio di lehernya.


Cuppp, Brio mengecup singkat bahu polos milik Vita, yang lama kelamaan naik ke leher dan membuat Vita merasa sedang di ambang kenikmatan.


Lalu Brio memutar tubuh Vita, dan melihat ke dua gunung kembar milik istrinya yang masih montok walaupun menyusuinya setiap malam.


Tanpa menunggu waktu lagi, Brio langsung saja menyedot put ing milik istrinya itu, hingga Vita merasa ingin berteriak, karena sangking enaknya.


“Ahhhh, Io,” suaranya pelan, namun terdengar begitu indah, membuat Brio semakin bersemangat untuk mengerjakan olahraganya.


Setiap selesai mandi, memang Vita selalu mengganti perbannya itu. Mungkin akan begitu sampai sebulan ke depan.


Cuppp,,cupppp,,cuppp,,cuppp,,cupp, Brio mendaratkan kecupan berkali - kali ke perut Vita, membuat istrinya itu merasa senang sekali karena Brio yang sangat memperhatikanya dan juga memperlakukannya dengan lembut.


Vita melihati Brio yang masih fokus menciuumi perutnya, lalu kemudian Brio naik dan menatap wajahnya lama. “Aku mencintaimu Vit,” ucapnya pelan.


Tentu saja Vita tersenyum bahagia mendengar ungkapan cinta dari suaminya, apa lagi sekarang dia juga sangat menyayangi suaminya itu. “Aku juga mencintaimu, Gabrio.” Balasnya lagi, dan langsung mereka berdua bercivuamm dengan begitu panas. Malam ini adalah malam yang begitu bahagia.

__ADS_1


Ungkapan cinta yang mereka ungkapkan, tentu saja membuat mereka merasa sangat begitu bahagia. Percintaan yang di mulai dari kesedihan, tangisan dan bahkan rasa benci. Siapa sangka bahwa merek yang berjanji untuk bersama satu sama lain, kini membuat mereka bisa saling jatuh cinta.


Vita yang awalnya mengira bahwa dia tidak akan pernah bisa jatuh cinta lagi kepada orang lain, selain Langit.


Siapa sangka dirinya dipertemukan oleh Brio, yang mampu membuat pemikiraanya berubah dan merasa bahwa memang Langit diciptakan bukan untuk menjadi jodohnya.


Terbukti, di saat kemarin dirinya mendatangi pernikahaan Langit dengan seorang wanita yang merupakan penghafal Alquran.


Memang benar apa yang dikatakan oleh Alkitab, jangan pernah mengambil siapapun dari Tuhannya. Dan inilah Vita, sebesar apapun cintanya pada Langit, tetap saja Tuhan mereka tidak sama. Dan Vita juga tidak akan pernah mengambil Langit dari Tuhannya.


Dan lihat kebaikan Tuhan kepadanya, Tuhan memberikan seorang jodoh yang sama dengan dirinya, tanpa harus menyakiti siapapun, dan harus melawan hukum agama.


Mungkin ini juga sebenarnya adalah hasil dari dirinya yang ikhlas melepaskan Langit bersama istrinya. Dan dirinya yang berjanji untuk mencintai suaminya.


Dan siapa sangka, jika secepat ini dia akan merasa jika dia memang sudah mencintai suaminya. Mendapatkan perlakuan yang sedikit Toxic namun Vita percaya bahwa itu adalah sebuah kasih sayang yang tidak bisa diukur. Membuat Vita semakin yakin untuk melabuhkan hatinya pada Brio untuk selamanya.


💐💐💐The End💐💐💐


Hallo semua teman - teman, huhu, makasih banget ya udah nemanin Karya ini dari episode 1 sampai episode 93.


Terima kasih juga atas dukungan dan semua motivasinya untuk Karya ini.


Dan oh Ya, Mimin akan hadirkan lagi ya Extra Chapternya. Jadi di tunggu saja 😘😘

__ADS_1


Terima Kasih 🙏🏻🙏🏻


**Dan jangan lupa untuk mampir ke karya Mimin yang Lainnya ya. **Di tunggu loh ya 😘


__ADS_2