Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Partner Ranjang Part II ( 90 )


__ADS_3

🌹 Happy Reading Gengs 🌹


Vita tidak pernah tahu yang namanya memasak apa lagi berberes rumah, karena memang hidupnya sedari kecil sudah terpenuhi.


Namun kini, untuk membuat kebahagiaan kecil untuk Brio. Wanita itu mencoba memasak dengan hasil mendapatkan resep dari youtube dan juga dengan bantuan Beverly.


“Beverly,” panggil Vita, pada pembantunya yang sedang sibuk mencuci piring.


“Yes Madam,” sahut Beverly, yang segera mencuci tanganya dengan bersih.


“Coba deh kamu rasain dulu,” serunya, mengambil sendok kecil lalu meneteskannya ke telapak tangan Beverly, tanpa menyentuhnya.


Beverly merasakan sedikit, “sudah Pas Madam, sudah enak.” Responnya pada masakan Vita itu.


Vita tersenyum dengan bangga, karena first timenya dia maksa sudah oke. “Hemm, mungkin saja saya akan bisa memasak setiap hari untuk Brio, kalau aku bisa melihatnya dari Youtube.” Batin Vita, yang sepertinya sudah meletakan perasaan di setiap masakannya.


Jadilah menu hari ini, ayam saus mentega, dengan Brokoli dan kembang kol yang di tumis bersama dengan bakso kecil dan irisan sosis.


“Hemm, Beverly, tolong goreng telur 3 ya!” Pintanya pada Beverly, yang terlihat masih sibuk dengan cucian piringnya.


“Baik Madam,” Beverly kembali mencuci tanganya dan meninggalkan cucian piring yang masih banyak itu.


“Hemmm, untuk suami saya kamu tahu kan kalau suami saya itu tidak suka telur yang kering, dia sukanya setengah matang.” Ucap Vita, mengingatkan Beverly, karena kalau tidak suaminya itu Pasti akan marah.


“Iya Madam,” sahut Beverly.


“Dan untuk saya, harus matang kuningnya, saya tidak bisa memakan telur setengah matang seperti suami saya, mengerti!” Sambungnya lagi.


“Iya madam.” Beverly hanya bisa menjawab Iya dan mengerjakannya saja. Dia pasrah ketika Vita selalu menyuruhnya ketika pekerjaanya masih banyak dan selalu bertanya. Kenapa ini belum selesai? Dan kenapa ini lama sekali? Padahal ketika Beverly sedang mengerjakannya ya, seperti tadi ini, Vita kembali memanggilnya untuk pekerjaan lain.


Vita sudah melihat angka 6 lewat di jam dinding dalam dapur.


“Beverly, siapkan makanan ini ya, suami saya sebentar lagi pulang!” Lagi dan lagi perintahnya untuk Beverly, padahal dia baru saja menyuruh Beverly untuk memasak telur.


“Iya Madam.” Sahut Beverly lagi, lalu Vita memilih untuk keluar dari dapur, kerena dia merasa dapur itu sangat panas.


***


Sembari menunggu Brio, Vita memilih untuk menonton Netflix terlebih dahulu, dia ingin melanjutkan drama film korea kesukaanya yang sudah tayang menampilkan episode barunya.

__ADS_1


Lima belas menit dia menonton, terdengar suara Brio yang memanggil Beverly untuk membukakan pintu.


Tapi karena Vita tahu Beverly sedang sibuk, akhirnya dia yang bangkit untuk membukakan suaminya pintu. “Hai, beb,” sapanya pada Brio.


“Hay,” balas Brio, dan langsung mendaratkan sebuah kecupan di kening Vita.


“Aku hari ini masak Beb,” ucapnya memberitahukan pada Brio bahwa dirinya hari ini masak.


Sontak saja, mendengar Vita yang memasak, Brio sejenak menyeritkan keningnya bingung. “Masak?” Tanya Brio dengan rasa tidak percaya.


“Iya Beib, aku masak.” Jawabnya dengan penuh yakin.


“Sudahlah, kamu mending cuci tangan, cuci kaki, baru makan malam, aku juga sudah lapar sejak tadi menunggumu.” Vita mendorong tubuh Brio untuk segera membersihkan tubuhnya, agar bisa segera mendapatkan makan malam mereka.


Brio yang juga penasaraan dengan rasa masakan Vita, tentu saja langsung bergegas membuka jasnya dan mengganti celananya dengan celana pendek, agar terlihat lebih santai.


“Waahhhhh, look nice.” Respon Brio, ketika melihat masakan Vita yang sudah terlihat rapi di atas meja.


Vita tersenyum ketika Brio antusias ketika melihat masakannya. “Makan yuk,” ajak Vita, dan langsung mengambilkan makanan itu ke piring Brio.


Brio duduk di samping Vita, menunggu sampai makanannya selesai diambikan oleh Vita.


Dengan perlahan Brio mencoba masakan Vita. “Gimana?” Tanya Vita dengan begitu antusias menunggu Brio menilai masakannya.


“Aku yakin bukan kamu yang masak ini,” ucap Brio, karena masakan yang dia makan ini, cukup enak untuk wanita yang baru saja belajar masak seperti Vita.


“Itu aku yang masak tahu, tanya saja sama Beverly!” Vita merasa kesal, karena Brio tidak percaya jika dialah yang memasak makanan itu.


Brio tersenyum tipis namun itu sudah membuat Vita sangat merasa senang. “enak kok sayang, enak. Makasih ya.” Ucap Brio dengan lembut.


Sontak saja, Vita mengerjapkan matanya perlahan menedengar kalimat Brio yang memanggilnya sayang.


“Kenapa? Kok kamu diam begitu?” Tanya Brio, ketika melihat Vita yang sama sekali tidak meresponnya lagi.


Vita menggelengkan kepalanya pelan, lalu ikut mengambil makanan untuk makan bersama dengan Brio.


“Walaupun tipis, ternyata memang Brio ini sangat tampan ya.” Batin Vita, memuju wajah suaminya yang baru pertama kali dia lihat dari dekat seperti itu.


Brio tahu, jika sejak tadi Vita hanya melihatinya saja, dan sibuk mengaduk - aduk makanannya.

__ADS_1


“Vita selesai kamu operasi kemarin, apakah dokter ada mengatakan kapan kamu bisa hamil lagi?!” Tanya Brio langsung to the point pada Vita.


“Dokter sih mengatakan, jika kamu sudah merasa aman untuk hamil ya boleh saja, tapi kalau bisa dalam beberapa bulan ini jangan dulu, kerena takutnya jahitan yang bekas dari Kista kemarin masih basah, dan malah membahayakan.” Jawab Vita jujur.


“Kenapa? Kamu mau aku hamil lagi?” Tanya Vita, dengan tatapan penuh selidik.


Brio menganggukan kepalanya dengan yakin. “Kamu bisa lihatkan, aku bahagia ketika kamu menyambutku ketika aku pulang seperti tadi. Namun aku masih merasa kurang, dan mungkin saja rasanya akan lebih bahagia jika kamu menyambutku bersama dengan anak - anak.” Ungkap Brio pada Vita.


Memang benar, Vita sendiri merasakan hal yang sama, sepanjangan hari ini dia bekerja menjadi model endorsement juga itu sangat membosankan.


“Io, tapi untuk sekarang, aku rasa, kita perbaiki dulu rumah tangga kita ini, barulah nanti kita berpikir tentang anak Io, aku takut jika kita ber dua masih memikirkan ke egoisan kita masing - masing, akan berdampak sulit untuk anak - anak kita nanti.” Jelas Vita, yang masih merasa kurang yakin jika Brio sekarang sudah berubah.


Dia khawatir jika suatu saat nanti, sikap Brio yang suka meledak - ledak itu kembali, dan akan membahayakan nasih anak ke dua mereka.


Brio sendiri ketika mendengar kalimat Vita barusan, merasa sangat paham, bahwa Vita masih sangat meragukkannya. “Baiklah Vit, 6 bulan waktu yang diberikan dokter untuk memperbolehkan kamu hamil lagi kan?” Tanya Brio, memastikan saran dari dokter.


“Iya 6 Bulan, memangnya kenapa?” Tanya Vita balik.


Brio menghentikan kegiatan makannya, dan lalu beralih menatap wajah Vita dengan lekat, bahkan dia berusaha melihat lebih dalam lagi, apa yang sedang tersirat di dalam ke dua bola mata Vita.


“Aku memang bukan laki - laki sempurna, dan aku mungkin adalah laki - laki terburuk yang pernah kamu kenal Vit.”


“Tapi percayalah Janjiku ini, jika aku akan berjanji dan berubah sifat, agar aku bisa lebih menjadi pria dewasa yang mempunyai tingkat kesabaraan yang tinggi.”


“Dan mungkin juga itu semua tidak akan bisa aku raih jika bukan kamu yang membantuku dan menyadarkan aku ketika aku salah Vit, jadi berjanjilah juga kepadaku, jika kamu akan selamanya menggengam tanganku ketika emosiku mulai naik.” Brio melontarkan semua kalimat itu dengan tulus, bahkan Vita saja bisa melihat ketulusan yang terpancar itu dari ke dua mata Brio.


Vita menganggukan kepalanya pelan, ketika Brio memintanya untuk berjanji. “Aku berjanji Io, kita akan membangun mahligai rumah tangga ini sekali lagi.” Ucap Vita dengan begitu yakin.


*To Be Continue. **


**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.


*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*


*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘


**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*

__ADS_1


*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*


__ADS_2