Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 67


__ADS_3

Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke 🥰


Jangan sinder 😘😘


🌹 Happy Reading 🌹


"Mamah serius ingin menikah dengan Uncle Kevin?" tanya Alson langsung menyerbu Mamah mertuanya itu dengan berbagai pertanyaan.


Sedangkan Kevin kini hanya terdiam memandang lekat ke arah Velli calon istri pelihan Lord Arvan.


"Saya adalah Ananda Kevin Ferari, Anda bisa memanggil saya Kevin, saya berusia 56 Tahun saat ini, dan mungkin berpotensi untuk naik lagi, hobby saya membunuh dan memutilasi manusia, pekerjaan saya menembak,membunuh dan mendengar perintah Lord Arvan, sedangkan-," seru Kevin memeperkenalkan dirnya, namun terhenti di saat Alson menutup mulut Kevin secara kasar.


"Cukup! Kamu itu sedang memperkenalkan dirimu pada calon istri, bukan pada musuh," sahut Alson, menatap Kevin dengan tajam.


Berbeda dengan Veli, yang terasa sesak nafas mendengar pengakuan dari Kevin.


"Buu,,ibbuu,bbuu," panggil Vika, sambil mengipas-ngipasi ibunya dengan tanganya.


"Ibu kenapa sayang?" tanya Alson polos.


Plaakkkkk Vika menampar tangan Alson, karena merasa kesal. "Uncle! Sekarang angkat Ibu saya masuk ke dalam kamar! Laki-laki pekas sedikit dong, masa iya nanti udah nikah malam pertam eh salah, malam ke sekian kalinya harus diperintah lagi," titah Vika, yang menjadi lebih galak kali ini.


"Baik, akan saya gendong segera," sahut Kevin langsung berdiri dan menggendong tubuh Veli.


Sedangkan Vika kini menatap ke arah Alson dengan lekat. "Apa hobby mu ? Dan apa pekerajaanmu?" tanya Vika sambil melipat kedua tanganya di depan dada.

__ADS_1


"Hobby aku morena, pekerjaan aku morena," jawab Alson, penuh dengan rasa kemenangan.


Buggggghhhhh satu tinjuan dari Vika berhasil membuat Alson terkempal jauh. Hingga menjadi kejang-kejang.


Sedangkan Vika, kini meniup kepalaan tanganya yang seakan mengeluarkan asap, "mau rasaain lagi?" tanya Vika mulai menyiapkan kepalaan barunya.


"Enggak," sahut Alson, ingin menangis.


Merasa sudah cukup puas menyiksa suaminya, Vika akhirnya bangkit dari duduknya dan melangkahkan kakinya keluar, "kalau sampai kamu sebentar ini minta morena, aku potong itu yang di dalam," ancam Vika lagi, yang membuat Alson langsung replek memegang kukubirdnya.


"Ampunnn," jawabnya, merasa kalah telak dengan istrinya yang galak.


Setelah itu, dia langsung cepat bangkit dari duduknya, dan ikut bangkit keluar dari ruangan rapat penuh ketegangan itu. Menuju kamarnya untuk beristirahat, karena besok akan ada hari yang panjang, yaitu pernikahaan Mertuanya dengan anak buah Papahnya.


Ke-esokan harinya, terlihat mereka semua yang baru pulang dari pemberkataan acara pernikhaan Kevin dan Veli.


Resmi sudah keduanya menyandang gelar suami istri.


"Selamat ya untuk kalian berdua, semoga langgeng sampai meninggal," ucap Robert, yang kini mengejek Kevin, yang umurnya berada jauh di bawah Robert.


Kevin menatap Robert lekat, bingung dengan apa yang di katakan oleh atasaannya ini. "Kenapa harus sampai meninggal ?" tanya Kevin.


Robert langsung mengusap wajahnya kasar, mendengar pertanyaan dari robot berwujud manusia ini, "Kevin, apakah di saat kamu hidup bersama dengan Lucas, dia tidak pernah memberikanmu makanan atau apapun yang bisa membuat otakmu berpikir layaknya manusia?" tanya Robert serius.


Kevin hanya diam dan mengedikan bahunya singkat. "Permisi Nyonya Veli," ucap Robert menatap ke arah Veli yang berada di sebelah Kevin.

__ADS_1


"Iya Tuan Robert," sahut Velli dengan sopan.


Dan di saat mereka sedang berbicara, tiba-tiba saja datang Alson dan Vika, yang menghampiri Ibu dan Ayah barunya.


"Ibu, selamat ya, semoga setelah ini Ibu mendapatkan kebahagaian yang tidak pernah Ibu dapatkan selama ini, maafkan Vika, jika selama ini, Vika belum menjadi anak yang membanggakan untuk ibu," ucap Vika, hingga terlihat isakan tangis air matanya, tidak mampu menahan haru, melihat ibunya yang sudah menemukan pendamping hidupnya.


"Vika jangan bicara seperti itu nak, bagi Ibu, Vika adalah anak yang paling baik dan paling membanggakan, ibu sangat mencintai Vika," balas Veli, yang membuat suasana semakin mengharukan.


"Vika juga sangat menyayangi Ibu," balas Vika, dan langsung memeluk ibunya erat.


To be continue.


Untuk karya Robert dan Gina, tetap akan saya lanjutkan, mungkin tunggu waktu saya longgar sedikit.


😉😉


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


__ADS_2