Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 28


__ADS_3

"Kamu tidak akan pernah menginjakan kaki di Mansion ini atau di perusahaanku lagi." tegasnya dengan penuh amarah.


Alson dengan cepat langsung merangkul tubuh Vika, "baiklah Papah, kita tidak akan pernah menginjakan kaki di Mansion ini maupun Perusahaan Papah, karna mulai detik ini Alson akan mengundurkan diri." Balasnya dengan lantang.


"Ayo sweetheart kita pergi." Seru Alson dengan menarik tangan Vika untuk segera pergi dari Mansion itu.


Namun baru saja dia melangkah, Alice langsung menarik tangan Alson yang satunya.


"Alson, aku adalah Alice wanita yang akan di jodohkan denganmu." Ucapnya membuat Alson tersenyum sinis, kembali menatap papahnya.


"Sekarang aku sudah tau, niat Papah mengajak Vika untuk makan malam di sini, bukalah niat dari hati, melainkan karna mau menjodohkan ku dengan wanita ini yakan dan keputusan aku sudah final. Aku tetap akan memilih Vika sebagai istriku bukan wanita ini." Kesalnya menatap ke arah Arvan.


"Alson dia bukanlah wanita baik-baik, sedangkan Alice adalah waniat terhormat." Balas Arvan masih mencoba membukakan mata Alson agar tersadar dari apa yang di pilih.


"Aku tidak perduli dan tidak akan melihat mana yang baik atau tidak, yang jelas aku mencintainya, dan itu untuk selamanya." Balasnya dengan penuh keyakinan.


Arvan kembali duduk ke tempatnya dan menatap tajam ke arah Alson dan Vika.


"Baiklah jika kamu masih tetap memilih wanita itu, maka selamanya jangan pernah kembali lagi." Ancam Arvan yang di yakininya pasti berhasil.


"Baiklah, aku juga tidak berharap untuk stay di Mansion, aku akan tinggal di mana hatiku mengarahkanya dan mungkin aku akan segera menikahi Vika, oh ya Lord Arvan, salam untuk Mamah, dan katakan padanya aku mencintainya." Keputusan Final yang Alson berikan, lalu dia segera membawa Vika untuk pergi agar tidak terus menerus mendengar penghinaan dari Papahnya.


Stella yang sedari tadi di tunggu kini baru saja turun ketika semuanya sudah selesai dan melihat Alson yang melangkah keluar dengan membawa wanita. "Ada apa ini?" Tanya Stella dengan bingung melihat ketegangan yang ada.


Arnon dan Freya kini segera melangkah pergi sebelum melihat Stella mengamuk.


"Tanyakan pada Kakak Mamah tersayang ini, dia sudah melepaskan salah satu putranya untuk pergi melepaskan gelar Manopo di belakang namanya." Sahut Aiden, lalu memilih menyusul Istrinya ke kamar.


Stella langsung menatap tajam ke arah Arvan. "Apa maksudnya kak? Kakak mengusir Alson seperti itu ?" Bentak Stella yang selalu tidak terima jika pria ini melakukan hal yang dimluar batas.

__ADS_1


Brrruuuggghhhh Arvan menggebrak meja dengan penuh amarah. "Aku hanya ingin yang terbaik untuk putraku, bukan wanita rendah sepertinya yang pantas jadi menantuku, karna ketika wanita tidak bisa menjaga kehormatanya sendiri bagaimana dia bisa menjaga keluarganya." Balas Arvan tak kalah emosi.


"Oh jadi menurut kakak wanita seperti itu adalah wanita rendahan iya ha?" Teriak Stellla tepat di depan wajah Arvan.


"Kakak mungkin lupa masa lalu ku seperti apa, bahkan aku 10 tahun hidup dengan Arnon menyerahkan segalanya bahkan hamil sebelum pernikhaan, kami tidur bersama di satu atap berhubungan sex secara bebas tanpa ada ikatan pernikahan dan semua itu sudah jelas jika hanya dasar cinta. Tapi kakak tidak pernah mempermasalahkanya, dan Ketika masalah ini terulang pada Alson, lalu apa salah jika kakak berprilaku sama dengan kakak kepadaku," seru Stella yang mengingatkan betapa kelam kehidupanya bersama dengan Arnon dulu.


"Itu beda situasi Shea, kamu dan Arnon memang saling mencintai dan berhubungan selayaknya suami istri, sedangkan wanita itu menyerahkan sebuah kehormatan pada laki-laki yang tidak begitu dia kenal, dan hanya lantaran sebuah janji manis dia mau melakukanya, dan alhasil sekarang dia hidup sebagai wanita yang melahirkan bayi haram." Bentak Arvan yang tidak terima jika ada yang menentang keputusaanya seperti ini.


Stella merasa miris dengan apa yang di pikirkan Arvan saat ini. "Tidak ada bayi yang terlahir haram di dunia ini, semua bayi itu lahir tanpa dosa, dan mungkin Vika salah di masa lalunya, tapi apakah jika seseorang melakukan kesalahan itu kita tidak pantas memberikannya kesempatan, egois sekali Anda Lord Arvan. Ketika Anda membuat kesalahn yang sangat besar , dengan begitu mudahnya Anda memohon ampun kepada semua yang telah anda sakiti. Namun ketika orang lain yang berbuat salah dan mencoba masuk ke dalam keluarga kita dengan sebuah modal cinta, anda menentanganya. Anda adalah manusia yang paling tidak tau diri Lord Arvan, dan sekarang nikmati lah kehidupanmu tanpa Putra sulung mu yang baik itu." Ucap Stella, lalu memilih pergi meningglkan Arvan untuk sejenak merenungi apa yang dia katakan barusan.


Sedangkan di apartemen Milik Alson. Dia tak henti-hentinya menenangkan Vika yang sedang menangis saat ini.


"Sayang maafin aku ya, andai saja aku tidak membawamu ke sini semua pasti tidak akan pernah terjadi. Aku menyesal sayang." Serunya dengan lemah kepada Vika.


"Aku kotor Alson,, semua jejak Jendra memang tidak akan pernah hilang dari tubuh aku, dia meninggalkan jejak seumur hidup ini dan membuat ku menjadi hinaan dari semua orang, aku harus apa, bantu aku bersihkan jejaknya ini, aku bukalah wanita sempurna Alson,,hissk,,hisskk." Tangisnya semakin histeris di pelukan Alson.


"Sayang udah ya, biarpun kamu udah gak Virgin aku masih tetap akan menerima mu sekaligus menerima Vita, bagi ku kamulah Hot mother ku, yang paling aku cintai di dunia ini." Balas Alson dengan yakin.


Melihat Alson yang melangkah pergi, pandangan Vika fokus kepada lemari Wine dan beberapa minuman Alcohol yang ada di lemari ujung apartmen ini.


Dengan kesal Vika melangkah dan mengambilnya satu, dia belum pernah meminum hal-hal seperti ini, namun hari ini dia merasakan sakit hati yang luar biasa. Dan berharap dengan Alcohol ini bisa menghilangkanya.


"Ini bagaimana cara bukanya?" tanyanya bingung, lalu mencari cara untuk membukanya.


Dan ketika dia berhasil membukanya Vika langsung meneguk Wine itu sampai tersisa sedikit, dan sontak langsung membuatnya mabuk dan merasa panas di tubuhnya.


"Hueekkk,,huueekk," dia merasakan kepalanya yang keneng-keneng dan ingin muntah.


Dalam keadaan mabuk seperti ini Vika langsung masuk ke kamar mandi yang tidak di kunci oleh Alson.

__ADS_1


Brruuuugghh dia terjatuh di depan pintu kamar mandi dengan matan yang terpejam.


"Vika," seru Alson yang terkejut melihat Vika masuk ke kamar mandi dan melihat kukubird miliknya.


Vika yang samar-samar melihat air shower yang menyala membasahi tubuh Alson.


Tanpa sadar dia langsung membuka seluruh pakaianya hingga tidak ada yang tersisa, bahkan Alson sampai membulatkan matanya melihat tubuh polos dari kekasihnya.


"I want you." Bisik Vika lembut di telinga Alson, membuatnya merindung seketika.


"Kamu mabuk Vika, kamu minum anggurku ya," bentak Alson yang merasa marah karna Vika Berani meminum anggur miliknya yang sebenarnya kadar Alcholnya sangatlah tinggi.


"Ahh Alson itu cumn sedikit." balasnya dengan menampilkan tanganya sedikit.


Alson langsung mengendus nafasnya kasar. Lalu menggendong tubuh Vika masuk ke dalam Bathup, dan menyiramnya dengan air dingin.


"Aaahhhh sayangg dingin." Rancau Vika yang semakin membuat Alson frustasi.


Dia gak tega melihat Vika yang mabuk seperti ini, namun dia bingung harus apa.


Sedangkan Vika langsung terus menerus memeluk tubuh polos Alson. "Ahhh Vika stop it, dont make me,, ahhh shittt Vika stop!!!"


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


**Jangan pelit! Mimin, *Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭

__ADS_1


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


__ADS_2