Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 59


__ADS_3

🌹 Happy Reading 🌹


Seperti yang di janjikan beberapa jam yang lau, saat ini seluruh keluarga tengah berdiri di halaman belakang Mansion untuk menunggu Sharul khan dan juga salman khan datang.


Mereka terlihat sangat antusias ketika melihat Jet pribadi yang membawa Sharulkhan dan Salman khan itu mendarat sempurna.


"Lihatlah dia sudah datang," seru Eden yang memang paling menunggu momen saat ini.


"Iya dia datang,dia datang," balas Jenni tak kalah antusias.


Dan tak lama kemudian, pintu pesawat Jet itu terbuka dan menampilkan dua sosok yang sangat tampan tersenyum ke arah mereka.


"Huwwaaa sharulkhan ku," teriak Eden histeris melupakan suaminya yang berdiri di belakangya. Begitu juga dengan Jenni dan yang lainnya ,kini mereka tengah berlari mendekat ke arah Sharul khan dan Salman khan untuk memberikan kalunh bunga dan hadiah lainya.


Arvan, Mario dan yang lain terlihat mengepalkan tanganya kuat, "aku sudah bilang jangan panggil dua pria ini ke sini kamu paham tidak," bentak Mario pada Arvan yang di anggap sangatlah bodoh karna mengikuti kemauan istrinya.


Arvan hanya menoleh sekilas, karna dia juga tidak tau mau bicara apa lagi, jika bisa dia menyesal saat ini maka dia akan melakukanya dan mengusir dua pria ini pergi.


Namun sayang, jika mereka berani mengusir pria ini maka sudah di pastikan istri-istri mereka akan sangat marah nantinya.


Jenni, Eden dan yang lainya terlihat langsung memeluk tubuh Sharul dan Salman dengan sayang, "Welcom to Itali, I very like you Sharul, really," ucap Eden dengan ramah, dan bahkan sangat lembut.


"Ya kita adalah fans beratmu, terima kasih karna sudah memenuhi undangan kami di sini," sahut Jenni.


Sharul dan Salman membalas mereka dengan senyuman yang sangat manis, "its okay Nona tidak apa-apa, kami bahkan sangat senang bisa di undang oleh kalian di sini," balas Sharul.


"Ya, kita sangat bahagia sekali bisa bertemu dengan kalian semua yang sangat cantik," sahut Salman yang memuji kecantikan dari istri-istri Mafia itu.


Dan tiba-tiba saja para suami sudah memeluk tubuh istri mereka masing-masing dengan posesif.


"Hallo, kami adalah suami dari mereka," tegas Mario dengan penuh penekanan.


Sharul tersenyum seperti biasa, dia menganggap bahwa semua itu adalah hal yang wajar, "hallo Lord, dan tuan-tuan sekian." Balas Sharul dan Salman bersamaan.


Mereka bukan tidak tau jika yang di hadapam mereka saat ini adalah seorang Penguasa-penguasa.


Namun tujuan mereka datang hanya karna memenuhi undangan saja bukan mencari masalah ataupun merebut istri mereka.

__ADS_1


Jenni dan Eden yang mengerti sistuasi saat ini tidak aman, langsung melepaskan pelukan suami-suami mereka dan beralih menggandeng dua artis tampan itu.


"Ayo kita masuk saja ya, kami sudah menyiapkan makanan yang banyak untuk kalian," ucap Jenni dengan lembut.


"Iya, kami memasaknya sendiri dengan penuh cinta," sahut Eden dan kini mereka melangkahkan kakinya bersma.


Sedangkan Gina dan Vika hanya diam saja tanpa tau apa yang akan mereka lakukan. Mereka berdua hanya mengikuti langkah dari para tetuah mereka ini.


Sedangkan Mario saat ini mnghentak-hentakan kakinya ke tanah, "dia bahkan selama menikah bicara selembut itu sudah sangat jarang pada ku, ini gak bisa di biarkan." Batinya dalam hati sambil mengepalkan tanganya kuat.


Mario langsung menerobos ke dalam gengaman tangan istrinya, dan mengambil alih tangan Eden dari tangan Sharulkhan. Lalu dia menggantinya dengan tangan kekarnya.


Sharulkhan menatap Mario dengan bingung, melihat tanganya yang di gengam dengan sedikit di tekan, "aaahh, mungkin saya bisa berjalan sendiri Tuan," seru Sharulkhan berupaya melepaskan tanganya.


Mario langsung membalasnya dengan senyuman palsu, "oh jangan, kan kamu adalah tamu jadi kita haru saling menggengamkan tangan, bukan begitu sayang," serunya lalu menatap ke arah Eden untuk meminta dukungan.


Eden menyeritkan keningnya bingung, melihat sikap Mario yang seperti ini, "eihh, bukankah dia tidak pernah tersenyum sama orang lain ya," batin Eden bingung.


Tidak mau kalah, Arvan juga mengikuti langkah Mario yang menggengam tangan Salman Khan. Dan menjauhkan tubuh Jenni dari arti tampan itu.


"Kami akan melayani kalian dengan sepenuh hati," seru Arvan benar-benar ingin membunuh kedua pria di hadapanya ini.


"Opa," teriak Vita langsung mendatangi Arvan.


Arvan yang melihat Vita begitu cantik langsung memeluknya lalu menggendongnya, "wah cucu Opa Cantik sekali, cuuup," puji Arvan lalu mengecup pipi Vita dengan gemas.


Jenni tersenyum dengan intraksi Vita dan Arvan, lalu ikut mencium cucunya itu, "Vita sayang, kamu cantik banget, cucu Oma emang yang paling the best," ucap Jenni yang begitu sangat menyukai Vita.


Arvan melihat Veli yang tersenyum lalu sedikit mempunyai ide nakal, "oh iya Tuan Sharulkhan, ini dia besan saya namanya Nyonya Veli, cantik loh, dia jomblo," seru Arvan yang langsung mendapatkan Jeweran dari Jenni.


"Arrrgghh sayang, sakit," keluhnya dengan berteriak.


Dengan replek Vita langsung mengelus telinga Arvan yang habis di jewer oleh Ommanya, "oma itu sakit, kasian Opa," lirih Vita dengan memeluk tubuh Arvan.


Arvan tersenyum menang mendapatkan dukungan dari cucunya, yang membuat Jenni memandangnya kesal.


Vika langsung mendekat ke arah Vita, "Vita sayang sini sama Mamah ya, Opa sama Oma mau nyambut tamu dulu sayang," ucap Vika ingin mengambil alih Vita dari gendongan Arvan.

__ADS_1


"No, Vika kamu jaga kesehatan saja ya, biar Vita sama Papah dan Mamah, dan oh ya yang lain silahkan langsung masuk saja, makanan semua sudah tersedia," balas Arvan yang enggan memberikan Vita kembali pada Mamahnya.


Alson langsung merangkul tubuh istrinya itu, "sudahlah sayang, Vita tidak akan merepotkan Papah kok, biarkan saja dulu mereka bermain. Sekarang ayo kita masuk." Seru Alson yang menggandeng tangan Vika menuntunya masuk.


Sedangkan Sharulkhan dan Salmankhan saat ini tengah tersenyum manis, dengan menahan rasa aneh di hatinya melihat sikap keluarga yang sangat luar biasa ini.


Karna tidak ingin banyak bicara keduanya hanya mengikuti langkah dari pemilik rumah yang menuntut mereka masuk ke dalam.


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra


Hey gengs, Mimin mau info nih. Untuk saat ini karya Hot Mother 2 ini akan Mimin ambilkan Cuti Sementara ya.


Mimin tidak bisa update lagi selama 10 hari kedepanya, dan akan mimin lanjutkan pada tanggal 13 nanti. Di karenakan Mimin harus menyelesaikan Naskah Griffin'S Struggle terlebih dahulu.


Waktu yang mimin punya memang lah sangat terbatas, karna mimin bukan ibu rumah tangga atau pun wanita yang keseharianya hanya di rumah saja. Mimin mempunyai kegiatan sepanjangam hari. Dan baru bisa menulis di tengah malam dan itu yang kadang membuat Mimin sampai tidak tidur.


Dan karna sempat drop, jadi Mimin mulai membataskan waktu. Jadi dengan berat hati Mimin hanya akan menulis Karya You are My Wife Not My Enemy, karna dia baru. Dan juga Hot Mother 1 itupun kalo sempat.


Sisanya Mimin akan lanjut ngebut Naskah Griffin. Jadi mohon pengertianya ya teman-teman semua 🙏🏻🙏🏻


Untuk pengumuman Give Away tetap akan Mimin umumkan pada tanggal 5 pagi ya 🥰


Jadi tetap stay dan jangan Unfavorite, karna setelah ini akan banyak ide-ide lainya yang gak kalah seru.


Dan inilah alasan kenapa Mimin mau break dulu di karya ini, karna takutnya jika semuanya jalan bersamaan nanti Feel atau rasa di dalam ceritanya malah gak dapat. Jadi susah kan nanti kasian kalian para pembaca yang gak puas.


Terima kasih atas pengertianya ya.🙏🏻

__ADS_1


Mimin mencintai kalian semua 🥰❤️


__ADS_2