Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )

Hot Mother 2 ( Akibat Cinta Dari Pertemanan )
Chapter 53


__ADS_3

🌹 Happy Reading 🌹


Di saat semuanya tengah Morena despacito berjamaah di kamar masing-masing.


Aiden dan Freya terlihat bertengkar karna Freya yang kedapatan pergi ke taman belakang tanpa izin dari Aiden. Sehingga membuat sang suami mengamuk dan memaksanya untuk pulang ke Indonesia saat ini juga.


Stella yang sudah tak mampu melihat sikap anaknya pada menantunya itu hanya bisa tahan diri, dan ikut pulang bersama dengan mereka, namun Stella berjanji akan kembali lagi jika Aiden dan Freya sudah kembali damai.


Sedangkan Vika kini tengah berdiri di ruang keluarga menatap ke arah jejeran foto keluarga yang terlihat sangat bahagia sekali.


Tiba-tiba saja Alson datang dari belakang dengan memeluk tubuhnya yang sontak membuatnya terkejut. Lalu tersenyum dengan manis.


Cuppp, "apa yang sedang kamu lakukan di sini sayang?" tanya Alson dengan mengecup pipi istrinya dengan lembut.


Vika langsung mengeluarkan ponselnya untuk mengetik di notenya, "tidak ada, hanya melihat-lihat dan mengenali wajah keluargamu," tulisnya pada note itu.


Alson yang mengerti kini ikut fokus pada foto yang tengah di pandang istrinya, "itu adalah foto pernikahaan Adik kembarku Albert dengan istrinya," seru Alson memberitahukan pada Vika.


Lalu beralih ke arah foto sebelahnya yang memperlihatkan Albert dan Briell di saat Babby shower, "itu di saat mereka merayakan tujuh bulan kehamilan Briell," jawabnya dengam melihat tatapan istrinya.


Dan lalu kembali lagi menatap ke arah foto bayi yang penuh dengan alat-alat bantu hidup di sekelilingnya, "siapa dia?" tulis Vika menanyakan foto bayi itu.


"Dia adalah Grifiin, putra dari adikku Albert." Jawabnya lagi.


"Kemana keluarga kecil mereka ? Kenapa mereka tidak ada di sini? " tulisnya lagi begitu penansaraan dengan silsilah keluarga ini.

__ADS_1


Namun Alson seperti enggan menjawabnya, dan hanya tersenyum singkat, "sayang, di dalam keluarga ini ada yang boleh kamu ketahui dan ada yang boleh tidak kamu ketahui, aku hanya mengingatkan. Jangan pernah menyinggung ataupun membahas tentang mereka, karna itu pasti akan memancing kemarahan dari para tetuah," balas Alson, membuat Vika langsung menundukan kepalanya takut.


Ini pertama kalinya dia melihat suaminya bicara dengan tegas dan penun penekanan pada ya, "Maaf, bukan itu maksudnya, aku hanya ingin bertanya saja, Maaf ya sayang," tulisnya pada note ponselnya.


Alson yang sadar jika dia baru saja bicara tegas pada istrinya, kini kembali memeluk tubuh itu, "Its okay sayang, kamu adalah anggota baru keluarga kami. Jadi masih banyak peraturan dan juga tata cara hidup keluarga atas. Terutama kamu adalah menantu keluarga Manopo, keluarga Nomor Satu Dunia, maka jangan pernah bertindak di luar batasan, ini untuk diri kamu sendiri dan dan juga yang lainya, oke," seru Alson dengan suara yang lebih di lembutkan.


Vika menganggukan kepalanya pelan sebagau tanda jika dirinya paham dengan wejangan suaminya, "cupp, Alson mencium kening Vika kembali, dan beralih memeluknya dengan erat, sambil tersenyum melihat ke arah foto adik dan iparnya. "Lihat, aku telah menemukan gadis taman impianku, kamu pasti bangga kan dengan kakakmu ini," batinya tersenyum meningat kenanganya di masa lalu, ketika Albert selalu mendukungnya menemukan gadis taman impianya.


Setelah lelah berdiri, kini Alson menuntut istri masuk ke dalam kamar untuk beristirahat, "sayang kamu istirahat dulu ya, aku mau cek email masuk sebentar," pamitnya menidurkan Vika di ranjang.


Namun ketika Alson baru ingin melangkah, Vika menarik tangan suaminya untuk berbaring di sebelahnya, "kamu mau di temanin?" tanya Alson yang mengerti maksud Vika.


Dengan menganggukan kepalanya pelan, Vika menepuk sisi di sebelahnya agar Alson berbaring di sebelahnya, "tapi sayang ini masih jam tiga sore, aku gak akan bisa tidur," jawabnya menolak.


Alson yang tidak ingin istrinya marah, kini langsung naik ke atas tempat tidur, cuuppp Alson kembali mengecup bahu istrinya dengan lembut, lalu melingkarkan tanganya di pinggan Vika, "Jangan marah ya sayang, aku di sini," ucapnya yang membuat Vika tersenyum mendengarnya. Dan langsung membalikan tubuhnya hingga tatapan mereka bertemu intens.


Alson yang terbawa suasana candu menghirup aroma istrinya, kini perlahan mencium bibir Vika dengan lembut, merasa tidak ada perlawanan dari yang istri, dia mulai melum**at sedikit, dan lama kelamaan menuntun dan memasukan lidahnya hingga bertukar saliva dengan istrinya. Ciuman kecil yang kini berubah menjadi ciuman penuh nafus dengan nafas yang sudah tidak beraturan, namun tak gencar membuat mereka melepaskanya.


Alson lagi-lagi mulai memanfaatkan suasana dengan merapatkan tubuh istrinya dengan tubuhnya, sambil sedikit meremas buttocks ( boking ) Vika, membuat si empunyanya meringis tanpa suara.


Mungkin bagi kebanyakan pria di luar sana, suara indah desahan istri mereka adalah hal terindah di dalam sebuah hubungan, tapi bagi Alson dia tidak akan pernah mempermasalahkan jika istrinya itu bisu dan tidak bisa mendesah ataupun bersuara sama sekali.


Alson melepaskan tautan bibir mereka dan menatap sendu ke arah mata istrinya, "Can I get my first night of making love from you?" Tanya dengan berhati-hati. Karna jujur dia tidak munafik. Melihat semuanya sibuk mendapatkan kenikmataan. Sebagai pengantin baru dia juga ingin merasakan hal yang sama. Apa lagi itu akan membuat hubunganya dengan istrinya akan semakin kuat.


Dengan pelan Vika menganggukan kepalanya sebagai tanda dia mengizinkan suaminya mendapatkan hak yang memang seharusnya sudah dia berikan dari kemarin.

__ADS_1


Melihat Vika yang mengizikanya membuat Alson langsung menangkupkan wajah istrinya itu dan menatapnya dengan lekat dan penuh kasih sayang, sebelum kemudian dengan perlahan Alson mencium kening Vika dengan lembut, cukup lama sebelum Alson menurunkan ciumanya pada ke dua mata Vika, sampai akhirnya Alson menurunkannya lagi ke pipi tirus yang kenyal milik Vika, dan di ciumnya dengan bergantian.


Selesai kedua pipi Vika, barulah Alson mencium bibir Vika yang begitu menggoda, menyatukan dan menekan bibir Alson dan Vika sebelum akhirnya dia melum**at bibir Vika dengan mesra.


Vika sama sekali tidak protes, saat lidah basah dan kenyal milik suaminya masuk ke dalam mulutnya, mengabsen satu persatu deretan gigi putih Vika, menelusuri setiap inci rongga mulut Vika hingga di bagian terdalam.


Perlakuan Alson yang seperti ini, membuat Vika kehilangan akal sehatnya. Seluruh tubuh dan fungsi otaknya kini telah terpenuhi oleh nafsu, membuatnya bergerak menggeliat mencari kepuasaan.


Namun tiba-tiba saja Alson melepaskan ciuman mereka, membuat Vika memandang suaminya dengan tatapan kecewa.


"Sayang bibir kamu rasanya manis banget," pujinya yang berhasil membuat Vika tersenyum malu-malu, dengan kedua pipi yang terlihat merah merona.


Alson tertawa pelan melihat ekspresi istrinya, sebelum akhirnya dia kembali melum**at bibir Vika dengan intens.


To be continue.


Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎


Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *


Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭


Terima kasih🙏🏻🙏🏻


Follow IG Author @Andrieta_Rendra

__ADS_1


__ADS_2