
πΉ Happy Reading ya Gengs πΉ
Seperti yang kita ketahui selama ini, Untuk meretas sistem dunia saja itu adalah hal mudah untuk Brio, apa lagi jika dirinya hanya meretas sebuah sistem yang menurutnya sangat biasa. Bahkan jika dirinya menutup matapun dia masih bisa melakukan itu.
Brio memperhatikan setiap sudut rekaman CCTV yang ada, namun sepertinya dia tidak mendapatkan apapun, karena dari sudut penjual yang tadi Vita datangi, sepertinya tidak ada camera yang memperlihatkan sisi di sebelah sana.
Dia hanya melihat Vita yang sedang berlari sambil melihat ke arah belakang, seperti dirinya sedang dikejar oleh seseorang. "Aaahhh, damn! Lain kali aku pastikan membeli 100 CCTV untuk seluruh sudut di kota ini." Brio benar - benar merasa sangat marah. Ketika dirinya tidak bisa mendapatkan jawaban atas apa yang tengah terjadi oleh istrinya.
"Ini tidak mungkin terlihat baik - baik saja, pasti ada yang bertemu dengan istriku pada saat itu, tapi siapa? Kenapa aku tidak bisa menemukaanya." Misteri ini benar - benar menarik untuk Brio. Ini adalah pertama kalinya dia kesulitan dalam memecahkan sebuah masalah. Karena biasanya Walaupun dirinya terdesak dalam menghadapi Griffin, tetap saja Brio mempunyai seribu satu cara untuk bebas ataupun melarikan diri. Namun kali ini apa? Dirinya sama sekali tidak bisa mengetahui, apa alasan Vita bisa menjadi seperti orang gila, benar - benar seperti orang yang tengah kehilangan akal.
"Hiskk ,, Langit ,, kenapa kamu pergi ninggalin aku ,, kamu sangat tahu aku mencintaimu ,, tapi kenapa kamu ninggalin aku," tangis Vita kembali pecah, walaupun matanya masih tertutup.
Brio yang mendengar itu, langsung mengusap wajahnya kasar. "Siapa Langit Vita? Siapa Pria itu sebenanrnya?" Rasanya dia nyaris frustasi ketika mendapatkan Vita selalu saja menyebutkan nama pria lain. Dan bagaimana cara Vita mengungkapkan perasaan cinta itu, rasanya kehadiran Brio sama sekali tidak ada artinya lagi.
Brio mencoba menghubungi mommynya, dan ingin bertanya apa solusi yang terbaik untuk semua ini, tetapi Eden hanya mengatakan untuk bersabar terlebih dahulu.
Namun, bukan Brio namanya juga dia harus bersabar.
***
Ketika Vita baru saja membuka matanya, Vita menatap ke arah Brio, merasa seperti melihat orang asing berada dihadapaanya. "Kamu siapa?" tanya Vita, sontak membuat Brio terkejut mendengarnya.
"Vita, kamu jangan bercanda, aku suami kamu," Brio sedang tidak ingin bermain - main saat ini. "Ada apa ini? Kenapa Vita menjadi seperti ini."
Jantung Vita terasa ingin lepas saat ini, kesadaraanya perlahan mulai kembali ketika Brio mulai membentaknya, "dia - dia," lirih Vita pelan, seakan - akan bayangan Langit selalu menghampirinya.
***
Flash Back On
Kisah ini bermula, di saat Vita melakukan camping bersama saat SMA, dia terlihat bahagia bisa ikut bersama dengan teman - temannya yang lain. Tujuan mereka saat ini adalah untuk mendaki gunung.
Sebenarnya ini bukanlah hobby Vita, namun dia sangat menyukai sesuatu yang baru di dalam kehidupaanya.
"Hei," sapa seorang pria yang sedari tadi selalu mengikutinya.
Vita menolehkan pandangnya menatap laki - laki yang sedang tersenyum ke arahnya.
__ADS_1
"Kenalkan nama aku Kosmos Ketmi, kamu boleh panggil aku Kosmos," ucapnya memperkenalkan diri.
Vita menyeritkan keningnya bingung, "Kosmos?" Tanyanya ragu.
"Kamu pasti mau berpikir jika namaku sama kaya film ultramen anak - anakkan, heheh mungking orang tua aku memang terinspirasi dari sana sih, tetapi kamu harus tau, jika Kosmos itu artinya adalah jagat raya, yang berarti bahwa aku adalah dunia untuk siapapun yang menyukai aku," ucapnya dengan pede.
"Ehm, sepertinya aku agak gimana gitu ya, jika harus memanggil kamu Kosmos, mungkin aku akan menggantinya, Bintang? Gimana?" Tanya Vita, yang memancing tawa untuk keduanya.
Kosmos tersenyum memandang Vita yang kini mulai canggung kepadanya. "Terserah kamu saja ingin memanggilku apa, karena setiap panggilan itu akan aku anggap sebagai nama keberuntunganku," jawab Kosmos, dengan mengedipkan matanya, untuk berupaya menggoda Vita.
Vita menggelengkan kepalanya sejenak, dia sangat tahu jika pria dihadapannya ini adalah seorang playboy cap kuda lumping. Makanya itu Vita tidak ingin masuk ke dalam perangkapnya.
"Bagaimana kalau aku memanggilmu Langit? Karena Langitkan jangkauanya luas, seperti kamu," seru Vita, sebelum akhirnya dia berlari untuk menjauh dari pria itu.
Kosmos menatap langkah Vita yang sudah mulai hilang dari pandanganya. "Apakah kamu tahu? Jika laki - laki nakal itu, akan berubah di saat dirinya bertemu dengan seorang wanita yang benar - benar membuatnya jatuh hati." Dengan senyum yang menawan, Kosmos meyakinkan hatinya jika dia pasti akan mengejar Vita sampai jatuh ke dalam pelukaanya.
****
"Hey Vita," panggil Kosmos, ketika mereka sudah berada di kaki gunung. Karena mereka saat ini sedang bersiap - siap untuk naik ke puncak atas sana.
Vita memutar bola matanya malas ketika menapatkan Kosmos terus menerus mendekatinya.
Namun Vita memilih untuk mengabaikan pertanyaan itu. Bahkan dia menulikan pendengaranya, dan berpura - pura tidak mendengar jika ada seseorang yang mencoba mengajaknya mengobrol.
"Kamu masih ingat akukan Vit? Aku adalah Langit, nama yang kamu berikaan padaku, dan karena aku suka, jadi mulai saat ini kamu boleh memanggilku Langit, bolehkan aku menggunakanan nama itu." Langit masih terus berusaha mengajak Vita mengobrol, namun dengan santainya Vita kembali melangkahkan kakinya begitu saja meninggalkan Langit yang memandangnya dengan wajah kebingungan.
"Apa ada yang salah denganku? Kenapa dia seperti membenciku sekarang?" gumam Langit , sembari mengikuti langkah Vita yang sudah lebih dulu berjalan di depan bersama teman - temannya.
Mereka begitu sangat menikmati perjalanan, hingga mereka sampai di sebuah danau yang terlihat cantik sekali.
"Waahhh indah banget ya," suara mereka semua memuji keindahan danau yang berada di kaki gunung Semeru itu.
"Iya, indah banget, apa lagi bunga yang di sana itu, cantikkan," ucap Vita dengan begitu riangnya.
"Iya, cantik banget kaya kamu," suara Langit tiba - tiba saja kembali terdengar, membuat Vita semakin lama merasa risih dengan perbuatan pria itu.
Sontak saja, teman - teman Vita yang lainnya kini berupaya menggoda Vita dan Langit secara bersamaan.
__ADS_1
Sorakan mereka, membuat suasana yang tadinya begitu hening, kini telah berubah menjadi ramai dengan suara yang saling bersahut - sahutan, ingin menjodohkan Vita dengan Langit.
Hingga keduanya merasa malu, terutama Vita yang sampai kini ingin sekali menenggelamkan dirinya ke dalam danau sana.
****
"Kenapa sih kamu tidak mau menerima Kosomos beb?" Tanya Ririn sahabatnya yang paling dekat.
"Kosmos?" Tanya Vita bingung.
"Iya Kosmos,"
"Langit, aku udah mengganti namanya jadi Langit, jadi mulai sekarang kalian semua juga harus memanggilnya Langit," balas Vita, sembari duduk dan melihat - lihat alam sekitarnya.
Mereka memang sedang duduk beristirahat, serta mengembalikan tenaga mereka untuk nanti kembali naik ke atas gunung.
"Langit?" Ririn tersenyum puas mendengar jawaban dari sahabatnya itu. "Berati sebenarnya kamu juga sukakan sama dia, hanya kamu gengsi aja, yakan,"
"Apaan sih, kan kamu tahu aku lagi malas untuk pacaran," elak Vita, tidak ingin dibilang jika dia jatuh cinta kepada laki - laki playboy cap kuda lumping seperti Langit.
"Hahahha, udah deh Vita, jangan boong, kamu juga pasti sukakan sama Si Langit - Langit itu."
"Enggak ih, enak saja." Vita terus menerus menyangkal perasannya, baginya yang ada di dalam hatinya itu adalah sebuah rasa benci, bukan cinta.
Lagian dia juga udah berjanji pada Papahnya, jika dia tidak akan pernah pacaran dulu sebelum lulus sekolah.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***ππ»ππ»* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganyaπ₯° jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**π*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **πLike,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****ππ
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***πππ*
__ADS_1
*Terima kasih**ππ»ππ»*