
🌹 Happy Reading 🌹
"Berhenti Gina, aku masih perjaka, jangan bodoh kamu, sadarlah," jawabnya dengan terus memeluk tubuhnya dengan erat.
Namun Gina sama sekali tidak perduli, baginya sekarng adalah menghilangkan reaksi obat perangsang yang membakar jiwa sanubarinya.
Dengan langkah gentar, Gina melompat di tubuh Robert dia menjepitkan kakinya di pinggul Suami yang baru saja sah dalam beberapa jam bersama. "Gina kamu mau apa? Berhenti," bentaknya yang mulai merasakan juga gairah panas ketika bersentuhan langsung dengan tubuh polos istrinya.
"Aaaahhhhhssshh, Gina," desahnya mulai terdengar di saat Gina mulai menciumi lehernya.
Dan sepertinya saat ini keadaan mulai berganti, Robert yang juga terpengaruh obat perangsang, langsung mendominasi memimpin permainan, dia langsung menciumi wajah Gina hingga bibir dengan penuh nafsu.
"Aahhsss,,asshhh, ayo cepat aku sudah tidak tahan," rancau Gina yang semakin membangkitkan gairah dari Robert.
Karna terpancing, Robert mulai menciumi dan Menjil**ati leher dan bepindah ke daun telinga Gina, sama persis seperti yang di lakukan film bokep tadi.
"Aahhhsshhh," desah Gina merasakan gejolak lain di tubuhnya, dia menggerakan pinggulnya merasakan kenikmatan yang hakiki.
Tak lama, Robert mulai menurunkan lidahnya menjil**ti bagian atas gunung kembar milik Gina, dan tak lama mulai menghis**ap puti**ng susu Gina dengan buas dan lahap di sebelah kanan, dan tanganya tidak tinggal diam memainkan Put**ing Gina yang sudah menegeras di sebelah kiri. Dan setelah itu dia berpindah menlahap yang di sebelah kiri lagi dan tanganya berpindah ke sebelah kanan. Membuat Gina menggeliat karna perbuatan Robert itu
Setelah dia puas dengan bagian itu, Robert mulai lagi menjil**ati tubuh Gina hingga keperut bagian bawah. Dan dengan perlahan dia mulai menciumi paha mulus milik Gina, dan karna Gina sudah tidak memakai celana dal**am itu memudahkan Robert untuk bergerak leluasa.
Dia membuka paha Gina dan kini Apom yang indah itu tepat berada di depan matanya. Tanpa membuang waktu Robert langsung menjil**ati Apom Gina dengan lembut memainkan lidahnya di biji kacang milik Gina.
__ADS_1
Dia memainkan lidahnya hingga Gina menggeliat menggerakan pinggulnya menahan rasa nikmat yang belum dia rasakan sebelimnya.
Karna merasa terhalang, Robet membuka Apom itu dengan lebar, menggunakan kedua tanganya, dan kembali menlat** biji kacang hingga lubang apom milik Gina.
Perlahan Robert mulai memasukan lidahnya bermain di lubang Gina, dengan tangan yang masih memainkan biji kacang membuat Gina mendesah berat karna meraasakan kenikmatan dari permainan Robert ini. "Aaahhsshh engghh, Tuann, Aahhhsshh Robert;" desahnya sudah tidak karuan.
Robert semakin mempecepat gerakan lidahnya di lubang itu, dan memberikan kenikmatan yang hakikik untuk Gina.
"Aaahhhsshhh,,uhh, aku ingin keluar," rancau Gina dengan tubuh yang mulai bergetar.
Robert semakin mempercepat gerak lidahnya hingga cairan kental itu keluar menyemprot dan Robert mencoba untuk menghis**apnya.
"Aahhssshh,,uhh, " nafas Gina yang memburu di saat pelepasanya untuk pertama kalinya.
Setelah itu barulah dia membuka seluruh pakaianya, hingga terlihatlah kukubird pusaka yang setengah abad tidak di terbangkan.
Gina melihat Kukubird besar dan berurat mili Robert, kini membelak menelan salivanya kasar. "Ehmm, Tuu,,an, apa itu akan muat?" tanynya ragu, walaupun dia sudah tidak tahan lagi, namun dia bukan bodoh hingga kehilangan kesadaran penuh.
"Entahlah, aku juga bingung makanya sedari tadi aku tuh berpikir, apakah itu akan muat? Sekecil itu sedangkan punyaku," sahutnya dengan memegang punyanya yang sebesar tiga jari itu.
Namun karna obatnya semakin naik membakar nafsu mereka, Tanpa berpikir panjang Robert langsung menggesekan ujung kepala Kukibirdnya di bibir Apom milik Gina. Membuat si empunyanya mendesah tidan karuan menahan kenikmatan nafsu yang menggelora badai.
Karna sudah tidak tahan lagi menahan nafsu, Robert langsung tancap gas dan menjebol dinding pertahan milik Gina.
__ADS_1
"Arrgghhhh sakit, pelan-pelan bisa gak sih." Bentak gina merasakan nyeri di apomnya.
"Ya mana aku tau kalo sakit, kan katanya enak," balasnya dengan polos.
Robert mendiamkan pinggulnya sejenak, setelah beberapa menit barulah dia mulai menggerkanya dengan pelan lalu cepat.
Hingga bunyi penyatuan mereka terdengar menyeruak ke permukaan, "aahhhsshhhaashh," desahan mereka yang tak karuan.
Mereka melakukanya hingga pukul 5.00am dini hari. Dan melakukan pelepasan sekira-kiranya 4 kali.
Maklumin aja ya, pengantin baru yang juga baru tau nikmatnya Morena despacito ya seerti itu. Kita cukup melihat saja oke🥰🥰
To be continue.
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *
Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
Follow IG Author @Andrieta_Rendra
__ADS_1