
Sebelum baca cuman mau ingatin ya teman-teman, di Like dulu oke 🥰
Jangan sinder 😘😘
🌹 Happy Reading 🌹
Saat ini Vika tengah di perikasa oleh dokter pribadi keluarga Manopo, dan terlihat Alson,Jenni dan Veli yang menemaninya saat ini.
"Bagaimana keadaan istri saya dok?" tanya Alson dengan rasa khawtirnya.
Dokter yang sedang memeriksa Vika itu langsung tersenyum melihat rasa cinta yang begitu besar dari suami untuk istrinya.
"Nyonya Vika baik-baik saja Tuan, hanya saja di usia kandunganya ini memang akan sering mengalami morning sickness, dan hal ini wajar di alami untuk kehamilan trismester pertama," jelas dokter tersebut, lalu dia beralih mengambil alih sebuah alat USG yang memang sudah di siapkan oleh Arvan sedari dulu ketika Briell hamil.
"Hemm, apakah Tuan dan Queen sudah siap melihat janinya?" tanya dokter dengan lembut.
"Siap dok," jawab keduany bersamaan dengan sangat antusias.
Vika, Velly dan dokter tersebut langsung tersenyum mendengar jawaban dari ibu dan anak itu.
"Baiklah kita lihat yah," ucap dokter itu lagi, sambil mengarahkan alatnya di atas perut Vika.
Alson memperhatikan saksama layar yang berada di hadapanya ini, sampai dia tersenyum bahagia melihat sebuah bayangan biji kacang.
"Wah,,wah nampaknya keluarga ini akan kedatangan dua generasi baru ya," seru dokter Leni, memberikan sebuah kode pada semuanya.
Alson dan Jenni terlihat sedang berfikir mencerna kalimat dokter Leni, sedangkan Vika langsung tersenyum bahagia, "berarti baby saya kembar dok?" tanya Vika antusias.
Velly yang sejak tadi ada di sebelah Vika kini langsung memelukny, "selamat ya sayang, Ibu ikut bahagia mendengarnya," ucap Velly, dan terlihat dia meneteskan air mata kebahagiaanya.
__ADS_1
"Baby twins ? Maksudnya baby saya ada dua dok? Sama gitu tinggal jadi satu?" tanyanya yang membuat Jenni langsung menepuk bahu putranya.
"Sama sepertimu dan Albert lah, kan kembar keturunan kalian," balasnya yang kini membuat Alson.
"Lalu kenapa Briell hanya melahirkan 1 babby saja Mah?" tanyanya lagi.
"Bukankah aku dan Albert kembar, lalu kenapa hanya aku yang mempunyai baby twins,"
Dokter Leni yang mendengar deretan pertanayaan Alson kini hanya tersenyum menanggapinya, "tidak semua twins bisa menghasilkan keturunan twins juga Tuan, semuany tegantung pembuahan dan takdir Tuhan," seru dokter Leni, yang kini memberikan sebuah pemahaman untuk calon papah baru itu.
Alson menganggukan kepalanya singkat, mengerti dengan apa yang di jelaskan oleh dokter Leni.
Setelah pemeriksaan selesai, dokter Leni menyerahkan sebuah resep yang tadi sudah di tulisnya, pada Alson yang merupakan suami dari ibu hamil.
"Tuan ini resepnya ya, tolong di tebus dan pastikan nyonya meminum obat dan vitaminya dengan teratur," pesan dokter Leni yang di jawab anggukan oleh Alson.
"Baik jika begitu saya permisi dulu ya Tuan, Queen, nyonya," pamitnya pada Alson, Jenni dan yang lainya.
Namun sebelum keluar, tak lupa dia memberikan selamat pada Vika terlebih dahulu, dan setelah itu dia baru keluar.
Kali ini Alson merasa canggung, karna selama Vika tidak bisa mencium aroma tubuhnya, dia hanya bisa menatap istrinya dari jauh, padahal dia sangat ingin memeluk tubuh Vika untuk meluapkan rasa bahagianya.
"Yang sabar ya Alson, nanti juga akan berubah kok," ucap Velly tulus.
Sedangkan Vika kini hanya tersenyum tipis penuh godaan, karna dia tau jika suaminya ini pasti akan mesum lagi.
"Ahh sepertinya dua baby ku paham jika Mamah selalu kecapeaan karna ulah Papahnya, makanya dia ngidam seperti ini, makasih ya sayang, kalian memang yang terbaik," batin Vika yang menatap wajah melas suaminya.
Sedangkan Alson hanya diam mengerucutkan bibirnya kesal, "sayang kalian bisa-bisanya gak izinkan Papah menengok kalian, padahal Papah baik loh mau lihat keadaan kalian di dalam sana," gumamya sambil menggelengkan kepalanya pusing.
__ADS_1
Velly yang merasa keduanya kini saling membatin, hanya bisa tersenyum lebar, "Ibu buatkan susu untuk Vika dulu ya," pamitnya kini melangkahkan kakinya pergi.
Namun di saat dirinya baru sampai di pintu, dia tak sengaja menabrak sosok pria paruh baya namun sangat tampan, membuat dirinya menatap tanpa berkedip ke arah pria itu.
"Are you okay?" tanya pria itu.
Seketika Velly tersadar dari pandanganya dan tersenyum canggung, "ah iya saya tidak apa-apa Tuan-,"
"Kevin, nama saya Kevin nyonya," balasnya dengan datar.
"Ahh Tuan Kevin, maaf saya tadi tidak melihat Anda," ucap Velly dengan ramah.
Namun belum sempat Kevin menjawab, dia langsung mendapatkan sebuah panggilan telpon.
"Maaf Nyonya, saya permisi dulu," pamitnya, meninggalkan Velly dengan sejuta pandanganya terhadap Kevin.
"Aahh tampan sekali dia," batinya yang meronya untuk kembali menjadi ABG.
( masih ingat dengan Kevin gak ? asisten pribadi milik Lucas dulu ? )
To be continue.
Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya😎
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal 😭*Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya**😘😘 *
Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh 😭😭😭
Terima kasih🙏🏻🙏🏻
__ADS_1
Follow IG Author @Andrieta_Rendra