I Love My Friend

I Love My Friend
Teman macam apa ini


__ADS_3

Terdengar kecupan di ruangan yang sangat sepi, tepatnya di kamar seorang laki laki muda, beberapa enggahan nafas keluar dari mulut mereka, saling mengatur posisi duduk senyaman mungkin dan mendekatakan tubuh untuk saling memeluk.


" koko. " Amoy memanggil Miko sambil mengatur nafasnya. Koko adalah panggilan sayang Amoy untuk Miko.


" Ko.. " Amoy mendorong tubuh Miko yang terus menciumnya.


" Kenapa Moy. " Miko mengelus rambut panjang Amoy, lalu menciumnya kembali.


" Berhenti,ok. " menjauhkan tubuhnya dari Miko. " kita tidak seharusnya melakukan ini. "


" kenapa ? kita kan udah sering ngelakuin. "


Miko mendekatkan tubuhnya, bersandar di pundak kecil Amoy.


Ciuman ini memang bukan yang pertama bagi mereka. Bisa dibilang Amoy dan Miko sering melakukan nya walaupun setelah itu ada rasa bersalah karena hubungan mereka sangat melebihi hubungan teman yang normal.


Ruangan tiba tiba sangat sunyi, sampai beberapa menit tidak ada yang berbicara baik Amoy maupun Miko.

__ADS_1


" Aku mau pulang. " Amoy berdiri, saat akan berjalan Miko memegang tangan Amoy. Hingga Amoy duduk kembali di tempat nya.


" Kamu marah ya sama aku. " Miko menatap Amoy dengan tatapan hangat yang sangat di sukai Amoy. Saat Miko menatapnya seperti itu, membuat Amoy merasa di sayangi. tatapan seperti itu juga yang membuat Amoy yang tadinya marah menjadi lebih tenang, bagi Amoy Miko adalah segalanya. " kenapa, kalau kamu nggak bicara aku kan nggak tau salahnya dimana ? " Semenatara yang ditatap tidak berbicara apapun, hanya menghela nafas, yang membuat Miko semakin bingung.


" Lu makan apaan sih, mulut lu bau. " Amoy memukul dada bidang Miko, yang dipukul hanya meringis kesakitan.


" Apa apan sih lu, mulut lu kali yang bau. " tak kalah emosi dari Amoy.


" Eh lu ko malah nyalahin gue. " Amoy membentak Miko sambil memukulnya.


" Lu yang jorok kali. " berdiri mengambil tasnya. " udah ah gua mau balik." Meninggalkan Miko yang masih duduk.


Setelah Amoy pergi. Miko mencium bau mulut nya sendiri, mengetes dengan tangannya.


" Hahh. "


Enggak bau . Ujar Miko dalam hati.

__ADS_1


Sementara itu didalam mobil, Amoy memikirkan kejadian tadi, ia menghentikan ciuman bukan karena mulut Miko bau tapi mau bilang, kita hanya teman. Amoy hanya takut jika ia terlena dengan perlakuan Miko.


Amoy lalu menyalakan mobilnya meninggalkan rumah Miko. Miko hanya melihat Kepergian Amoy dari jendela kamar nya. Sepanjang jalan pikiran Amoy tak beraturan, ia terus menyalahkan Miko, tapi ia juga menyalahkan dirinya sendiri. Pertemanan mereka memang tidak wajar, mana ada temen sampai ciuman seperti itu.


" Aahhhh. " Amoy menjerit didalam mobil nya.


Aku saja belum pernah ciuman dengan Dion, tapi aku sering melakukannya dengan Miko. kalau Dion tau atau yang lain tau mungkin aku sudah dianggap wanita murahan. Amoy


Miko dan Amoy memang sudah saling punya Pacar. Tapi mereka tak bisa saling jauh, bahkan orang orang disekitar mereka saja gemas melihat kelakuan mereka berdua, banyak yang bergosip tentang hubungan mereka, kalau tidak bisa dipisahkan kenapa mereka tidak pacaran ? banyak yg bilang seperti itu, namun yang digosipkan hanya acuh menutup kedua telinga. Sebenarnya Amoy dan Miko saling menyukai, tapi mereka belum yakin rasa suka seperti apa itu, entah kenapa mereka juga menganggap pacaran hanya akan memisahan hubungan mereka. Amoy dan Miko membebasakan diri mereka untuk berpacaran dengan siapapun namun prinsip utamanya adalah 'walaupun ada orang lain disamping mereka, yang diutamakan adalah pertemanan bodoh itu'.


~Haiii salam kenal semuanya .. ini tulisan pertama ku. semoga kalian suka ya.


Mau cerita sedikit nih tentang mereka berdua.


mereka berdua pake bahasa #aku kamu# kalau lagi deket atau lagi romantis romantisanya.


pake #lu gue# ya kalau lagi ngobrol biasa, berantem, bercanda.

__ADS_1


__ADS_2