I Love My Friend

I Love My Friend
2 tahun kemudian


__ADS_3

2 tahun sudah berlalu, selama 2 tahun ini banyak yang berubah, masa depan memang tidak bisa di prediksi. Tidak ada satupun orang yang tau apa yang akan terjadi pada kehidupan,termasuk kehidupan yang terjadi pada 5 sekawan ini.


Miko dengan santai nya berbicara dengan perempuan yang ada hadapannya.


"Apa salahnya aku, kenapa kamu ingin putus ?" Ujar perempuan itu dengan wajah yang sudah basah dengan air mata.


"Kamu enggak salah apapun, masalah nya hanya ada pada ku." Miko kemudian meninggalkan perempuan yang masih menangis itu.


Sejak 2 tahun yang lalu, saat itu lah Miko menunjukan sifat buruk nya terdahap perempuan, bukan hal yang sulit bagi Miko untuk mendapat lalu membuang perempuan yang di kencaninya, yang di lakukan Miko semata hanya untuk mengisi kekosongan hati nya.


"Mau sampai kapan lu kaya gini terus." Kevin melihat kelakuan temannya itu.


"Sebentar lagi juga selesai."


"Apa yang selesai."


"Bisa di bilang game."


"Gue enggak ngerti maksud lu, pokonya lu harus berhenti bersikap kaya gini, kena karma baru tau rasa lu."


"Gue enggak percaya hal begituan."


"Di bilangin gak percaya, karma itu selalu ada dalam kehidupan."


"Karma ? enggak ada dalam hidup gue, apa yang ingin gue mau maka harus gue dapatkan, walau dengan cara apapun."


"Terserah lu, gue enggak akan beri nasehat lagi, ayo pergi ke kafe depan kampus." Kevin merangkul Miko dengan sedikit paksaan.


"Ke tempat lain aja, gue pengen makan dengan menu yang baru."


"Nikmati dulu aja tempat ini, sebentar lagi kita lulus, kapan lagi kita bisa kumpul di kafe depan kampus."


Salsa dan Alex sudah datang duluan dan menunggu yang lainya.


"Amoy mana." Kevin dan Miko ikut bergabung.


"Enggak tau." Alex menjawabnya tapi pandangnya masih tertuju pada Salsa.


" Mereka kenapa jadi begini." Ujar kevin yang berbisik pada Miko.

__ADS_1


"Kenapa lu iri ? makanya cari pacar sana." Miko juga ikut berbisik.


"Gue masih enggak percaya aja, Alex sama Salsa pacaran." Kevin.


"Masa depan enggak ada yang tau." Miko.


" Tetep aja gue masih enggak percaya, mereka berdua selalu berantem terus tiba-tiba pacaran." Kevin


"Enggak ada yang enggak mungkin." Miko.


"Lu berdua kenapa jadi bisik bisik gitu." Salsa melihat Miko dan Kevin dengan curiga.


"Cuma enek aja liat lu berdua." Kevin.


"Kevin cuma sirik, abaikan aja." Miko.


"Haha, efek jomblo bertahun tahun." Alex.


"Ada chat dari Amoy, kita makan duluan aja dia enggak datang." Salsa.


~Taman belakang kampus~


"Makan nih, lu belum makan siang kan." Salsa memberi sebungkus roti dan duduk disamping Amoy.


"Gue keliatan menyedihkan ya."


"Lu keliatan kaya pengemis yang kelaparan."


"Gue lagi enggak semangat berantem, jadi jangan cari masalah." Ujar Amoy yang membuka bungkusan roti itu lalu memakannya dengan lahap.


"Hubungan lu sama Malvin gimana ?" Salsa bertanya dengan hati hati.


"Akhir akhir ini kita sering berantem, gue enggak tau salah nya dimana, Malvin jadi lebih sensitif dan gampang marah."


"Gue enggak pandai menghibur orang."


"Cukup lu dengerin aja, udah menghibur."


"Ada yang mau gue bahas, tolong jangan berpikir gue mau ngancurin hubungan lu atau apapun itu, sebagai temen gue rasa gue harus bilang."

__ADS_1


"Lu mau ngomong apa, perasaan gue jadi enggak enak."


"Ini emang kabar buruk, lu masih inget Delis ?"


"Iya, sepupunya Malvin."


"Gue enggak yakin kalau hubungan mereka cuma sepupu."


"Maksud lu ?"


" Gue pernah liat mereka berdua ciuman, awal nya gue kira mereka enggak sengaja ngelakuin atau gue yang salah liat makanya gue enggak bilang ke lu. Tapi setelah yang kedua kalinya gue yakin mereka ngelakuin dengan sengaja."


Amoy menundukan kepalanya dengan tangan yang menutup seluruh wajah nya, baru saja Amoy bertengkar dengan Malvin dan sekarang Amoy mendengar kabar yang mungkin saja itu menjadi alasan kenapa Malvin merubah sikapnya pada Amoy.


....................


Hp Miko terus berdering, karena sedang tidur Miko jadi mengabikannya, namun bukannya berhenti hp itu terus saja berbunyi hingga Miko merasa terganggu, saat melihat siapa orang yang terus menelpon membuat rasa kantuk nya hilang.


📞Miko : 'Halo'


📞Cessa : 'Halo, Ini Miko kan ?'


📞Miko : 'Iya.'


📞Cessa : 'Aku Cessa.'


📞Miko : 'Aku tau.'


📞Cessa : 'Aku kira kamu menghapus nomernya.'


📞Miko : 'Enggak ada alasan kenapa aku harus menghapusnya.'


📞Cessa : 'Minggu ini ada waktu luang ? mau bertemu ?'


📞Miko : 'Ya, minggu ini aku bisa, mau bertemu dimana ?'


📞Cessa : 'Nanti aku kabari lagi.'


Setelah 2 tahun tidak saling mengabari, akhirnya mereka akan saling bertemu kembali.

__ADS_1


Jangan lupa like nya. 😊


__ADS_2