
Amoy terus melihat hp yang sedang ia pegang, berharap Miko akan menjawab telpon darinya. Setelah beberapa kali tak terjawab. Akhirnya telpon tersebut tersambung.
📞 Amoy : "Miko, lu lama banget sih jawab telponnya". Teriak Amoy.
📞Miko : " Halo, kenapa ya ?". bukannya Miko yang menjawab tapi malah terdengar suara perempuan.
📞Amoy : Ini siapa ?
📞Miko : Pacarnya.
📞Amoy : Miko nya mana ?
📞Miko : Miko nya lagi di toilet. ada perlu apa ?
📞Amoy : Nanti tolong bilang ke Miko, gue telpon dia.
📞Miko : Bilang aja ke gue, nanti gue yang nyampain ke Miko.
📞Amoy : Nggak perlu, nanti gue yang bilang sendiri.
Amoy memutuskan sambungan telponnya. Ia kecewa Miko membiarkan hpnya di pegang orang lain. (Ya walaupun Cessa bukan orang lain tapi Pacarnya). Tetapi tetap saja Amoy merasa tak nyaman, Karena biasanya Miko tak membiarkan hp nya di kuasai orang lain. kecuali Amoy yang seenaknya memeriksa isi hp Miko.
"Sebelll ihh, gue jadi sendiri lagi kan". sambil memakan truffle yang ia buat tadi.
__ADS_1
Gak boleh kaya gini Moy, Miko juga punya kehidupannya sendiri, lu gak boleh egois, jangan biarkan ke egoisan lu yang ngebuat Miko jauh dari hidup lu. Amoy.
Amoy meyakinkan dirinya bahwa ia harus tau diri, Miko bukanlah Milik dia sepenuhnya, Kasih sayang Miko juga bukan sepenuhnya di berikan untuk Amoy, Miko masih memiliki pacar dan Amoy tau Miko sangat mencintai Cessa.
~ Miko dan Cessa ~
Setelah sambungan telpon terputus. Cessa terdiam sebentar memandang hp Miko. Cessa melihat lihat isi hp Miko setelah ia kumpulkan keberaniannya , yang pertama Cessa lihat adalah memeriksa riwayat telpon Miko. Cessa penasaran apa Miko sering telponan dengan Amoy. Benar saja yang ia duga, riwayat telponnya di dominasi oleh panggilan untuk dirinya sendiri dan untuk Amoy. Cessa juga melihat isi chat Miko dan Amoy, memang tidak ada yang mencurigakan selain isi pesan dengan bahasa yang kasar dan makian. Selama ini Cessa tidak ikut campur masalah Miko dengan Amoy, Karena Miko memang tidak menyukainya.
Cessa juga tidak berani menunjukan kalau ia terkadang cemburu. Cessa memang mengetahui hubungan Miko dan Amoy bukanlah seperti seorang sahabat yang sewajarnya. tapi Cessa terus berpikir positif bahwa mereka berdua hanya bersahabat, Karena memang sudah lama berteman. Cara berpikir Cessa yang seperti itu juga yang membuat hubungannya dengan Miko bertahan sampai sekarang.
"Maaf ya sayang lama nunggunya, tadi toiletnya penuh banget". Miko duduk kembali disamping Cessa.
"Iya nggak papa ko". Cessa sedikit kaget, Miko tiba tiba kembali, atau ia yang sedang melamun hingga tak sadar.
"Terserah kamu aja, aku ikut".
"Jangan terserah dong, ayo tentuin kita mau kemana".
"Kemana aja asal sama kamu".
"ke pelaminan aja ya". Miko tersenyum menggoda Cessa.
"hahah, bisa aja kamu nih". rona pipi Cessa kini telah berubah. Saat Miko menggombal seperti ini Cessa merasa malu malu tapi suka.
__ADS_1
Setelah puas jalan jalan. Miko mengantar Cessa pulang, Sebelum Cessa turun dari mobil, Miko memberikan sekotak coklat yang berbentuk hati dengan susunan yang sangat rapih dan menggemaskan.
" Happy valentine's day".
"Makasih sayang, aku kira kamu nggak akan kasih aku apa apa".
"Pasti aku kasih lah, kamu kan pacar aku, mana hadiah buat aku". Miko meminta hadiahnya pada Cessa.
"Merem dulu". Miko memejamkan matanya. sesuai dengan keinginan Cessa.
Miko merasakan bibirnya tersentuh sesuatu, Ia membuka mata dengan perlahan dan melihat Cessa sedang menciumnya. Miko sedikit kaget tak percaya, karena Cessa menciumnya duluan. Kecupan lembut yang singkat seketika membuat Miko terbuai. Setelah Cessa memberikan ciuman dan akan turun dari mobil, tangan Miko menghentikannya.
"Sebentar bangat". Miko melanjutkan ciuman itu, Kecupan yang awalnya sangat lembut berubah menjadi sedikit menekan. Miko menggit kecil bibir Cessa agar ia membuka sedikit mulutnya. Malam ini menjadi malam yang mungkin sayang untuk tidak di ingat kembali.
Setelah Cessa turun dari mobil. namun ia kembali lagi dan mengetuk jendela mobil Miko yang memang belum berangkat menunggu Cessa masuk kedalam rumah.
Miko membuka kaca mobilnya
"Kenapa ?".
"Tadi ada telpon dari Amoy, aku angkat panggilannya, nanti kamu telpon balik aja".
Awalnya Cessa tidak ingin memberitahu Miko tapi sepertinya itu bukan tindakan yang baik. Karena itu hanya akan membuat Miko tidak menyukainya.
__ADS_1