
"Moy"
"Iya." Amoy merasa kaget Miko tiba tiba bangun.
"Hp." Miko melihat Amoy sedang memegang hpnya.
"Oh, ini tadi ada Videocall dari Cessa."
"Trus lu angkat ?" Miko merasa panik, sadar situasinya sekarang .
"Iya."
"Serius ? Apa kata Cessa."
"Dia marah."
"Lu kok gitu si Moy, kalau Cessa salah paham gimana." Miko mengatakannya dengan emosi.
"Bercanda. Enggak gue angkat." Amoy merasa lega karena ketika akan menjawab Videocall dari Cessa ia masih bisa berpikir kemungkinan yang akan terjadi, hanya bercanda saja Miko marah, apalagi kalau beneran mungkin ia akan di coret dari daftar teman.
"Jangan bercanda kaya gitu lah." Miko mengambil baju dan memakainya. "Lu tau sendiri gue sayang banget sama Cessa."
"Yakin lu beneran sayang sama dia ?"
"Kenapa ?"
"Enggak jadi, baru aja gue mau menanyakan pertanyaan bodoh" Amoy pergi lagi ke kamar mandi untuk memakai baju.
Setelah merasa rapih dengan pakainnya Amoy kemudian keluar dari kamar mandi. Ia melihat Miko sedang telponan dengan Cessa.
Gue **** banget sih punya pikiran kaya tadi, hampir aja gue ngerusak hubungan mereka, Amoy.
Miko menghampiri Amoy yang sedang duduk menghadap meja rias. lalu ia mengambil handuk yang di pegang Amoy untuk mengeringkan rambutnya.
"Moy, maaf ya tadi nyentak lu."
__ADS_1
"Iya, gue ngerti kok."
"Mau pergi ?" Melihat Amoy yang sudah berdandan.
"Ayo makan siang di luar."
"Sorry, hari ini gue enggak bisa, udah ada janji sama Cessa."
"Yahh, yaudah gapapa, gue makan sendiri aja."
"Mau ikut bareng gue sama Cessa ?" Merasa tidak tega meninggalkan Amoy sendirian.
"Enggak usah, sana pergi, nanti Cessa nungguin."
"Iya, gue pergi ya, nanti gue telpon lu."
"Mau ngapain telpon gue."
"Mau nanyain udah makan belum."
"Yaudah, gue pergi dulu ya."
Setelah Miko pergi, Amoy merasa sedih, karena harus sendiri lagi.
📞Amoy : 'Halo.'
📞Salsa : 'Halo, kenapa Moy ?'
📞Amoy : 'Lu dimana, temenin gue makan siang dong.'
📞Salsa : 'Gak bisa gue lagi ada rapat.'
Amoy merasa sangat bosan, ia ingin pergi keluar namun tidak ada teman yang bisa ia ajak.
Pesan masuk dari Malvin
__ADS_1
📩Malvin : ' Amoy makasih brownisnya, kue nya enak 😊."
Amoy sangat senang menerima pesan dari Malvin, Sampai ia mengguling gulingkan badannya.
📩 Amoy : 'Sama sama, syukur deh kalau kamu suka😁.'
📩Malvin : 'Sayang banget aku makan dikit, habis dimakan Mamah hehe.
📩Amoy : ' Masa sih haha, kalau kamu suka aku bisa buatin lagi.'
📩Malvin : ' Eh maksud aku bukan gitu, duh jadi kesannya kaya minta lagi 😅'
📩 Amoy : ' Aku emang suka buat kue, dari pada enggak ada yang makan 😄'
📩Malvin : 'Wah makasih ya, enggak nyangka kamu orang yang suka eksperimen di dapur .
📩Amoy : ' Haha, ya gitu lah. Btw hari ini lagi sibuk nggak.'
📩Malvin : 'Enggak hari ini aku free.'
📩Amoy : 'Mau makan siang bareng enggak, tadinya aku mau bareng temen cuma dia mendadak sibuk.'
📩 Malvin : 'Boleh, nanti mau aku jemput apa mau ketemuan aja.'
📩 Amoy : ' Jemput aja ya :) mobil aku lagi di pinjem temen.
📩 Malvin : ' Iya, nanti chat lagi aja, kalau udah siap.'
📩 Amoy : ' Sip '
"Aghhhhh, seneng banget bisa makan bareng Malvin."
Tenangin diri dulu, Lupakan Malvin udah punya pacar, lagian cewek itu cuma pacarnya bukan istri jadi masih ada kesempatan. **Amoy.
Dukung author dengan cara klik tombol likenya 👍**
__ADS_1