I Love My Friend

I Love My Friend
Lebih baik


__ADS_3

Setelah Amoy 1 kali menjenguk Miko, Miko jadi berharap Amoy akan datang ke rumah nya lagi, bahkan Miko jadi memperhatikan siapa orang yang membuka pintu kamarnya. Walaupun sangat merindukan Amoy, Miko menahan untuk tidak menghubungi Amoy.


"Cari apa ?" Lily yang baru masuk ke kamar Miko dan melihat Kakaknya sedang kebingungan mencari sesuatu.


"Rokok nya di simpan dimana." Miko tau pasti Lily yang menyembunyikannya, karena siapa lagi yang bolak balik ke kemarnya.


"Kak Amoy yang buang."


"Ade bilang apa ke dia."


"Ade bilang, Kakak udah kaya orang gila."


"Dasar bocah ini." Miko tidak tau harus senang atau sedih, Miko merasa senang Amoy masih memperdulikannya dan sedih karena saat seperti ini harusnya Amoy di samping Miko, saat ketahuan merokok biasanya Amoy akan terus mengomel setelah puas memarahai kemudian Amoy akan memeluk Miko, teringat itu membuat Miko mengingat kenangan manis bersama Amoy.


"Kakak benar-benar gila." Lily melihat Miko yang marah marah kemudian tersenyum sendiri. Melihat kelakuan aneh Kakak nya Lily kemudian ikut duduk di samping Miko. "Kakak jangan gila." Sekarang Lily sudah menangis dengan kencang.


"Hey kenapa jadi nangis." Ujar Miko yang bingung


"Kalau Kakak gila, nanti siapa yang ngurusin Ade, siapa yang mau beliin Ade es krim, siapa yang marahin Ade kalau kebanyakan nonton drakor, dan siapa yang akan menyayangi Ade."


"Kok mikir nya ke situ ." Miko memeluk Lily. "Kakak masih waras kok de." Miko jadi sedih, karena Lily pasti sangat menghawatirkannya.


"Kalau gitu jangan nakut nakutin Ade, jangan ngerusak diri sendiri, Kakak itu masih muda, Kakak harus janji enggak boleh ngerokok sama minum-minuman beralkohol lagi."


"Iya, maaf ya, Kakak bukan nya nakutin Ade, kakak cuma pengen nenangin diri."


"Lupain Kak Amoy, Kakak harus cari pacar yang lebih cantik, dan lebih baik dari Kak Amoy."


"Kakak punya pacar Kok, di bandingkan dengan Amoy, pacar kakak jauh lebih cantik, perbandingan nya seperti ini. Pacar Kakak cantik nya kaya Dewi sedangkan Amoy kaya bongkahan upil."

__ADS_1


"Kakak pasti bohong."


"Enggak kok." Miko menunjukan foto Cessa. "Cantik kan ?"


"Wahh kalau ini sih, Kakak yang Halu." Lily yang tidak percaya kemudian pergi meninggalkan Miko.


"Tunggu." Tadi Miko menunjukan foto Cessa yang sendiri, sekarang Miko menunjukan foto Cessa yang sedang berdua dengannya.


"Ini sih editan." Lily yang masih tidak percaya. "Udah ah, Ade mau mandi dulu."


"Hey, Kakak coret juga dari daftar Adik." Miko jadi kesal, karena Lily kadang suka tidak percaya padanya.


Miko melihat Hp nya yang berdering.


📞Miko :' Halo.'


📞Miko : 'Kenapa yang.'


📞Cessa : 'Udah baikan belum yang.'


📞 Miko : 'Udah kok sayang.'


📞Cessa : 'Maaf ya aku enggak bisa jenguk kamu, karena harus ke rumah Nenek.'


📞Miko : 'Iya enggak papa kok, kamu kapan pulang ?'


📞Cessa : 'Minggu depan, aku kangen banget sama kamu.'


📞Miko : 'Aku juga, minggu depan mau ke pantai enggak.'

__ADS_1


📞Cessa : 'Mau, udah lama aku enggak ke pantai.'


📞Miko : 'Berarti jadi ya minggu depan, ayo menginap di sana.'


📞Cessa : 'Iya, sama siapa aja jalan jalan nya yang.'


📞Miko : 'Aku sama kamu aja, kita udah lama enggak pergi berdua.'


📞Cessa : 'Haha, aku jadi enggak sabar.'


📞Miko : 'Oh ya, udah ada pengumuman dari kampus belum.'


📞Cessa : ' Udah yang, aku keterima hehe.'


📞Miko : 'Wahh selamat ya.'


📞Cessa : 'Tapi kita jadi LDR an.'


📞Miko : 'Hanya beda negara, masih satu bumi.'


📞Cessa : 'Kaya nya kamu enggak sedih kita LDR.'


📞Miko : 'Aku hanya senang, kamu mengambil keputusan yang benar.'


📞Cessa : 'Udah dulu yang, Nenek manggil aku.'


Miko merasa lebih tenang, setelah membujuk Cessa untuk daftar ke kampus impian nya, karena Cessa mengambil keputusan yang tepat, Miko merasa tidak terlalu terbebani.


jangan lupa like nya 😊

__ADS_1


__ADS_2