I Love My Friend

I Love My Friend
Cessa


__ADS_3

"Sayang, keluar yu." Miko mengajak Cessa untuk pergi keluar.


"Kemana ? kamu bosen ya di sini." Ujar Cessa dengan raut sedihnya.


"Eh nggak kok, pengen jalan jalan aja." Sebenarnya Miko merasa canggung karena berduan dengan Cessa apalagi di kamar dan dirumah Cessa sedang tidak ada siapa siapa lagi.


"Ya udah, aku mau ganti baju dulu ya."


"Iya." Ujar Miko yang masih duduk di sofa." Kenapa ?" melihat Cessa yang sedang menatapnya.


"Kamu keluar dulu, emang mau lihat aku ganti baju ?"


"Kalau di ijinin, aku mau dong lihat." Miko yang sengaja menggoda Cessa.


"Gak boleh, belum halal."


"Aku halalin mau nggak."


"Mau."


"Bener nih, harusnya tadi aku bawa cincin bukan kalung ya."


"Miko, udah sana nunggu dimobil aja." memalingkan pembicaraan, karena malu.


"Iya, jangan lama lama ya."


"Iya, udah sana pergi.

__ADS_1


Miko menunggunya di dalam mobil, tak lama Cessa datang dengan penampilan yang selalu membuat Miko terkagum.


"Kenapa sih ngeliatin mulu, gak bosen apa." Ujar Cessa yang sudah salah tingakah.


"Gimana mau bosen, Kamu cantik banget sih."


"Selalu aja kaya gitu jawabannya." dan Selalu Cessa merasa tersipu.


"Aku harus jawab apa dong yang, faktanya gitu." Mencubit pipi Cessa.


"Udah ah, ayo berangkat." Perintah Cessa agar Miko menjalankan mobilnya, karena tak kunjung pergi dan malah sibuk ngegombal.


Waktu menunjukan pukul 2 sore, lalu lintas memang tak begitu lancar, Keramain Ibukota membuat tempat ini yang menjadi sesak. Sebenarnya Miko juga malas untuk keluar, tapi apadaya, di dalam kamar malah akan menjadi bahaya.


"Yang, aku mau ngumpulin laporan praktikum dulu ya."Ujar Miko.


"Iya di sekitar kampus, ngumpulinnya ke Amoy, dia udh nunggu di kafe deket kampus." Membelokan mobilnya ke arah kampus, yang hanya bebrapa menit saja sudah sampai.


Miko memarkirkan mobilnya di kafe tempat ia dan teman temannya berkumpul, dari luar sudah terlihar Amoy, Salsa, Kevin dan Alex sedang mengobrol.


"Mau ikut apa mau nunggu di dalam mobil aja."


"Ikut, sekalian aku pengen beli minum"


Saat Miko membukakan pintu untuk Cessa, Mereka berdua sudah menjadi pusat perhatian, semua mata yang ada di dalam tertuju pada mereka. Sampai Amoy dan yang lainnya juga ikut memandang betapa serasinya mereka. Ini memang bukan pertama kalinya mereka bertemu Cessa, tapi tetap saja ada rasa kagum saat melihatnya lagi.


Wooww gak kuat, cantikya udah bukan kaya cewek biasa. Kevin.

__ADS_1


Gillaa ceweknya si Miko, emang dilihat dari sisi manapun keliahatan sempurna. Alex.


Gak heran, sesayangnya Miko sama Amoy, tapi Kalau ada cewek secantik Cessa, laki laki manapun pasti akan tergoda dan memilih berada disampinya. Salsa.


Fix gue emang bongkahan upil. Amoy.


"Woyyy, tuh air liur nyampe mau netes." Miko menatap Alex dengan sebal, karena ia seperti akan menerkam Cessa.


"Apaan sih lu dateng dateng udah kaya gitu." Alex yang juga sama menatap sebal pada Miko, namun Miko malah mengalihkan pandangannya pada Amoy.


"Tau nih si Alex, gak bisa lihat yang bening dikit." Ujar Salsa


"Tetep kok, yang paling bening adalah Amoy." Alex menatap Amoy, namun Amoy menghiraukannya.


"Nih Moy." Memberikan tumpukan kertas hvs pada Amoy. "Cess duduk dulu sini, aku pesen minum dulu." Miko mendorong sedikit kursi itu, dan mempersilahkan pacarnya untuk duduk di sebelah Amoy.


"Semuanya ikut gabung ya." Kata Cessa dengan ramah meminta izin pada teman temannya Miko.


Duduknya Cessa di sebelah Amoy, membuat Amoy tanpa sadar membandingan buah dadanya dengan milik Cessa yang memang lebih berisi.


Gue yang cewek aja kagum sama lu, apa lagi Miko. Amoy.


Miko membawa dua minuman, ia sangat senang karena Cessa mampu berteman baik dengan teman temannya. Sebelum pergi lagi Miko dan Cessa menyempatkan untuk mengobrol dengan mereka.


Kepribadian Cessa yang terbuka dan menyenangkan membuat dia menjadi gampang beradapatasi dengan cepat, Selain cantik Cessa juga adalah orang yang ceria hingga membuat orang orang disekitarnya merasa nyaman, dan yang paling dikagumi dari Cessa yaitu, dia bukanlah orang yang sombong, kecantikannya tidak membuat Cessa memandang rendah orang lain, namun sebaliknya Cessa adalah tipe orang yang sangat menghargai pemberian tuhan.


Klik tombol Like nya dong 😊

__ADS_1


__ADS_2