I Love You Mr.Detective

I Love You Mr.Detective
Bab 11


__ADS_3

Di meja makan pada malam hari ini hanya ada Delly dan Agha saja yang duduk. Walaupun mulut Delly sibuk nguyah tapi pikiran nya masih terfukus pada gibahan tadi dengan para maid.


“Kak Silvie mandul? Pantas saja mereka belum punya anak. Tapi kasihan sih kak Silvie pasti dia sedih, emm gimana ya? walaupun tak dapat memberikan keturunan seharusnya ia bisa memberikan perhatian agar suami nya gak lari sama cewek lain nantik.” Ucap nya dalam hati.


“Sayaaang.”


Terdengar suara wanita yang semakin mendekat, itu adalah Silvie yang baru saja pulang.


“Apa itu kak Silvie bang?.” Tanya Delly.


“Hmm.” Jawab Agha singkat.


Yap beberapa detik kemudian Silvie terlihat memeluk Agha dari belakang dan beralih mencium pipi nya, Delly hanya jadi penonton saja di situ.


“Lanjut kan lah makan kalian aku ke kamar dulu ya, mau mandi hihi.” Ucap Silvie.


“Kaka tidak makan?”


“Kaka sudah makan Del sama teman teman kaka tadi.”


“Oh ok.”


Hilang nya Silvie dari pandangan membuat netra Delly tertuju pada Agha. Dia tampak santai, bahkan pria itu tidak mempermasalahkan nya sama sekali.


“Smesayang itu kah bang Agha sama kak Silvie hingga dia tidak marah sama sekali? Kalau saja itu ibuku aku yakin sekarang rambutnya akan botak di tarik ayah.” Delly kembali membatin.


Sepertinya Delly belum mengerti arti 'cinta' atau kata 'tidak perduli'. Hmm biarkan saja dia belajar.




Esoknya pukul 10.45, Delly berlarian menuju pintu keluar dengan kotak bekal yang ia bawa. Para pelayan yang melihat nya hanya terkekeh lucu, mereka tidak mempertanyakan kenapa Delly terlihat buru buru, pasal nya gadis itu sudah memberitahu mereka sebelum nya.


__ADS_1


“Sepedanya! buk sepedanya mana kata nya udah di keluarin?”



“Imya non sabar, tuh lihat di sebelah sana.” Tunjuk maid pada sepeda yang tersandar di dinding.



“Ah iya juga, kalau gitu Delly pergi dulu ya buk.”



Kembali lagi Delly berlari hingga pelayan pun berucap “Gak mau di antar pake motor aja non?”



“Gak buk aku dah tau jalan nya.”




Hilang sudah Delly dari pandangan, ia begitu cepat mengendarai sepeda. Tujuan nya adalah untuk membawakan bekal makan siang Agha, tak peduli seberapa panas nya sinar matahari hari ini.



Menggayuh dan terus menggayuh, Delly sangat menikmati perjalanan nya, tak pernah ia merasa sebebas ini. Bekal yang ia masak sendiri ada di keranjang depan, sengaja ia masakan dan menjadikan hal ini sebagai kewajiban nya untuk membalas jasa Agha padanya walaupun yang di lakukan Delly tidak begitu besar.



Gedung yang di depan nya di penuhi oleh mobil polisi dan mobil dinas sudah dapat Delly lihat di depan sana, ia semakin semangat untuk semakin dekat.



Ckiiit~

__ADS_1



Rem sepeda bekerja, turunlah gadis yang tampak bahagia ini dari kendaraan nya dengan membawa tentengan di tangan.



“Halo.” Sapa Delly pada orang sekitar.



“Kau datang lagi?”



“Iya, ngantar makan siang buat bang Agha hehe.”



“Beruntung sekali Agha di antarkan bekal sama gadis cantik, pergilah dia ada di ruangan nya.” Ucap si bapak buncit dengan ramah.



Masuklah Delly ke dalam lift, ruangan untuk para detective ada di lantai khusus kerna identitas mereka terbilang rahasia bahkan untuk penghuni gedung itu sendiri.



Kreek~



Lagi lagi Delly masuk tanpa mengetuk pintu, atensi Agha yang teralihkan pun cukup heran melihat sosok gadis yang berjalan mendekat. '*Kenapa dia ke sini*?' benak nya bertanya.



Tbc

__ADS_1


__ADS_2