I Love You Mr.Detective

I Love You Mr.Detective
Bab ~ 38


__ADS_3

"Apa!! Cerai?! Kau ini bicara apa sih Sil?" Sentak Agha, kerna menurut nya permintaan Silvie sangat tidak masuk akal.


"Aku tidak mau tau, pokoknya kau harus cerai dengan Delly"


"Enggak"


"Agha kamu kok gitu sih? Kamu udah gak nganggap aku lagi ya?"


"Kalau bukan kerna Delly aku sekarang pasti sudah mati, kau lupa?"


"Makanya itu kita lepaskan dia, biarkan dia bebas, lagian dia menikah dengan terpaksa kan?"


Agha tak habis pikir, setelah dirinya di suruh menikah dengan Delly kini dia di suruh bercerai. Memang awalnya Delly terpaksa tapi Agha teringat dengan ungkapan Delly yang mencintai nya.


"Delly juga pasti tak ingin bercerai dengan ku, jadi aku tak perlu menceraikan nya. Jangan harap aku menuruti permintaan mu yang satu ini"


Agha pun pergi meninggalkan Silvie yang mulai terisak, walaupun dia tidak memiliki perasaan pada kedua istrinya tapi Agha masih bisa berperan sebagai suami.


"Awas saja kau Delly, aku sendiri yang akan membuat mu pergi dari rumah ini. Semoga kau juga mandul"




Aku memarkirkan sepeda ku di depan gedung yang sangat tinggi, ku masuki gedung itu dan manaiki lift hingga lantai tujuh.



"Hai tente Delly" Sapa Yara menirukan suara anak kecil kerna dia sedang bermain dengan anak nya.



Ya aku singgah ke apartemen nya Ray dan Yara.



"Halo Cici" Sapa ku pada anak nya Yara, ku gendong gadis kecil itu sembari mengunyel pipi tembem nya.


__ADS_1


"Astaga dia makin tembem" Geram mu menciumnya.



"Kaka sudah makan?"



"Sudah, sama bang Agha tadi di kantor nya"



Yara tertawa, dia mengejek Delly yang hanya bisa bebas bermesraan dengan Agha di luar rumah.



"Berhenti tertawa Ra"



"Haha maaf maaf, susah ya kak jadi istri ke dua? Kalau aku jadi kaka dah ku habisi tu nyawa kak Silvie"




"Em ya tanyakan saja"



"Agha dari dulu memang keras hati seperti itu ya?" Tanya ku.



Yara membuang napas nya kasar, lalu dia mulai menyesap jus yang di bawakan pembantu untuk kami. Apartemen ini sangat besar dan mewah wajar saja ada pembantu nya.



"Sebenarnya ada kisah di balik itu semua kak"

__ADS_1



"Ceritakan pada ku"



"Dulu kak Agha tu tipe bucin benget, waktu dia SMA dia memiliki pacar bernama Herna, dia sangat mencintai kekasih nya itu, tapi waktu kelulusan sekolah kak Herna ternyata memilih untuk melanjutkan pendidikan di luar negri, kak Herna berjanji akan kembali lagi namun sampai detik ini dia tidak ada kabar. Kak Agha sempat galau panjang dulu"



"Jadi bang Agha masih menunggu Herna?" Tanya ku, hati ku mulai ngilu mendengar nya.



"Tidak juga kok kak, kerna kak Herna tidak ada kabar, bang Agha berpacaran dengan primadona kampus nya"



"Siapa nama si primadona itu?"



"Namanya Zein, tenang saja kak dia gak lebih cantik dari kita berdua kok"



"Hei lanjutkan cerita mu!"



"Hehe iya iya, kak Agha merasa nyaman dengan kak Zein. Kak Zein adalah wanita yang lembut baik dan perhatian, setahun kemudian kak Zein meninggal kerna kecelakaan bus saat dia ingin pulang kampung. Untuk ke dua kali nya bang Agha di tinggal oleh wanita yang di cintai nya. Mulai dari situ lah bang Agha tak ingin mengenal lagi yang namanya cinta, hati nya sudah remuk dua kali oleh dua wanita yang berbeda, ku rasa dia tak ingin merasakan sakit nya lagi"



Sekarang aku mengerti kenapa Agha lebih memilih menyibukkan diri dengan pekerjaan nya, ku rasa pria itu sampai sekarang masih galau, ia ingin otak nya memikirkan pekerjaan untuk menghilangkan kenangan dengan ke dua pacar nya dulu.



Tbc.

__ADS_1


__ADS_2