I Love You Mr.Detective

I Love You Mr.Detective
Kelaparan tengah malam


__ADS_3

Pukul 23.01, Agha baru saja pulang dari kerjanya. Waktunya banyak habis di perjalanan sehabis menyelidiki kasus hilang nya seorang istri pengusaha, belum di temukan, jadi besok Agha kembali bergerak yang mungkin tidak pulang untuk beberapa hari ke depan.


Sampai nya di rumah ia langsung memarkirkan mobil di garasi, rumah terlihat sepi, jelas saja! Pasti pelayan sudah pada pulang dan penghuni rumah sibuk menelusuri mimpi, itu pikir nya.


Saat ia masuk hanya beberapa lampu saja yang hidup, kerna perut nya lapar Agha ke dapur untuk mengecek apa yang bisa ia makan.


Tidak ada apapun selain makanan sisa, Agha tidak suka itu! beralih ia mengambil cooking pan untuk memasak telur dadar saja.


Trang~


Tak sengaja pan yang ia pegang jatuh menciptakan suara bising hingga kini seorang gadis berdiri di hadapan nya.


"Bang Agha sedang apa?" Tanya ku yang terbangun, kamar ku cukup dekat dengan dapur wajar saja aku mendengar kebisingan yang di buat Agha.


Agha tampak gelagapan, ia malu. Entah kenapa yang jelas begitu.


Beralih Aku mengambil pan jatuh, ku lihat tangan Agha masih memegang sebutir telur.


"Bang Agha mau masak?"


"Em" Angguk Agha.


"Yasudah abang duduk saja biar aku yang masakan"

__ADS_1


Agha menurut, ia duduk sembari memperhatikan ku yang sekarang tengah membuka kulkas.


Ayam di lumuri tepung basah lalu di goreng hingga krispi seperti yang ada di McD, tak lupa juga dengan saus nya yang jadi toping, sungguh aromanya luar biasa enak membuat perut Agha semakin lapar.


"Tara, sudah siap" Ucap ku manaruh piring di atas meja.


Agha tergiur oleh hidangan bahkan tanpa sadar satu telur masih ia pegang sejak tadi.


"Bang telur nya sini biar aku taruh di kulkas lagi" Tawar ku.


Puk


Telur pun beralih tangan, Delly bergerak mengambil kan nasi lalu kemudian secangkir air putih. Agha benar benar tidak bergerak dari duduk nya oleh Delly, semua kebutuhan di siapkan semua oleh gadis itu.


Sementara Agha makan, aku juga ikut duduk menikmati ayam krispi yang ku goreng, sengaja ku goreng empat kerna aku sendiri juga pingin.


"Ku rasa gadis itu orang yang tepat" Gumam nya sendiri, ini adalah Reva yang juga ikut kebangun oleh kebisingan yang Agha buat sebelum nya


Berjalan ia mendekat


"Ehem"


"Mama, sejak kapan kau di sini?" Tanya Agha di sela sela makan nya

__ADS_1


"Tadi siang, omong omong itu ayam nya kelihatan enak, boleh mama minta satu?"


"Ambil saja mah"


"Mama tidak bicara dengan kau Agha tapi sama gadis yang di hadapan mu itu"


Aku kaget, aku juga tidak tau bahwa diriku lah yang di maksud


"Ah iya tante aku goreng lebih kok"


Duduklah Reva di samping Delly, ia cicip ayam itu dan waw!


"Delly ini sangat enak"


"Benarkah? Aku kira rasanya aneh, soalnya baru belajar juga" Ucap ku malu.


"Ini cocok dengan selera ku" Sambung Reva.


Reva kemudian beranjak pergi membiarkan kami berdua di dapur.


"Del kalau mau tidur pergilah abang bisa mengemasi ini sendiri nanti"


"Enggak bang, abang kan capek jadi biar Delly aja yang beresin. Lagian kerjaan Delly di rumah ini cuman makan tidur saja abang jangan sungkan kalau mau nyuruh Delly"

__ADS_1


Agha mengangguk sambil tersenyum kecil, ia merasa beruntung menampung gadis baik di rumah nya.


Tbc.


__ADS_2