I Love You Mr.Detective

I Love You Mr.Detective
Bab 12


__ADS_3

“Ini makan siang untuk abang.” Ucap nya dengan meletakkan kotak bekal di atas meja.


Agha berkedip beberapa kali, kemudian ia lihat jam yang ternyata sudah jam 12.13 siang, emang sudah waktunya istirahat dan makan.


“Terimakasih, siapa yang menyuruh mu membawakan ini?”


“Tidak ada, aku sendiri yang mau. Mulai sekarang aku Delly Bell akan membawakan makan siang untuk bang Agha yang telah menyelamatkan hidup ku.” Delly berucap dengan nada seakan membaca ikrar, jangan mengejek! dia sedang bersungguh sungguh sekarang, ini cara nya berterimakasih.


Seorang gadis yang selalu hidup di bawah tekanan, sekali di beri kebebasan percayalah dia akan sangat bahagia dan bersyukur masih diberi kesempatan untuk merasakan bernapas dengan tenang. Orang yang pertama kali menolongnya akan dia anggap sebagai pahlawan, ia menganggumi nya dan menghormati sosok yang di anggap sang cahaya.


Agha Jenagha, nama seorang pria penyelamat hidup Delly, pria itu tengah makan untuk menghargai usaha gadis yang menatap nya dengan senang serta bangga kerna pria itu memuji masakan nya enak.


“Besok aku bawain lagi bang.”


“Benarkah? Hem.. baguslah kalau gitu abang tak perlu mengantri untuk sepiring makan siang lagi.” Balas Agha, tak di pungkiri ia juga merasa terbantu.


Usai Agha makan Delly langsung mengemasi bekas nya bersiap untuk pulang.


“Udah ya bang aku pulang dulu.”


“Ke sini tadi naik apa?”


“Naik sepeda.”


“Apa!” Kejut Agha, naik sepeda dari rumah nya ke kantor bisa memakan waktu hampir dua jam'an.


“Tidak apa apa, Delly suka kok. Bye.”


Hilang sudah gadis itu dari pandangan, sedangkan Agha masih terdiam di tempat memikirkan bahkan istrinya saja yang menggunakan mobil tidak pernah mengantar makanan ke sini, selalu saja di titipkan pada maid itupun tidak setiap hari, kerna Agha hanya sesekali meminta yaitu saat ia benar benar sibuk dan tidak punya waktu untuk mengantri.


Tok


Tok

__ADS_1


Tok


Lamunan Agha buyar oleh suara ketukan pintu.


“Gha jam berapa nanti kita ke TKP?.” Tanya Javer rekan Agha.


“Jam dua, ajak Dario sekalian.” Ujar Agha.




Di sisi lain ada Silvie yang tengah kedatangan tamu, muka wanita itu tampak tegang dengan kedatangan ibu mertua. Ya Reva sang ibu mertua datang ke rumah nya.



“Mama maafkan aku, tapi mama tau kan kenapa aku tidak bisa hamil.”




“Mah aku sudah mencoba berbagai macam terapi, aku pasti bisa nanti mah.”



“Kelamaan keburu aku mati, sudah gini saja aku akan mencarikan istri baru untuk Agha.”



“Apa!” Kejut Silvie bukan main.


__ADS_1


“Kak Silvie aku pulang.” Teriak Delly memasuki rumah.



Gadis itu kemudian terdiam ketika melihat sosok tidak di kenal tengah duduk berhadapan dengan Silvie.



“A-aku ke kamar dulu ya.” Canggung nya merasa tidak sopan, Delly sendiri tidak tau kalau ada tamu, langsung saja ia berlari kecil ke kamar.



Reva kemudian bertanya pada Silvie. “Siapa gadis cantik itu?”



“Ah itu dia gadis yang di tolong Agha mah, dia tinggal di sini untuk sementara.”



“Heem, Agha baik juga yah.” Reva mengangguk angguk sambil menahan senyum, entah apalagi yang ia rencanakan.



“I-iya mah.”



“Aku akan menginap di sini untuk beberapa hari.”



“Hah? Oh iya a-aku akan suruh pelayan siapkan kamar.”

__ADS_1



Tbc.


__ADS_2