I Love You Mr.Detective

I Love You Mr.Detective
Bab ~ 78


__ADS_3

Dulu waktu kecil aku sangat menurut apa pun yang di katakan ibu, masa kecil ku tidaklah manis, aku adalah gadis lugu yang penakut dan pendiam. Melihat Theo aku merasa bahagia setidaknya aku merasa berhasil membesarkan walaupun tanpa seorang suami, aku bersyukur aku tidak gila seperti ibu dan ayah ku dulu dalam memperlakukan anak.


Ada rasa bersalah yang selalu mengganjal di hati dan pikiran ku, Lewis! putra pertama ku, aku tidak tau bagaimana kabar nya sekarang, entah kenapa kak Silvie tidak bisa di hubungi. Sebagai seorang ibu dari dua anak, aku merasa waktu ku dengan Lewis tidak lah benyak di bandingkan kak Silvie yang selalu bersama nya, padahal aku ibu kandung nya.


"Mama, mama lagi mikirin apa?" Tanya Theo, ternyata bocah itu sejak tadi berbicara sendiri di saat aku sedang melamun.


"Gak ada apa apa kok"


"Kok mama diam aja?"


"Ok jadi Theo mau bilang apa?"


"Lihat, tulisan Theo udah benarkan?"


Ku lihat satu baris kalimat yang Theo tulis dengan usaha nya yang terus mencoba menghapal huruf besar dan huruf kecil.


"Udah benar, tapi masih salah" Kata ku memberitahu. Pria kecil itu kembali melihat tulisan nya lagi, dia sedang mencari kesalahan dari tulisan nya sendiri.


"Bagian mana yang salah ya?" Pikir nya.

__ADS_1


"Mau mama beri tau apa kesalahan mu?"


"Gak ma, Theo harus mencari letak kesalahan Theo sendiri, nanti kalau Theo nyerah baru mama kasih tau ya"


"Ok, nih buku kesukaan mu, coba Theo perhatikan penulisan nya, pasti Theo mengerti letak kesalahan nya"


Tak sampai lima belas menit mata Theo berbinar melihat ku, aku tau anak itu jenius tapi bukan lah ini terlalu cepat untuk anak yang seumuran dia?.


"Jadi huruf besar dan kecil tidak boleh di gabung ya? Tapi kok.."


"Kau Belum mengerti?" Tanya ku.


Tak ku sangka dalam waktu sepuluh menit dia sudah tau begitu banyak hanya dengan memperhatikan sendiri.


"Itu nama orang dan juga negara" Selanjutnya aku pun menjelaskan sisa nya pada Theo, mungkin cara ku mengajar kan Theo terlalu kecepatan mengambil materi, tapi tidak apa apa, selama dia mengerti dan ingin tau maka itu tidak menjadi masalah bukan?.



__ADS_1


Jika kalian bertanya bagaimana hubungan Agha dan juga Herna jawabannya mereka sudah cerai dua tahun yang lalu. Waktu itu setelah umur putri Herna berusia dua tahun Agha langsung mencari DNA anak itu, alasan nya simpel, dia mau membiarkan anak itu bersama papa kandung nya sendiri.



Tak hanya itu, sebenarnya Agha di tuntut keluarga nya sendiri untuk menceraikan Herna, Agha menerima nya kerna dia baru sadar kesalahannya yang mencampakkan Delly yang merupakan tempat ternyaman nya.



"Gha, ku mohon aku sangat mencintai mu. Misel ku biarkan dia dengan papa kandung nya, kita mulai lembaran baru ya"



Yang barusan ngomong itu adalah Herna, walaupun Agha sudah lama menceraikan nya tapi wanita itu terus saja memohon untuk Agha menerima nya, bahkan Herna terus mengucapkan akan meninggalkan putri nya sendiri.



Agha tidak perduli, dia selalu mengusir Herna keluar dari rumah nya. Wanita itu lah alasan Agha membuat pilihan salah, kalau waktu bisa di putar, Agha pasti akan memilih Delly saat itu.


__ADS_1


Tbc.


__ADS_2