Istri Kontrak Sang CEO Kejam

Istri Kontrak Sang CEO Kejam
Bab 101 ( hukuman Luna )


__ADS_3

#Bab 101#


di apartemen David.


plak


"shh...kenapa kakak memukulku!" pekik Luna yang Baru saja datang namun kakaknya memukulnya.


"kau tau apa kesalahnmu!" ujar David meninggikan suaranya menatap tajam adiknya.


"ap-apa kesalahanku"ujar Luna mulai gugup.


"kau tidak usah berpura pura lupa Luna,sikapmu sudah keterlaluan pada olivia" ujar David marah menatap adiknya itu.


Luna tersenyum sinis,lalu ia meneteskan air matanya merasakan kehancuran hatinya itu.


"kak, kau tidak tau seberapa besar cintaku pada kenzo" ujar Luna menangis didepan kakaknya.


"aku hanya berusaha menyingkirkan Luna,aku yakin kak Kenzo mencintaiku" ujar Luna dengan sangat yakin membuat David menggelengkan kepalanya.


"kau yakin Kenzo mencintaimu? mari buktikan Kenzo sangat mencintai siapa" ujar David meninggal kan adiknya itu.


bagi David,adiknya itu terobsesi pada ketampanan Kenzo dan mencintai pria itu karna sangat berkuasa.


Luna menatap kepergian kakaknya kemudian wanita itu menuju kamarnya untuk menenangkan pikirannya.


gadis itu menidurkan tubuhnya,menatap langit langit kamar dengan tatapan kosong.


dan Luna pun akhirnya tertidur dengan nyenyak karna terlalu lelah dengan semuanya.

__ADS_1


dimension Kenzo.


pria itu masih setia duduk disamping istrinya,menantikan sang pujaan hati terjaga dari tidurnya.


"dear...bangunlah aku merindukanmu" ujar pria itu mengecup punggung tangan istrinya dengan lembut.


kemudian pria itu menuju dapur untuk mengambilkan air minum,namun tiba tiba asisten Han mendekatinya.


"tuan, pak Liam merubah acara pestanya ia akan melakukan nya besok pagi dan memohon agar anda untuk datang ke pestanya" jelasnya.


"baiklah,aku akan membawa istriku besok,apakah David juga akan ikut?" tanya Kenzo


"tuan David juga datang tuan dia bersama nona Luna" ujar asisten Han.


"baiklah,dan beri keamanan yang ketat aku tidak ingin gadis itu melukai istriku lagi"


"baik tuan,kalau gitu saya permisi" ujar asisten Han meninggalkan Kenzo


ini pertama kalinya ia seperti pelayan membawakan makanan untuk seorang wanita sedari dulu ia tidak pernah bahkan granmanya sekalipun.


saat masuk,pria itu melihat istirnya yang sudah terduduk diatas ranjang.


dengan langkah lebar ia segera manaruh nampan itu di atas nakas dan mendekati istrinya.


"dear,kau baik baik saja?" tanyanya cemas.


"maafkan aku hubby" ujar Olivia dengan bibir bergetar menahan tangisnya.


"untuk apa kau meminta maaf??"

__ADS_1


"aku tidak bisa menjaga diriku lagi,aku membiarkan para pria itu menyentuhku hiks..hiks" Kenzo yang mendengarnya menghela nafas dengan berat.


"sayang,mereka hanya merusak pakaianmu belum menyentuhmu" ujar Kenzo berusaha menenangkan istrinya.


"tapi salah satu pria itu ada yang memegang pahaku hubby" ujar Olivia membuat Kenzo murka.


"siapa yang melakukannya" ujarnya sembari menggertak kan giginya dan mengeraskan rahangnya.


"pria yang paling depan" ujar Olivia sedikit takut melihat kemarahan di wajah suaminya.


"kau tidak perlu takut dear,tunggulah disini aku ada urusan" uajr Kenzo mengecup kening istrinya dan meninggalkan istrinya didalam kamar.


...πŸƒπŸƒπŸƒ...


"persiapkan dirimu,besok ada acara di kediaman pak Wiliam rekan kerja ku" ujar David datar ia sudah lelah mengatasi sikap adiknya.


"apakah Kenzo ada disana?"


"ya,dan aku ingin membantumu untuk membuktikan Kenzo mencintaimu atau mencintai olivia" ujar David dengan tajam.


"maksud kakak?"


*


*


*


"akhhh...." terdengar suara jeritan dari dalam ruangan bawah tanah.

__ADS_1


tampak seorang pemuda berjerit kala melihat tangan kanannya lepas dari tubuhnya.


__ADS_2